WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Rabu, 24 Juni 2026 | 07:38 WIB
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
Jalan Tol Bawen-Yogyakarta yang dibuka fungsional saat mudik lebaran. [Dok Jasa Marga].
baca 10 detik
  • PT Waskita Karya mengamankan kontrak senilai Rp2,1 triliun untuk membangun Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3 sepanjang 8,1 kilometer.
  • Proyek strategis ini bertujuan mempercepat konektivitas wilayah serta mendorong sektor pariwisata di kawasan destinasi super prioritas Candi Borobudur.
  • Pembangunan tol menerapkan teknologi konstruksi digital dan sistem manajemen lalu lintas untuk menjamin efisiensi serta keamanan selama proses pengerjaan.

Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk, kembali memperkuat portofolio kontribusinya dalam pembangunan jaringan logistik nasional. WSKT mengamankan kontrak baru bernilai fantastis, yakni mencapai Rp2,1 triliun, untuk menggarap proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3 yang menghubungkan ruas Simpang Susun Magelang hingga Borobudur.

Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dirancang untuk mengakselerasi konektivitas antarwilayah, memangkas durasi perjalanan masyarakat, serta menjadi motor penggerak baru bagi sektor pariwisata dan urat nadi perekonomian di koridor Jawa Tengah.

Melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) bersama PT PP dan PT Wijaya Karya (WIKA), Waskita Karya dipercaya mengeksekusi jalur bebas hambatan sepanjang 8,1 kilometer yang membentang di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Adapun cakupan kerja teknis dalam kontrak ini meliputi pembangunan komponen utama berupa trase utama (main road), trase akses Magelang, struktur simpang susun (interchange), Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), terowongan bawah tanah (underpass), hingga struktur pelat beton penahan beban (pile slab).

Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko, memaparkan bahwa eksistensi Simpang Susun Magelang dan Simpang Susun Borobudur memegang peranan krusial sebagai pintu logistik strategis. Gerbang ini akan mengarahkan pengguna jalan tol secara langsung menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

“Proyek ini sangat penting untuk mempercepat mobilitas sekaligus mendorong peningkatan sektor pariwisata. Dengan adanya Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3, masyarakat memiliki akses langsung ke Destinasi Super Prioritas (DSP) Candi Borobudur tanpa mengganggu kelestarian situs cagar budaya,” terang Ari Asmoko dalam rilis pers resminya, Rabu (24/6/2026).

Ari menambahkan, kehadiran infrastruktur ini diproyeksikan membawa efek domino positif bagi geliat ekonomi lokal.

Di samping itu, proyek tol yang mengusung konsep green construction (konstruksi ramah lingkungan) ini juga berfungsi mempermudah distribusi barang dan rantai pasok jasa di wilayah Magelang, Temanggung, dan sekitarnya.

Arus logistik antarwilayah dipastikan akan berjalan jauh lebih efisien berkat pangkasan hambatan di lapangan. Pembangunan simpang susun ini sekaligus ditargetkan mampu mengurai titik kemacetan parah yang selama ini kerap terjadi di jalan arteri utama.

baca juga

Guna mengoptimalkan output pengerjaan dari aspek durasi waktu dan efisiensi biaya, Waskita Karya mengimplementasikan sederet pembaruan teknologi rekayasa konstruksi berbasis digital.

Salah satunya adalah pemanfaatan metode Curing Automatic, sebuah teknik otomatisasi yang berfungsi mengontrol kadar kelembapan air pada struktur beton selama masa perawatan kritis tujuh hari demi menekan potensi terjadinya retak susut.

Perseroan juga memasang teknologi Deflection Warning System. Alat pemantau digital ini diaplikasikan untuk mendeteksi secara real-time setiap pergeseran atau penurunan pada bagian bekisting dan penopang (shoring) saat proses pengecoran masif dilakukan.

Lewat sistem monitoring terpadu ini, aspek pengawasan teknis di lapangan dapat berjalan jauh lebih akurat serta meminimalkan risiko kekeliruan akibat pengecekan manual.

Kendati demikian, manajemen mengakui bahwa proyek ini memiliki tingkat kesulitan tinggi lantaran titik konstruksi berada di sekitar jalur lalu lintas aktif kendaraan umum.

Sebagai langkah mitigasi keselamatan, Waskita menerapkan Traffic Management Plan (TMP) yang matang, termasuk menyediakan rute pengalihan (detour) khusus serta memasang barikade pengaman area kerja yang ketat.

"Tidak hanya memperhatikan aspek teknis dan mutu, Waskita Karya juga selalu mengutamakan aspek keselamatan kerja. Kami berupaya menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara maksimal agar proses konstruksi berjalan lancar," tutur Ari.

Sebagai bentuk terobosan keselamatan di area publik, korporasi juga menjadwalkan penggunaan robot pengatur lalu lintas otomatis atau Roboflagman. Inovasi ini disiapkan untuk menggeser peran manual petugas di titik rawan kecelakaan, mengingat perangkat mekanik ini mampu bekerja optimal dalam segala jenis cuaca ekstrem sekalipun.

Ari menegaskan bahwa dengan modal rekam jejak panjang korporasi yang telah berdiri lebih dari 65 tahun , Waskita berkomitmen penuh menyodorkan kualitas bangunan infrastruktur terbaik tepat waktu.

“Sebagai BUMN Konstruksi yang berpengalaman lebih dari 65 tahun membangun berbagai infrastruktur, Waskita Karya berkomitmen menyelesaikan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini secara tepat waktu dan dengan hasil terbaik. Pengerjaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen memperkuat kontribusi kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memajukan bangsa,” pungkasnya.

Secara makro, proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dirancang memiliki total panjang lintasan mencapai 75,12 kilometer yang membelah perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Melalui pengoperasian jalur cepat ini , waktu tempuh perjalanan darat rute Yogyakarta-Semarang dipangkas secara radikal , dari yang semula memakan waktu tiga hingga empat jam , kini diproyeksikan hanya memerlukan waktu sekitar satu jam saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik

ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:26 WIB

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:55 WIB

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:31 WIB

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB

7 Fakta Mencekam Kecelakaan Karambol Exit Tol Bawen, Truk Rem Blong Sapu 10 Kendaraan

7 Fakta Mencekam Kecelakaan Karambol Exit Tol Bawen, Truk Rem Blong Sapu 10 Kendaraan

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:40 WIB

WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar

WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 20:17 WIB

Terkini

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

×