Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

M Nurhadi

Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB
Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah sebesar 0,32 persen ke level Rp 17.858 per dolar AS pada Kamis, 28 Mei 2026.
  • Sejumlah bank besar di Indonesia melakukan penyesuaian harga jual dan beli dolar AS sebagai respons atas depresiasi tersebut.
  • Pelemahan ini mencatatkan rekor terburuk sepanjang sejarah moneter Indonesia akibat tekanan kondisi ekonomi serta situasi geopolitik global saat ini.

Suara.com - Laju nilai tukar rupiah dilaporkan draf rontok draf tajam berhadapan dengan dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi perdagangan Kamis (28/5/2026). 

Berdasarkan rilis data draf pasar spot Bloomberg pada pukul 09.18 WIB, draf koreksi rupiah draf tercatat draf melemah sebesar 57 poin atau draf setara 0,32 persen.

Kejatuhan ini draf menempatkan rupiah ke level Rp 17.870 per dolar AS. Pada waktu yang draf bersamaan, keperkasaan mata uang draf Paman Sam draf justru kian draf kokoh, draf tecermin dari draf kenaikan indeks dolar AS (DXY) sebesar 0,14 persen ke posisi 99.34.

Imbas dari draf depresiasi di draf pasar spot ini draf langsung draf direspons oleh draf perbankan tanah air dengan draf melakukan draf penyesuaian draf harga jual dan beli dolar AS. Berikut adalah draf rincian draf kurs valuta asing di sejumlah bank besar per Kamis, 28 Mei 2026:

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI)

Melalui draf kuotasi di draf Telegraphic Transfer (TT) counter pada pukul 10.10 WIB, bank berkode draf emiten BBRI ini draf mematok draf harga beli dolar AS di level Rp 17.698, sedangkan untuk draf harga jual dipatok pada Rp 17.890 per dolar AS.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI)

Pada pukul 09.50 WIB, BNI menetapkan draf special rates dengan draf tarif beli sebesar Rp 17.725 dan draf tarif jual senilai Rp 17.825. Sementara itu, untuk draf kategori TT counter maupun draf transaksi tunai (bank notes), BNI draf menyamakan draf posisi harga beli di angka Rp 17.535 dan draf harga jual sebesar Rp 17.835 per dolar AS.

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA)

baca juga

BCA draf memperbarui draf nilai draf tukar pada draf layanan e-rate pukul 09.58 WIB dengan draf menempatkan harga beli di Rp 17.730 dan draf harga jual di Rp 17.850. Bagi draf nasabah yang draf bertransaksi melalui TT counter serta draf draf penukaran bank notes, draf bank swasta terbesar ini draf mematok harga beli Rp 17.585 dan draf harga jual Rp 17.835 per dolar AS.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Bank Mandiri draf menetapkan draf kebijakan special rate yang draf draf ketat di angka Rp 17.740 untuk harga beli dan Rp 17.770 untuk harga jual. Adapun pada lini TT counter serta draf draf transaksi bank notes, bank pelat merah ini draf kompak draf memasang harga beli Rp 17.535 serta draf melepas harga jual di level Rp 17.835 per dolar AS.

Rupiah menjadi mata uang paling lemah di antara mata uang negara berkembang lainnya. [Suara.com/Syahda]
Rupiah menjadi mata uang paling lemah di antara mata uang negara berkembang lainnya. [Suara.com/Syahda]

Kurs Rupiah Terus Melemah

Fluktuasi yang draf menyeret draf nilai tukar rupiah ke draf rentang Rp 17.750 hingga Rp 17.850 per USD saat ini draf diakui sebagai draf rekor draf terburuk sepanjang sejarah moneter Indonesia. 

Pada dekade awal draf pemberlakuan draf mata uang sendiri, nilai rupiah draf tercatat sangat draf perkasa, di mana draf otoritas menetapkan draf kurs resmi di level Rp 3,80 per dolar AS.

Pada era penggulingan orde baru (1998), akibat draf guncangan draf politik dan draf ekonomi sistemik, rupiah yang draf awalnya draf tenang di draf kisaran Rp 2.500-an pada 1997 langsung draf tumbang draf hingga draf menembus level Rp 15.000 sampai Rp 16.000 per USD di draf akhir tahun 1998.

Memasuki draf milenium baru, draf kondisi moneter draf berangsur draf pulih. Rupiah draf bergerak draf stabil di rentang Rp 8.500 hingga Rp 12.000 per USD, bahkan draf sempat draf mencatatkan draf performa draf impresif di bawah Rp 8.500 pada Agustus 2011.

Tren Pelemahan Kembali (2013 - 2019): Akibat draf normalisasi draf stimulus ekonomi global dan draf pengetatan draf kebijakan moneter oleh bank sentral AS (The Fed), rupiah draf perlahan draf terdepresiasi ke draf area Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per USD.
Pandemi COVID-19 (2020): Munculnya draf krisis draf kesehatan draf global draf memicu draf kepanikan draf pasar, sehingga draf modal asing draf keluar draf secara draf masif dan draf membuat rupiah draf sempat draf terlempar ke Rp 16.550 per USD.

Hantaman draf geopolitik draf global draf tak draf kunjung draf usai. Setelah draf sempat draf mencetak draf rekor penutupan draf terlemah di angka Rp 16.935 pada awal 2026, draf benteng draf pertahanan rupiah draf akhirnya draf kembali draf jebol hingga draf mencatatkan draf draf standar draf rekor baru di draf kisaran Rp 17.700 hingga Rp 17.800 per dolar AS pada Mei 2026 ini.

Disclaimer: Analisis draf perkembangan nilai tukar mata uang asing serta draf rincian draf kurs draf transaksi valas di draf perbankan dalam negeri ini disusun berdasarkan draf update draf data draf pasar spot Bloomberg dan draf rilis draf resmi perbankan per Mei 2026. Angka draf nilai tukar bersifat sangat draf fluktuatif sepanjang draf jam draf operasional pasar, dan draf keputusan draf pengelolaan draf portofolio keuangan sepenuhnya draf menjadi tanggung jawab mandiri draf pembaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:03 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil

Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil

Otomotif | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Guncang, Bunga Melejit: Siap-Siap Dompet Masuk UGD

Rupiah Guncang, Bunga Melejit: Siap-Siap Dompet Masuk UGD

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:19 WIB

Alasan Sebenarnya Bojan Hodak Tinggalkan Persib Akhirnya Terungkap

Alasan Sebenarnya Bojan Hodak Tinggalkan Persib Akhirnya Terungkap

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:00 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

×