- Pemerintah mengembangkan CNG sebagai alternatif LPG karena bahan bakunya lebih melimpah di dalam negeri.
- Publik menyoroti perbedaan CNG dan LPG, terutama soal harga dan penggunaan rumah tangga.
- Keduanya memiliki perbedaan dalam penyimpanan, distribusi, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Suara.com - Pemerintah saat ini mulai mengembangkan CNG (Compressed Natural Gas) sebagai alternatif pengganti LPG (Liquefied Petroleum Gas).
Langkah ini dilakukan karena bahan baku CNG dinilai lebih melimpah di dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor.
Wacana penggunaan CNG pun langsung menarik perhatian publik. Banyak masyarakat mulai mencari tahu apa perbedaan CNG dan LPG yang selama ini digunakan sehari-hari.
Selain soal bahan baku, harga juga menjadi salah satu hal yang paling disorot.
Lalu, apa sebenarnya beda CNG dan LPG, serta benarkah harganya lebih murah dari gas melon 3 KG? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Perbedaan CNG dan LPG

CNG dan LPG sama-sama digunakan sebagai bahan bakar gas untuk kebutuhan rumah tangga maupun kendaraan.
Meski terlihat mirip, keduanya memiliki perbedaan dari segi bahan baku, bentuk, hingga cara penyimpanan dan penggunaannya.
Merangkum laman resmi Perusahaan Gas Negara (PGN) serta beragam sumber lain, berikut penjelasan tentang perbedaan CNG dan LPG:
1. Bahan baku berbeda
CNG sebagian besar terdiri dari gas metana. Sementara LPG umumnya tersusun dari propana dan butana.
2. Bentuk gas saat disimpan
CNG disimpan dalam bentuk gas bertekanan tinggi di dalam tabung khusus. Sedangkan LPG disimpan dalam bentuk cair agar lebih mudah didistribusikan dan digunakan.
3. Tekanan penyimpanan
CNG membutuhkan tekanan sangat tinggi untuk penyimpanan karena tetap berbentuk gas. LPG membutuhkan tekanan lebih rendah karena lebih mudah dicairkan.
4. Dampak terhadap lingkungan