Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 07:21 WIB
Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya
Ilustrasi nilai tukar rupiah ditutup terhadap dolar AS sempat sentuh Rp17.500. [Antara]
  • Bank Indonesia berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang tertekan hingga level Rp17.500 akibat berbagai faktor eksternal dan domestik.
  • Permintaan dolar AS meningkat karena kebutuhan korporasi, pembayaran utang luar negeri, dividen, serta keperluan ibadah haji masyarakat Indonesia.
  • Bank Indonesia melakukan intervensi pasar dan optimalisasi instrumen moneter guna mengembalikan nilai tukar ke level fundamental ekonomi nasional.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus memastikan pergerakan nilai tukar rupiah agar stabil. Lantaran, mata uang Garuda mengalami tekanan hingga ke level Rp17.500.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa selain faktor eksternal berupa ketidakpastian global dan kenaikan harga minyak dunia.

Lalu, dinamika domestik juga turut memengaruhi stabilitas mata uang Garuda saat ini.

Destry menjelaskan bahwa lonjakan permintaan dolar AS di pasar domestik saat ini dipicu oleh faktor musiman, seperti kebutuhan korporasi untuk pembayaran Utang Luar Negeri (ULN) dan pembagian dividen.

Selain itu, meningkatnya kebutuhan valuta asing untuk keperluan ibadah haji turut menjadi faktor pendorong naiknya permintaan dolar di dalam negeri.

"BI akan terus berkomitmen utk selalu berada di pasar dengan melakukan smart intervention baik di pasar spot, DNDF maupun NDF, dan juga mengoptimalkan penggunaan semua instrumen operasi moneter sehingga diharapkan dapat mengurangi tekanan pada rupiah," jelasnya dalam jawaban tertulis yang diterima, Rabu (13/5/2026).

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan lelang perdana repo obligasi PT SMF merupakan capaian sejarah, karena BI sebelumnya hanya menerima repo dengan underlying surat berharga negara (SBN). [Suara.com/Rina Anggraeni]
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti. [Suara.com/Rina Anggraeni]

Di tengah tekanan tersebut, Destry menekankan bahwa kepercayaan investor asing terhadap aset portofolio Indonesia masih menunjukkan tren positif.

Hal ini dibuktikan dengan masuknya aliran modal asing (inflows) ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang mencapai angka signifikan sebesar Rp61,6 triliun sepanjang bulan April.

Selain aliran modal, kondisi likuiditas valuta asing (valas) di pasar domestic juga dilaporkan masih sangat memadai.

Bank Indonesia optimis bahwa melalui langkah-langkah strategis yang telah disiapkan, pergerakan rupiah akan segera kembali ke level fundamental ekonomi yang mencerminkan kondisi riil pasar keuangan Indonesia.

"BI memperkirakan tekanan yang bersifat musiman ini akan mereda sehingga nilai tukar Rupiah bisa kembali ke level fundamentalnya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Terkini

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:02 WIB

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB