Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
Produk tembakau alternatif. (ANTARA/HO)
  • Beralih ke vape perbaiki pembuluh darah dan kurangi risiko jantung.
  • Zat beracun hasil pembakaran, bukan nikotin, yang merusak kesehatan vaskular manusia.
  • Produk alternatif jadi solusi realistis kurangi risiko rokok dan beban biaya kesehatan.

Suara.com - Kesadaran masyarakat akan kesehatan terus mendorong perubahan gaya hidup yang signifikan. Salah satu tren yang kini tengah berkembang adalah peralihan perokok dewasa ke produk tembakau alternatif sebagai langkah realistis untuk menekan risiko penyakit kronis yang berdampak pada stabilitas ekonomi personal maupun nasional.

Riset terbaru dari Center of Excellence for the Acceleration of Harm Reduction (CoEHAR) yang dipublikasikan pada Februari 2026, memberikan perspektif ekonomi kesehatan baru. Studi bertajuk "Vascular health after quitting smoking or switching to e-cigarette use" yang dirilis di European Journal of Preventive Cardiology, meninjau 23 studi klinis dengan melibatkan 11.702 peserta.

Hasilnya menunjukkan bahwa beralih dari rokok konvensional ke rokok elektrik secara signifikan memperbaiki kesehatan pembuluh darah (vaskular), yang merupakan indikator utama pencegahan penyakit kardiovaskular.

Peneliti CoEHAR, Prof. Riccardo Polosa mengungkapkan, fokus selama ini sering kali tertuju pada hasil akhir seperti serangan jantung atau stroke. Padahal, dari kacamata medis dan biaya mitigasi, proses pemulihan sebenarnya dimulai jauh lebih awal pada elastisitas pembuluh darah.

“Ketika pembakaran berhenti, fungsi pembuluh darah mulai membaik. Perubahan yang terukur ini menunjukkan bahwa menghilangkan paparan asap memiliki manfaat biologis langsung,” ujar Polosa, dikutip Rabu (6/5/2026).

Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyumbang klaim asuransi kesehatan dan beban APBN melalui BPJS Kesehatan terbesar di Indonesia. Dengan adanya penurunan risiko melalui produk alternatif yang tidak dibakar, potensi efisiensi anggaran kesehatan publik menjadi terbuka lebar.

Temuan riset ini juga menegaskan bahwa pemicu utama kerusakan pembuluh darah bukanlah nikotin, melainkan zat beracun hasil pembakaran (TAR). Hal ini terbukti dari peningkatan fungsi vaskular yang tetap terjadi baik pada penggunaan produk bernikotin maupun non-nikotin.

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, melihat fenomena ini sebagai pergeseran perilaku pasar yang positif. Ia menilai pendekatan pengurangan risiko (harm reduction) sebagai solusi ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi perokok dewasa.

“Saya melihat tren perokok dewasa yang beralih ke produk tembakau alternatif sebagai perkembangan signifikan dalam pengendalian konsumsi rokok,” kata Paido.

Menurutnya, produk tembakau alternatif berfungsi sebagai 'jembatan' transisi. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan secara jangka panjang tetap membutuhkan konsistensi perubahan perilaku individu, bukan sekadar mengganti produk.

Paido menyarankan metode pengurangan bertahap, seperti mengganti satu sesi merokok harian dengan produk alternatif, sebagai langkah kecil yang lebih efektif secara psikologis dan finansial daripada berhenti total secara mendadak yang sering kali berakhir pada kegagalan (relapse).

Upaya ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kualitas hidup individu, tetapi juga pada produktivitas sumber daya manusia yang lebih sehat di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS

Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:00 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45 WIB

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:52 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB