Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

M Nurhadi

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagas)
baca 10 detik
  • Bank Indonesia dan China sepakat menggunakan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan pada 11 Juni 2026 di Shanghai.
  • Perjanjian tersebut mencakup perluasan Local Currency Transaction ke Hong Kong untuk meningkatkan penggunaan Rupiah di pasar internasional.
  • Integrasi sistem QRIS lintas negara mempermudah transaksi UMKM Indonesia-China tanpa bergantung pada mata uang Dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Tren positif nilai tukar Rupiah di pasar global belakangan ini, mendapat perhatian serius dari parlemen. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, secara terbuka memberikan pujian terhadap langkah-langkah strategis dan konkret yang diambil oleh Bank Indonesia dalam memperkuat stabilitas mata uang nasional.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan besar dalam menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia di tengah fluktuasi ekonomi global yang tidak menentu.

Apresiasi tersebut disampaikan Dasco sebagai respons atas keberhasilan penandatanganan kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) yang dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, bersama Gubernur People’s Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng.

Kesepakatan penting ini ditandatangani pada 11 Juni 2026 di Shanghai, China, dan menandai babak baru dalam hubungan dagang kedua negara.

"Perjanjian itu penting, karena transaksi Indonesia, Hong Kong maupun China daratan tak lagi bergantung pada Dolar Amerika Serikat, tapi Rupiah atau Renmimbi," kata Dasco, Minggu (14/6/2026).

Strategi Bank Indonesia tidak hanya berhenti di daratan China. Dalam momentum yang sama, dilakukan pula penandatanganan memorandum of understanding (MoU) mengenai perluasan Local Currency Transaction (LCT) yang kini mencakup wilayah administratif khusus Hong Kong.

Kerja sama ini melibatkan Eddie Yue, Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA), sebagai perwakilan otoritas moneter Hong Kong.

Perluasan jangkauan tersebut dianggap sangat vital, mengingat posisi Hong Kong sebagai salah satu pusat keuangan dunia dan pintu gerbang investasi global.

Dengan masuknya Hong Kong dalam skema LCT, eksportir dan importir Indonesia kini memiliki lebih banyak opsi untuk menggunakan Rupiah dalam transaksi internasional mereka, yang secara otomatis akan meningkatkan permintaan terhadap mata uang garuda di pasar valuta asing.

baca juga

Revolusi Transaksi Digital: QRIS Lintas Batas

Salah satu poin yang paling menarik perhatian publik, adalah integrasi sistem pembayaran digital melalui QRIS lintas negara.

Dasco mengungkapkan, dalam MoU tersebut, disepakati bahwa QRIS kini dapat digunakan sebagai jembatan transaksi antara pengusaha di China dan Indonesia secara langsung.

"Sistem ini sudah melibatkan 191 penyedia layanan di China dan 24 di Indonesia semuanya terhubung," katanya.

Kehadiran QRIS antaranegara ini diprediksi akan mengubah lanskap perdagangan mikro hingga menengah.

Pengusaha UMKM Indonesia kini dapat lebih mudah melakukan pengadaan barang atau menerima pembayaran dari mitra di China, tanpa perlu melewati proses konversi mata uang yang rumit dan biaya administrasi perbankan yang mahal akibat ketergantungan pada mata uang perantara.

Strategi Dedolarisasi dan Stabilitas Rupiah

Langkah yang diambil Bank Indonesia ini dipandang sebagai bentuk nyata dari strategi dedolarisasi atau pengurangan ketergantungan terhadap Dolar AS.

Dasco memaparkan data yang cukup signifikan mengenai volume perdagangan antara Indonesia dan China, untuk menunjukkan betapa besarnya potensi penguatan Rupiah melalui skema ini.

Bagi Dasco, dengan disepakati perjanjian antara Bank Indonesia dengan People’s Bank of China, maka transaksi ekspor maupun impor Indonesia dengan China yang pada 2025 mencapai USD154,5 miliar bisa menggunakan LCT. 

Besarnya nilai transaksi tersebut memberikan gambaran bahwa jika sebagian besar perdagangan beralih menggunakan mata uang lokal, maka tekanan terhadap cadangan devisa Dollar Indonesia akan berkurang drastis.

Hal inilah yang menjadi faktor utama mengapa tren nilai tukar Rupiah terus menunjukkan grafik yang menggembirakan.

"Ini adalah usaha serius guna mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS dalam perdagangan. Termasuk penggunaan QRIS lintas negara Indonesia-China. Bagi BI, ini adalah usaha untuk memperkuat Rupiah," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap

Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:23 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:49 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita

Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:12 WIB

Terkini

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:41 WIB

Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:38 WIB

Awal Tak Mulus, Penonton Ransom Canyon Season 2 Turun 43% di Pekan Perdana

Awal Tak Mulus, Penonton Ransom Canyon Season 2 Turun 43% di Pekan Perdana

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:34 WIB

Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya

Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:33 WIB

Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?

Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:30 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Daily Run

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Daily Run

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:26 WIB

Bedak Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Pilihan agar Makeup Halus dan Tidak Dempul

Bedak Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Pilihan agar Makeup Halus dan Tidak Dempul

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:25 WIB

Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah

Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah

Kaltim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:24 WIB

Diringkus Polisi! Pemuda 20 Tahun Pelaku Pelecehan di Karawaci Tak Berkutik Usai Videonya Viral

Diringkus Polisi! Pemuda 20 Tahun Pelaku Pelecehan di Karawaci Tak Berkutik Usai Videonya Viral

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:23 WIB

IHSG Bergerak di Level 6.200 Pagi Ini, Saham TALF Terbang

IHSG Bergerak di Level 6.200 Pagi Ini, Saham TALF Terbang

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:19 WIB

×