Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Dicky Prastya

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB
Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat bertemu dengan pihak Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Kantor AIIB, Beijing, China. [Dok. Humas Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya melakukan kunjungan kerja ke Beijing pada 17 Juni 2026 untuk menemui pejabat serta investor China.
  • Pemerintah Indonesia berhasil meyakinkan China bahwa kondisi fiskal negara tetap terkendali dengan pertumbuhan ekonomi yang baik.
  • Hasil pertemuan tersebut membuat investor China bersedia membeli surat utang Panda Bond yang akan segera diterbitkan.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kalau Pemerintah maupun investor China sempat khawatir soal kondisi ekonomi Indonesia, khususnya kebijakan fiskal yang dilakukan Pemerintah.

Hal ini diungkapkan Menkeu Purbaya usai melakukan kunjungan kerja ke luar negeri ke China sejak Rabu (17/6/2026). Di sana ia bertemu dengan Menkeu China Lan Fo’an serta para investor Tiongkok.

"Dari Menkeu China, tadinya mereka juga khawatir atau mendengar informasi yang salah tentang kondisi fiskal indonesia," katanya dalam keterangan video, dikutip Kamis (18/6/2026).

Purbaya lalu menjelaskan ke Menkeu China bahwa kondisi fiskal Indonesia amat baik. Ia mengklaim defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terkendali, pertumbuhan ekonomi bagus, serta pendapatan negara dari pajak juga meningkat.

"Sehingga mereka yakin bahwa memang kondisi perekonomian indonesia memang baik. Tadi kita diskusi cukup dalam, sehingga kita bisa meyakinkan china bahwa memang keadannya seperti itu," imbuhnya.

Kekhawatiran serupa juga dilontarkan para investor China. Purbaya mengakui kalau mereka juga khawatir dengan kebijakan fiskal yang dilakukan Pemerintah RI.

Lebih lagi beberapa lembaga pemeringkat internasional sempat memberikan rating negatif ke Indonesia beberapa waktu lalu. Purbaya mengklaim kalau dirinya meyakinkan para investor China bahwa kondisi ekonomi Indonesia justru sebaliknya.

"Sama juga mereka tadinya concern terhadap kondisi fiskal kita karena kan dibilang enggak berkesinambungan dan lain-lain. Apalagi banyak lembaga pemeringkat yang memberi sinyal seolah-olah negatif ke negara kita. setelah dijelaskan tadi kondisi fiskal kita seperti apa, mereka sekarang yakin bahwa kondisi fiskal kita baik," paparnya.

Setelah meyakinkan investor maupun Pemerintah China, Purbaya merasa yakin kalau mereka bakal membeli Panda Bond yang akan segera diterbitkan Pemerintah Indonesia.

baca juga

"Dan mereka bilang bahwa mereka hampir pasti akan membeli panda bond yang akan kita terbitkan," jelasnya.

Sekadar informasi, Panda Bond adalah instrumen surat utang atau obligasi yang diterbitkan oleh entitas asing seperti pemerintah negara lain atau perusahaan multinasional di pasar domestik Tiongkok, dan didenominasikan dalam mata uang lokal yaitu Yuan atau Renminbi (RMB).

Adapun agenda utama kunjungan kerja Menkeu ke Beijing adalah mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond. Pemerintah memandang instrumen tersebut sebagai langkah strategis untuk mendiversifikasi sumber pembiayaan dan memperluas basis investor, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok.

Penerbitan sovereign Panda Bond juga diharapkan dapat mendukung penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral (Local Currency Transaction/LCT) serta mendorong pendalaman kerja sama keuangan kedua negara.

Selain melakukan pertemuan dengan Menkeu Tiongkok, Purbaya juga dijadwalkan bertemu dengan para pelaku usaha dan investor. Dalam rangkaian kunjungan itu, Menkeu juga akan mengadakan pertemuan dengan People’s Bank of China (PBOC), Shanghai Cooperation Organization (SCO) Development Bank, serta Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:48 WIB

Jeffrey Hendrik Jadi Bos Baru BEI, Core Indonesia: Investor Lebih Peduli Kondisi Ekonomi RI!

Jeffrey Hendrik Jadi Bos Baru BEI, Core Indonesia: Investor Lebih Peduli Kondisi Ekonomi RI!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:42 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:54 WIB

Terkini

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB

Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:48 WIB