Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB
Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan
Ilustrasi Waskita Karya. (Dok: Waskita Karya)
  • PT Waskita Karya membukukan pendapatan Rp8,85 triliun dan laba bruto Rp1,58 triliun sepanjang tahun 2025 melalui proyek infrastruktur.
  • Perusahaan berhasil menurunkan liabilitas sebesar Rp2,21 triliun melalui strategi divestasi aset dan optimalisasi struktur keuangan korporasi secara menyeluruh.
  • Waskita meningkatkan efektivitas operasional melalui transformasi digital, integrasi teknologi AI, serta restrukturisasi utang yang telah disetujui para kreditur.

Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif di tengah upaya penyehatan keuangan. 

Sepanjang 2025, perusahaan konstruksi pelat merah ini membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp8,85 triliun, dengan kontribusi anak usaha Rp3,1 triliun dan induk usaha Rp5,75 triliun.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyampaikan bahwa capaian tersebut ditopang oleh sejumlah proyek yang tengah berjalan, terutama proyek pemerintah. 

Berdasarkan segmentasi, pendapatan terbesar berasal dari segmen konektivitas sebesar Rp3,3 triliun, disusul Sumber Daya Air (SDA) Rp1,4 triliun, gedung Rp1,2 triliun, dan segmen lainnya Rp0,9 triliun.

“Pendapatan ini memperkuat komitmen Perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional,” ujar Ermy dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Meski demikian, Waskita masih mencatat beban pokok pendapatan sebesar Rp7,2 triliun atau sekitar 82 persen dari total pendapatan usaha. 

Beban ini dipengaruhi oleh penyelesaian proyek berjalan serta sejumlah proyek lama yang masih membutuhkan pendanaan (cash to completion). Perusahaan menargetkan seluruh proyek lama tersebut rampung pada 2026.

Dari sisi profitabilitas, Waskita mencatatkan laba bruto Rp1,58 triliun pada 2025, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp1,41 triliun. 

Margin laba bruto (gross profit margin) juga membaik menjadi 18 persen dari sebelumnya 13 persen.

Menurut Ermy, peningkatan tersebut didorong oleh strategi efisiensi yang diterapkan secara menyeluruh, baik di induk maupun anak usaha. 

Perseroan juga mengimplementasikan lean organization serta mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan efektivitas operasional.

Dalam operasionalnya, Waskita mengintegrasikan sistem ERP SAP S/4 HANA dengan Building Information Modelling (BIM) dan Last Planner System (LPS).

Selain itu, perusahaan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan melalui Waskita Intelligent Sensing System (WISENS), termasuk fitur AI Pavement Crack Detection untuk mendeteksi kerusakan jalan.

“Penggunaan AI memungkinkan proses inspeksi menjadi lebih cepat hingga 40 persen, sekaligus meningkatkan akurasi pengawasan aset,” jelasnya.

Dari sisi biaya, Waskita mencatatkan beban operasional (opex) sebesar Rp1,7 triliun, dengan 76,6 persen berupa biaya kas dan sisanya non-kas seperti penyusutan dan amortisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Superbank (SUPA): IPO Saham, Harga, Prospek, Laporan Keuangan, dan Jadwal

Profil Superbank (SUPA): IPO Saham, Harga, Prospek, Laporan Keuangan, dan Jadwal

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 08:19 WIB

Menkeu Purbaya Bisa Intip Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai 2027

Menkeu Purbaya Bisa Intip Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai 2027

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 17:43 WIB

Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini

Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 13:52 WIB

Askrindo Catat Laba Rp687 Miliar Setelah Pajak

Askrindo Catat Laba Rp687 Miliar Setelah Pajak

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 08:30 WIB

Rencana Merger BUMN Karya Terus Digas, Tinggal Tunggu Kajian

Rencana Merger BUMN Karya Terus Digas, Tinggal Tunggu Kajian

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 13:40 WIB

Laba PT Timah Anjlok 33 Persen di Kuartal III 2025

Laba PT Timah Anjlok 33 Persen di Kuartal III 2025

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 18:11 WIB

Terkini

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB