Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB
Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama
Ilustrasi harga minyak bertahan di atas USD 100 meskipun AS tambah pasokan minyaknya [Suara.com/HD]
  • Minyak melonjak, harapan penurunan suku bunga global buyar.
  • Konflik Teluk Persia picu ancaman stagflasi dunia.
  • Dolar dan emas menguat di tengah gejolak perang energi.

Suara.com - Konflik berkepanjangan di Teluk Persia mulai mengguncang fondasi ekonomi global. Memasuki bulan ketiga, ketegangan di sekitar Selat Hormuz memang belum sampai menutup jalur pelayaran minyak dunia secara fisik. Namun, risiko tinggi dan kompleksitas navigasi telah menciptakan “kemacetan fungsional” yang mengganggu sekitar 20% aliran minyak global.

Dampaknya langsung terasa di pasar energi. Harga minyak mentah Brent melonjak lebih dari 60% dan sempat menyentuh US$119,50 per barel. Sementara minyak WTI bahkan sempat melesat hingga 78% dibandingkan level sebelum konflik. Meski kini terkoreksi, harga minyak masih bertahan di dekat US$100 per barel—naik lebih dari 20% sejak perang pecah.

Lonjakan harga energi itu kini memicu efek domino yang jauh lebih luas: inflasi global kembali memanas dan harapan penurunan suku bunga bank sentral utama dunia mulai buyar.

Laporan broker CFD global Elev8 menilai dunia kini memasuki fase baru “higher for longer”, yakni era suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama. Kondisi ini membuat pasar keuangan global semakin volatil, mulai dari pergerakan dolar AS, euro, yen Jepang hingga harga emas.

“Perang secara efektif menghentikan narasi penurunan suku bunga pada 2026,” kata pakar pasar finansial Elev8, Kar Yong Ang.

Menurut dia, harga minyak yang tinggi bertindak layaknya pajak tambahan bagi konsumen global. Di satu sisi, daya beli melemah dan pertumbuhan ekonomi melambat. Namun di sisi lain, bank sentral tidak bisa buru-buru memangkas suku bunga karena inflasi energi masih terlalu tinggi.

Di Amerika Serikat, harga bensin sudah mendekati US$4,25 per galon. Proyeksi inflasi konsumen atau CPI musim panas 2026 diperkirakan menembus 3,5%, jauh di atas target Federal Reserve sebesar 2%.

Situasi lebih mengkhawatirkan terjadi di Eropa dan Inggris. Ketergantungan tinggi terhadap impor energi membuat ancaman stagflasi—kombinasi inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi lemah—semakin nyata.

European Central Bank (ECB) kini merevisi proyeksi inflasi 2026 menjadi 2,6% dari sebelumnya 1,9%. Sementara Bank of England (BOE) diperkirakan menghadapi inflasi hingga 4%.

Akibatnya, pasar mulai memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga setidaknya hingga Maret 2027. ECB, BOE hingga Bank of Japan (BOJ) juga disebut berpotensi tetap hawkish dan bahkan membuka ruang kenaikan suku bunga tambahan.

Efek lain terlihat di pasar mata uang. Dolar AS kembali menjadi primadona karena status safe haven dan ketahanan energi domestik AS yang relatif lebih kuat dibanding Eropa.

Sebaliknya, euro dan pound sterling terancam tertekan akibat pelemahan ekonomi kawasan. Sementara yen Jepang menghadapi dilema karena inflasi impor meningkat tajam akibat lemahnya mata uang domestik dan mahalnya energi.

Di tengah gejolak itu, emas kembali bersinar. Harga XAUUSD sempat melonjak ke level tertinggi multi-tahun mendekati US$5.430 per ons sebelum bergerak stabil di kisaran US$4.600–4.800.

Meski kenaikan suku bunga biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas, konflik geopolitik berkepanjangan justru menjaga permintaan safe haven tetap tinggi.

Elev8 memperingatkan volatilitas ekstrem kemungkinan masih akan berlangsung selama situasi Timur Tengah belum mereda. Data persediaan minyak, keputusan bank sentral hingga perkembangan diplomasi AS-Iran disebut dapat menggerakkan pasar hanya dalam hitungan detik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:10 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Iran Siap Tarik Biaya Layanan Kapal

Aturan Baru Selat Hormuz, Iran Siap Tarik Biaya Layanan Kapal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:16 WIB

Terkini

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB

Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif

Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:55 WIB

Pegang Kontrak Hingga 2040, MedcoEnergi Perpanjang Operasional di Oman

Pegang Kontrak Hingga 2040, MedcoEnergi Perpanjang Operasional di Oman

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:41 WIB

realme P4 Series Resmi Diumumkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan AI Gaming Canggih

realme P4 Series Resmi Diumumkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan AI Gaming Canggih

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:31 WIB

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:24 WIB

Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada

Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:12 WIB

Kolaborasi Industri dan Gerakan Kreatif Hasilkan Karya Seni Edukatif

Kolaborasi Industri dan Gerakan Kreatif Hasilkan Karya Seni Edukatif

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:08 WIB