Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:12 WIB
MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor
Pantai Kuta Mandalika (Dokumentasi Pribadi/Hafsah J.)
  • MOJO garap 8 proyek resort di Lombok Selatan.
  • Rimba dan Secret Villas sudah sold out.
  • Mandalika jadi magnet baru investasi hospitality.

Suara.com - Aktivitas pengembangan properti di kawasan selatan Lombok terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah meningkatnya minat investor terhadap sektor hospitality, MOJO Developments menjadi salah satu pengembang yang saat ini menggarap sejumlah proyek resort secara bersamaan di kawasan Kuta Mandalika dan sekitarnya.

Perusahaan tersebut tercatat memiliki delapan proyek yang berada dalam berbagai tahap pengembangan, mulai dari perencanaan hingga konstruksi. Salah satu proyek utama mereka, Rimba, dijadwalkan rampung pada Mei 2026 dan dilaporkan telah terjual habis. Proyek lain seperti Secret Villas juga sudah sold out.

Sementara itu, sejumlah proyek lain masih dalam tahap pemasaran dan pembangunan. The Swell, Sora, dan The Retreat masih dipasarkan kepada investor, sedangkan proyek Zaya dan Casa Brava tengah memasuki fase konstruksi. MOJO juga menyiapkan satu proyek tambahan bernama Aera sebagai pengembangan berikutnya.

MOJO didirikan oleh Gorka, Jorge, dan Shane. Dengan tim sekitar 15 orang, mayoritas tenaga kerja perusahaan berasal dari wilayah Nusa Tenggara Barat.

Menurut Gorka, keputusan perusahaan untuk berinvestasi di Lombok merupakan bagian dari strategi jangka panjang melihat potensi pertumbuhan kawasan tersebut, terutama setelah berkembangnya kawasan Mandalika Special Economic Zone.

“Kami memilih berinvestasi di Lombok karena melihat potensi pertumbuhan kawasan ini dalam jangka panjang. Dengan berada dekat dengan proyek, kami juga bisa memastikan setiap proses berjalan sesuai standar yang kami tetapkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, model bisnis yang dijalankan MOJO dirancang untuk menjawab kebutuhan investor yang ingin memiliki aset properti tanpa harus terlibat langsung dalam pengelolaan operasional harian.

Dalam skema tersebut, investor membeli unit villa melalui pembayaran bertahap mengikuti progres pembangunan. Setelah proyek selesai, unit akan dikelola sebagai bagian dari operasional resort dan investor memperoleh pendapatan dari hasil penyewaan.

Pengembangan proyek dilakukan di sejumlah titik strategis di Lombok Selatan, termasuk kawasan sekitar sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit dan perbukitan Kuta. Penyebaran lokasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau pasar wisatawan dan investor yang lebih luas.

Jorge mengatakan, sejak awal perusahaan memang tidak dirancang untuk mengembangkan satu proyek semata, melainkan membangun portofolio jangka panjang di kawasan tersebut.

“Kami ingin membangun portofolio yang berkelanjutan di kawasan ini. Bukan hanya satu proyek, tetapi ekosistem yang bisa berkembang dalam jangka panjang,” katanya.

Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata dan pembangunan infrastruktur di kawasan Mandalika menjadi faktor utama yang mendukung prospek pengembangan properti di Lombok Selatan.

Dari sisi konstruksi, MOJO melibatkan kontraktor serta tenaga kerja lokal. Tim teknik berbasis Lombok menangani pembangunan proyek secara langsung dengan pengawasan manajemen perusahaan. Selain tenaga kerja lokal, sebagian anggota tim juga berasal dari Jakarta dan Yogyakarta.

Sejumlah proyek yang saat ini berjalan diperkirakan masih akan terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang. Penyelesaian proyek Rimba pada 2026 akan menjadi proyek pertama yang mulai beroperasi penuh di bawah pengelolaan MOJO.

Meningkatnya perhatian investor terhadap Lombok sebagai kawasan pertumbuhan baru dinilai mendorong perubahan pola pengembangan properti di sektor hospitality. Pengembang kini tidak hanya fokus membangun proyek, tetapi juga mengintegrasikan sistem pengelolaan untuk menciptakan model bisnis jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!

Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 14:05 WIB

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Jadi Bekal Anak Muda Hadapi Risiko Finansial Masa Depan

Literasi Keuangan Jadi Bekal Anak Muda Hadapi Risiko Finansial Masa Depan

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB