Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 11 Juni 2026 | 08:49 WIB
Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo dalam peletakan batu pertama skybridge yang akan mengintegrasikan RSIA Bunda Jakarta dan RSU Bunda Jakarta, Kamis (11/6/2026). [Suara.com/Rina]
  • PT Bundamedik Tbk membangun jembatan penghubung antara RSIA Bunda dan RSU Bunda Jakarta untuk mengintegrasikan ekosistem layanan kesehatan.
  • Persiapan konstruksi proyek yang didanai belanja modal perusahaan ini akan dimulai dalam satu hingga dua pekan ke depan.
  • Pembangunan fasilitas ini bertujuan meningkatkan efisiensi mobilitas, keselamatan pasien, serta kualitas akses terhadap layanan medis bagi masyarakat Jakarta.

Suara.com - PT Bundamedik Tbk (BMHS) memulai pembangunan jembatan penghubung (skybridge), yang akan mengintegrasikan RSIA Bunda Jakarta dan RSU Bunda Jakarta dalam satu ekosistem layanan kesehatan keluarga yang lebih terhubung. 

Proyek ini menjadi bagian dari strategi pengembangan layanan kesehatan terintegrasi, RS Bunda Jakarta, dan BMHS Group untuk meningkatkan kualitas pelayanan medis sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien dan keluarga.

Presiden Direktur BMHS, Agus Heru Darjono, mengatakan pembangunan skybridge ini akan menggunakan belanja modal atau Capex dari perusahaan. 

Namun, perusahaan masih menunggu detail rancangan jembatan dari Dinas Kebudayaan DKI Jakarta untuk jumlah capex yang dipakai.

"Nah, untuk biaya jembatan ini, karena kan kita desain apa kita harus ikuti Dinas Kebudayaan. Nah, kami masih menunggu tuh RAB apa segala macemnya dari mereka, karena kita gak bisa mendesain. Karena harus menyesuaikan dengan heritage dan lain-lain ada aturan-aturan itu," ujar Agus di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ia menargetkan, persiapan konstruksi dimulai dalam satu hingga dua pekan ke depan. Hal ini dilakukan usai mendapatkan izin dari proses koordinasi dengan arsitek dan pemerintah DKI Jakarta. 

"Dalam 2 minggu ke depan kita sudah akan mulai," imbuhnya.

 Ia, menargetkan persiapan konstruksi dimulai dalam satu hingga dua pekan ke depan. Hal ini dilakukan usai mendapatkan izin dari proses koordinasi dengan arsitek dan pemerintah DKI Jakarta. "Dalam 2 minggu ke depan kita sudah akan mulai," katanya.

Skybridge tersebut dirancang untuk memperkuat integrasi layanan klinis, meningkatkan keselamatan pasien, serta memastikan efisiensi mobilitas pasien, tenaga medis, dan tenaga penunjang. 

Kehadiran fasilitas ini juga menegaskan komitmen BMHS dalam menghadirkan layanan kesehatan keluarga, rumah sakit terintegrasi, dan pelayanan medis berkualitas yang saling terkoneksi dalam satu sistem yang menyeluruh.

Komisaris Utama PT Bundamedik Tbk, Dr. dr., Ivan Rizal Sini, mengatakan bahwa pembangunan skybridge bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, melainkan bagian dari upaya menyatukan seluruh layanan yang telah dibangun selama lebih dari lima dekade.

“Skybridge ini adalah cerminan dari bagaimana kami memandang pertumbuhan, bukan hanya soal menambah fasilitas baru, tetapi memastikan seluruh layanan yang sudah kami bangun selama lebih dari 50 tahun dapat bekerja sebagai satu kesatuan yang utuh dan pada akhirnya berpusat pada kebutuhan pasien,” jelas Ivan.

Peletakan batu pertama pembangunan Skybridge RS Bunda Jakarta turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. 

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai Rumah Sakit Bunda memiliki ikatan historis dan emosional yang kuat dengan masyarakat Jakarta.

Menurutnya, peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di RS Bunda Jakarta diharapkan tidak hanya berdampak pada aspek operasional medis, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pasien beserta keluarga yang mendampingi proses perawatan.

“Mudah-mudahan dengan adanya jembatan penghubung ini, Rumah Sakit Bunda dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat sehingga kualitas kehidupan di Jakarta menjadi jauh lebih baik,” kata Pramono.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Bundamedik Tbk, Agus Heru Darjono, menjelaskan bahwa pembangunan skybridge merupakan bagian dari peta jalan pertumbuhan BMHS yang berfokus pada penguatan fondasi operasional dan integrasi layanan unggulan.

“Skybridge adalah bagian dari peta jalan pertumbuhan BMHS yang lebih besar, memperkuat fondasi operasional kami agar seluruh layanan unggulan, dari neonatal hingga bedah robotik, dapat tumbuh dalam ekosistem yang benar-benar terintegrasi. Ini adalah komitmen kami bahwa standar klinis yang tinggi harus selalu berjalan seiring dengan integrasi layanan hingga peningkatan standar kualitas keselamatan pasien,” ujarnya.

Perkuat Akses ke Layanan Unggulan

BMHS menilai kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan keluarga terus berkembang dan semakin kompleks.

Presiden Direktur PT Bundamedik Tbk, Agus Heru Darjono dalam peletakan batu pertama skybridge yang akan mengintegrasikan RSIA Bunda Jakarta dan RSU Bunda Jakarta, Kamis (11/6/2026). [Suara.com/Rina]
Presiden Direktur PT Bundamedik Tbk, Agus Heru Darjono dalam peletakan batu pertama skybridge yang akan mengintegrasikan RSIA Bunda Jakarta dan RSU Bunda Jakarta, Kamis (11/6/2026). [Suara.com/Rina]

Oleh karena itu, kehadiran skybridge diharapkan mampu memastikan seluruh layanan unggulan dapat diakses dengan lebih mudah tanpa hambatan antarfasilitas.

Di bidang neonatal, RSIA Bunda Jakarta merupakan pusat rujukan nasional yang memiliki 14 tempat tidur Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan menangani ratusan bayi berisiko tinggi setiap tahun. 

Layanan tersebut didukung oleh tim dokter subspesialis neonatologi yang berpengalaman.

Selain itu, BMHS juga menjadi pelopor penerapan program Family Integrated Care (FICare) di Indonesia, yakni pendekatan perawatan yang melibatkan orang tua secara aktif dalam proses perawatan bayi prematur. 

Program ini terbukti membantu meningkatkan hasil klinis dan kualitas perawatan pasien.

Di sisi lain, RS Bunda Group dikenal sebagai pionir layanan bedah robotik di Indonesia dengan lebih dari 900 tindakan yang telah dilakukan sejak tahun 2012. 

Dengan adanya skybridge yang menghubungkan kedua fasilitas rumah sakit tersebut, akses menuju berbagai layanan kesehatan unggulan, bedah robotik di Indonesia, dan pusat neonatal RS Bunda Jakarta akan menjadi lebih mudah, aman, serta terkoordinasi dalam satu alur perawatan yang terintegrasi dan berkesinambungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:26 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:03 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:20 WIB

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?

Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:30 WIB

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:08 WIB

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:00 WIB

Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:46 WIB

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:23 WIB

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:10 WIB

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB