Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

M Nurhadi

Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memberikan keterangan pers di DPR, Selasa (9/6/2026).
baca 10 detik
  • Bank Indonesia menjalin kerja sama dedolarisasi dengan China dan Hong Kong melalui mekanisme LCT pada 11 Juni 2026.
  • Kesepakatan tersebut memungkinkan transaksi perdagangan menggunakan mata uang lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar Amerika Serikat secara signifikan.
  • Implementasi QRIS antarnegara mempermudah transaksi ritel dan UMKM dengan integrasi infrastruktur perbankan antara Indonesia dan China tersebut.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah strategis Bank Indonesia (BI) yang memperluas ekosistem dedolarisasi, melalui kerja sama internasional sebagai terobosan besar mengurangi ketergantungan terhadap Dolar Amerika Serikat.

Dasco memberikan apresiasi tersebut terkait kesepakatan Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA), dan perluasan kerja sama Local Currency Transaction (LCT) yang melibatkan kekuatan ekonomi besar Asia, yakni China dan Hong Kong.

Kerja sama strategis ini diresmikan melalui pertemuan antara Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dengan Gubernur People’s Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng, yang ditandatangani pada 11 Juni 2026 di Shanghai, China.

Tidak hanya mencakup daratan China, kolaborasi ini semakin kuat dengan masuknya Hong Kong melalui peran Eddie Yue, Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA).

Strategi Dedolarisasi

Pemanfaatan mata uang lokal dalam transaksi internasional atau LCT menjadi senjata utama Indonesia untuk melepaskan diri dari hegemoni Dollar AS.

Dengan kesepakatan ini, transaksi perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan China serta Hong Kong kini memiliki payung hukum dan mekanisme teknis yang jauh lebih efisien.

"Kerja sama ini membuat transaksi antara Indonesia, China daratan dan Hong Kong bisa dilakukan memakai Rupiah atau Renmimbi, tanpa harus bergantung pada Dolar AS," kata Dasco, Minggu (14/6/2026).

Langkah ini dianggap sangat krusial, mengingat volume perdagangan Indonesia dengan China yang terus meroket.

baca juga

Berdasarkan data tahun 2025, nilai ekspor-impor antara kedua negara telah menyentuh angka fantastis sebesar USD 154,5 miliar.

Jika seluruh nilai transaksi ini beralih menggunakan Rupiah dan Renminbi (Yuan), maka permintaan terhadap Dolar AS di pasar domestik akan menurun drastis, yang secara otomatis akan memberikan napas lega bagi stabilitas nilai tukar Rupiah.

Dasco mengungkapkan, dengan disepakati perjanjian antara Bank Indonesia dengan People’s Bank of China, maka transaksi ekspor-impor Indonesia dengan China yang pada 2025 mencapai USD 154,5 miliar bisa menggunakan LCT. Yaitu rupiah dengan remimbi tanpa bergantung lagi dengan dollar Amerika Serikat.

QRIS Antaranegara: Kemudahan Transaksi Digital Lintas Batas

Selain urusan perdagangan skala besar, kerja sama ini juga menyentuh sektor ritel dan UMKM melalui implementasi QRIS lintas batas (cross-border).

Teknologi pembayaran digital yang selama ini menjadi andalan masyarakat Indonesia, kini dapat digunakan langsung di China, begitu pula sebaliknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:23 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:49 WIB

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita

Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×