Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

M Nurhadi

Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung
Gedung BRI. (Dok: Bank BRI)
baca 10 detik
  • Saham BBRI mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut hingga mencapai harga Rp3.340 per lembar pada Jumat, 8 Mei 2026.
  • Investor asing melakukan aksi beli bersih masif yang dipicu sentimen positif distribusi dividen final sebesar Rp31,47 triliun.
  • Stabilitas nilai tukar Rupiah mendorong optimisme investor terhadap fundamental perbankan sehingga memicu peningkatan nilai transaksi saham BBRI.

Suara.com - Laju saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menunjukkan performa yang sangat impresif pada perdagangan pekan ini.

Pada sesi 1 perdagangan hari Jumat (8/5/2026), emiten perbankan plat merah ini berhasil mempertahankan tren penguatan yang telah berlangsung selama lima hari berturut-turut.

Aktivitas beli bersih (net buy) oleh investor asing menjadi salah satu mesin penggerak utama yang menjaga optimisme pasar terhadap bank dengan fokus UMKM ini.

Berdasarkan data perdagangan hingga menjelang penutupan sesi 1 hari ini, harga saham BBRI terpantau bertengger di level Rp3.340 per lembar saham.

Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 1,21 persen jika dibandingkan dengan harga pembukaan pasar pada pagi tadi.

Antusiasme pelaku pasar terlihat jelas dari tingginya volume perdagangan yang mencapai 167,17 juta saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 39.088 kali. Nilai transaksi yang tercatat pun cukup fantastis, yakni menembus Rp555,5 miliar hanya dalam separuh hari perdagangan.

Data dari aplikasi Stockbit Sekuritas mengonfirmasi bahwa investor domestik maupun mancanegara terus memburu saham ini, dengan catatan aksi beli bersih mencapai Rp113,9 miliar saat laporan ini disusun.

Tren positif ini sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 4 Mei 2026, di mana saham BBRI secara konsisten berada di zona hijau. Sepanjang periode 5 Mei hingga 7 Mei kemarin, investor asing tampak mendominasi aksi beli, memberikan sinyal kuat bahwa kepercayaan pasar terhadap fundamental BRI mulai kembali pulih setelah fase koreksi beberapa waktu lalu.

Dividen dan Dampaknya pada Likuiditas Pasar

baca juga

Salah satu sentimen utama yang menggerakkan pasar hari ini adalah jadwal pembayaran dividen final tahun buku 2025. Tepat pada Jumat (8/5/2026), BRI menjadwalkan pendistribusian dana dividen senilai Rp31,47 triliun kepada para pemegang saham yang berhak.

Setiap pemegang saham akan menerima jatah Rp209 per saham sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi investornya.

Perlu diingat bahwa daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas guyuran dividen ini adalah mereka yang tercatat pada 22 April 2026 lalu.

Sementara itu, periode cum date dividen telah berlangsung pada 20 April 2026, di mana pada saat itu saham BBRI ditutup menguat signifikan sebesar 6,07 persen.

Analisis Sektoral dan Pengaruh Rupiah

Maybank Sekuritas dalam ulasannya menyoroti bahwa kebangkitan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar (big banks), termasuk BBRI, berkaitan erat dengan stabilitas nilai tukar Rupiah.

Indikasi pembalikan arah atau reversal mulai terlihat sejak perdagangan Kamis kemarin, di mana nilai transaksi harian untuk saham-saham seperti BBCA, BBRI, dan BMRI kembali menembus angka di atas Rp1 triliun.

Pihak Maybank Sekuritas menjelaskan bahwa investor asing mulai kembali melirik pasar modal Indonesia seiring dengan munculnya sinyal penguatan mata uang Garuda. Dalam ulasan resminya hari ini, tim analis Maybank menyatakan:

“Jika tren penguatan rupiah berlanjut, saham perbankan berpotensi melanjutkan kenaikan, didukung daya tarik capital gain, dividen, dan potensi keuntungan kurs bagi investor asing,”

Optimisme ini didukung oleh fakta bahwa pada perdagangan Kamis (7/5/2026), BBRI menjadi saham yang paling banyak dikoleksi investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Di pasar reguler saja, asing mencatatkan transaksi beli bersih senilai Rp334,7 miliar, mengungguli saham-saham unggulan lainnya. Aksi beli yang berlangsung masif dalam beberapa hari terakhir ini menunjukkan bahwa persepsi risiko terhadap pasar Indonesia mulai mereda.

Target Harga dan Valuasi 2026

Meskipun sempat mengalami fase koreksi hingga April 2026 yang membawa harga jatuh ke kisaran Rp3.200 hingga Rp3.300—atau turun sekitar 10 persen secara year-to-date (ytd)—para analis justru memandang kondisi tersebut sebagai peluang akumulasi yang sangat berharga.

Konsensus analis saat ini mayoritas tetap mempertahankan peringkat buy untuk BBRI dengan target harga rata-rata dalam 12 bulan ke depan berada di level Rp4.104 per saham. Bahkan, beberapa analis yang lebih optimistis memproyeksikan harga bisa menyentuh level Rp4.900.

Secara fundamental, valuasi BBRI dinilai sangat menarik dengan rasio Price to Book Value (PBV) untuk tahun 2026 diproyeksikan berada di kisaran 1,6 kali.

Angka ini mencerminkan diskon sekitar 19 persen dibandingkan rata-rata sektor perbankan nasional, yang memberikan margin pengaman (margin of safety) bagi investor jangka panjang.

BRI diperkirakan akan tetap konsisten membagikan dividen yang atraktif ke depannya. Sebagai gambaran, total dividen final 2025 sebesar Rp209 per saham ini dibayarkan setelah sebelumnya perusahaan memberikan dividen interim senilai Rp137 per saham.

Dari sisi teknis, para pelaku pasar perlu mencermati area support kuat yang berada di kisaran Rp2.980 hingga Rp3.000. Sementara itu, level Rp3.300 yang sebelumnya menjadi resistance terdekat kini telah berhasil ditembus, sehingga membuka jalan menuju target penguatan berikutnya.

Disclaimer: Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Keputusan beli atau jual sepenuhnya merupakan tanggung jawab investor pribadi. Artikel ini bertujuan sebagai informasi edukasi dan bukan merupakan perintah transaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Dukung Ekonomi Akar Rumput, BRI Surabaya Beri Modal Rp3,8 Triliun ke 89 Ribu Pelaku Usaha

Dukung Ekonomi Akar Rumput, BRI Surabaya Beri Modal Rp3,8 Triliun ke 89 Ribu Pelaku Usaha

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:18 WIB

Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan

Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Diskon Khusus Makan di Suteki, Syaratnya Cuma Satu!

Diskon Khusus Makan di Suteki, Syaratnya Cuma Satu!

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:27 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB

Terkini

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×