Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.334,476
LQ45 632,546
Srikehati 309,556
JII 380,675
USD/IDR 17.905

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Dicky Prastya

Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB
Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu resesi ekonomi Indonesia saat konferensi pers APBN KiTa pada Juni 2026.
  • Pemerintah menyatakan inflasi Mei 2026 sebesar 3,08 persen masih dalam batas wajar karena dipicu kenaikan harga pangan pokok.
  • Data Mandiri Spending Index dan pengamatan langsung di berbagai daerah menunjukkan daya beli serta konsumsi masyarakat tetap kuat.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku bingung dengan wacana yang beredar soal kondisi ekonomi Indonesia yang disebut memasuki masa resesi.

Hal itu disampaikan Menkeu Purbaya ketika memaparkan kondisi ekonomi di konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026. Dalam datanya, ia mengungkapkan sejumlah indikator yang diklaimnya positif.

"Jadi ini yang saya agak bingung, kenapa ada cerita bahwa kita ekonominya menuju resesi. Ketika stimulus di ekonomi cukup, uang cukup, dan pertumbuhan kredit juga cukup," katanya, dikutip Minggu (7/6/2026).

Klaim inflasi masih aman

Pertama, Purbaya menerangkan soal data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK)yang naik ke 3,08 persen per Mei 2026. Purbaya mengklaim kenaikan inflasi IHK dari sebelumnya sekitar 2,4 persen lantaran volatile food atau kelompok bahan pangan pokok yang harganya mudah berubah drastis di pasaran.

Menurutnya, kelompok volatile food seperti kenaikan harga cabai merah dan bawang merah disebabkan karena pengaruh cuaca ekstrim. Tapi jika kondisi stabil, harganya bakal turun lagi.

Sidak harga beras di Pasar Kranggan Yogyakarta, Jumat (24/10/2025). [Kontributor/Putu]
Ilustrasi bahan pokok. Foto: Sidak harga beras di Pasar Kranggan Yogyakarta, Jumat (24/10/2025). [Kontributor/Putu]

"Tapi biasanya itu volatile, nanti kalau sudah stabil turun lagi, kalau turun lagi akan jadi pengurang lagi inflasi. Jadi walaupun naik, ini masih di batas yang wajar," beber dia.

"Inflasi yang bagus itu bukan tinggi atau bukan juga rendah. Kalau nol jelek, di bawah satu juga jelek. Artinya demand-nya berantakan. Yang bagus ya target kita lah, antara 1,5 sampai 3,5 (persen)," lanjutnya.

Tren daya beli

baca juga

Selanjutnya Purbaya menerangkan data tren daya beli masyarakat dari Mandiri Spending Index. Ia memperlihatkan konsumsi masyarakat menunjukkan peningkatan dengan angka 123,2.

"Kita lihat kan dibanding sebelumnya, trennya naik dan dibanding April sudah naik lagi. Jadi spending masyarakat masih kuat," imbuhnya.

Purbaya lalu bercerita soal aktivitasnya ketika mengunjungi pasar untuk membuktikan kondisi ekonomi RI. Ia mengklaim beberapa daerah mengalami macet hingga banyak mal penuh.

"Kadang-kadang saya lihat ke pasar, betul enggak seperti ini, kelihatannya sama. Kalau kita ke mal-mal libur, macet. Jakarta, Bogor, Bandung, macet. Mal-mal penuh, tempat ini penuh," tutur Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:56 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

Ramai Rumor Purbaya Diganti Chatib Basri, Berapa Gaji Menteri Keuangan RI?

Ramai Rumor Purbaya Diganti Chatib Basri, Berapa Gaji Menteri Keuangan RI?

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:03 WIB

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:37 WIB

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:25 WIB

Chatib Basri Menteri Keuangan Era Siapa? Rumor Bakal Gantikan Purbaya

Chatib Basri Menteri Keuangan Era Siapa? Rumor Bakal Gantikan Purbaya

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:25 WIB

Terkini

Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali

Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:52 WIB

Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini

Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini

Bekaci | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:50 WIB

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:46 WIB

Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi

Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru

Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?

Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:39 WIB

Bedak Padat Pixy untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Cek Rekomendasi Shade Ini Biar Nggak Abu-abu

Bedak Padat Pixy untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Cek Rekomendasi Shade Ini Biar Nggak Abu-abu

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:37 WIB

Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara, Prioritaskan Pasokan PLN dan Industri Dalam Negeri

Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara, Prioritaskan Pasokan PLN dan Industri Dalam Negeri

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:36 WIB

Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT

Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:35 WIB

×