- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan penyelesaian 45 hambatan investasi melalui kanal debottlenecking Satgas P3-MPPE di Jakarta.
- Satgas yang dibentuk sejak Desember 2025 tersebut telah menangani 142 pengaduan investor hingga tanggal 12 Mei 2026.
- Pemerintah berkomitmen memperbaiki iklim investasi guna mendorong peran sektor swasta demi mencapai target pertumbuhan ekonomi delapan persen.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memamerkan capaian tim debottlenecking kepada para investor global dan duta besar negara asing yang berhasil menyelesaikan 45 masalah hambatan investasi di Indonesia.
Kanal debottlenecking sendiri adalah bagian dari Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (Satgas P3-MPPE) yang dibentuk sejak Desember 2025 lalu.
Menkeu Purbaya menyatakan kalau hingga 12 Mei 2026, sudah ada 142 pengaduan telah disampaikan ke kanal debottlenecking. Dari total itu, 83 di antaranya sudah dibahas lewat sidang terbuka dan 45 masalah telah diselesaikan.
"Dengan ini, saya memastikan adanya mekanisme yang efektif dan efisien untuk memfasilitasi keprihatinan investor terkait perizinan dan kelancaran proses keprihatinan investor terkait investasi dan bisnis mereka di Indonesia," katanya dalam acara International Seminar on Debottlenecking Channel di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Rabu (13/5/2026).
Purbaya lalu memperkenalkan bahwa Satgas P3-MPPE dibentuk untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Ia menilai sektor swasta menyumbang sektor ekonomi hingga 90 persen, sedangkan 10 persen sisanya adalah belanja Pemerintah.
Lebih lagi Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen di tahun 2029. Makanya Bendahara Negara ingin melibatkan partisipasi sektor swasta demi mencapai target tersebut.
"Jadi, kami, pemerintah Indonesia, memahami bahwa kita perlu meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam perekonomian kita. Oleh karena itu, memiliki iklim bisnis yang lebih baik, kebijakan investasi yang kredibel, kerangka hukum yang kuat, dan konsistensi penegakan hukum adalah kunci untuk meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam perekonomian kita," beber dia.
Purbaya menyebut kanal debottlenecking ini menyelenggarakan sidang tiap minggu untuk melakukan peninjauan dari laporan yang disampaikan dari setiap pengusaha dalam menghadapi hambatan bisnis.
Dengan bekal ini, Purbaya yakin iklim investasi di Indonesia bakal jauh lebih baik dalam setahun ke depan.
"Kami akan memastikan bahwa kami akan menghilangkan hambatan tersebut sesegera mungkin, mungkin dalam satu atau beberapa proses, tetapi kami pasti akan menghilangkannya," pungkasnya.