Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:43 WIB
Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang
Menko Pangan Zulkifli Hasan memberi keterangan pers usai menghadiri Ceramah dan Dialog dengan Kepala SPPG dan Mitra Yayasan se-Banyumas di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). [ANTARA/Sumarwoto]
  • Data 63,1 juta penerima MBG bakal diverifikasi ulang pemerintah.
  • Zulhas temukan penerima MBG belum sepenuhnya tepat sasaran.
  • Wilayah 3T jadi fokus penajaman program Makan Bergizi Gratis.

Suara.com - Pemerintah mulai mengencangkan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memverifikasi ulang data penerima manfaat yang jumlahnya disebut telah mencapai 63,1 juta orang.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengatakan validitas data menjadi kunci agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan pemborosan anggaran.

Berdasarkan laporan terbaru Badan Gizi Nasional (BGN), jumlah penerima manfaat MBG saat ini mencapai 63,1 juta orang. Namun, angka tersebut belum sepenuhnya menjadi acuan karena masih harus dicocokkan dengan kondisi riil di lapangan.

"Informasi terakhir sampai sekarang laporan dari BGN ada 63,1 juta penerima manfaat, ini yang dipastikan. Ya, 63 juta ini betul apa tidak, ini juga akan diperlukan data pendataan," kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Kamis (11/6/2026).

Menurut dia, proses verifikasi data akan dilakukan bersamaan dengan penataan menyeluruh di tubuh BGN yang kini tengah menjalani pembenahan manajemen. Pemerintah memberi ruang bagi pimpinan baru BGN untuk memperbaiki berbagai persoalan yang muncul selama implementasi program berlangsung.

Zulhas menegaskan, MBG merupakan program prioritas nasional sehingga kualitas pelaksanaannya tidak boleh dikompromikan. Karena itu, seluruh aspek, mulai dari tata kelola hingga data penerima manfaat, harus dipastikan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tak hanya melakukan verifikasi, pemerintah juga akan melakukan refocusing atau penajaman sasaran penerima manfaat. Langkah ini ditempuh agar anggaran negara yang digelontorkan untuk program MBG lebih efektif menjangkau kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia mengungkapkan masih ditemukan sejumlah sekolah yang tergolong mampu atau elite ikut menerima manfaat program. Di sisi lain, terdapat kelompok masyarakat yang justru lebih membutuhkan tetapi belum sepenuhnya tersentuh bantuan.

"Nah, yang memerlukan belum dapat, tapi yang enggak perlu dapat. Nah, ini akan ditata lebih lanjut," ujarnya.

Pemerintah juga akan memberi perhatian lebih besar kepada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang selama ini dinilai masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam pelaksanaan program MBG.

Dengan penataan yang tengah dilakukan, pemerintah berharap setiap rupiah anggaran yang dialokasikan untuk MBG benar-benar diterima oleh kelompok sasaran yang telah ditetapkan. Verifikasi data pun menjadi fondasi utama untuk memastikan efektivitas program tersebut ke depan.

"Oleh karena itu, perlu penataan yang menyeluruh oleh Kepala BGN dan Wakil Kepala dan tim yang baru untuk membenahi program yang sangat penting ini," tutur Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:29 WIB

Bereskan Dapur MBG, Mensesneg Targetkan Evaluasi Total Selesai Sebulan

Bereskan Dapur MBG, Mensesneg Targetkan Evaluasi Total Selesai Sebulan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Siapa 26 Tokoh Terlibat Korupsi MBG? Elza Syarief: Masih Tunggu Izin Sony Sonjaya

Siapa 26 Tokoh Terlibat Korupsi MBG? Elza Syarief: Masih Tunggu Izin Sony Sonjaya

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:38 WIB

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:32 WIB

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:29 WIB

BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel

BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:24 WIB

Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto

Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:22 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik

Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:10 WIB

Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti

Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:05 WIB

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:56 WIB

Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap

Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:37 WIB

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:15 WIB