Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:30 WIB
BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Bursa Efek Indonesia menargetkan lebih dari 1.100 perusahaan tercatat melalui penawaran umum perdana hingga tahun 2030 mendatang.
  • Strategi ini bertujuan memperkuat daya saing pasar modal nasional agar mampu masuk dalam jajaran 10 bursa terbesar dunia.
  • Upaya pendalaman pasar dilakukan untuk meningkatkan jumlah emiten, kapitalisasi pasar, serta menambah basis investor domestik maupun investor asing.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan lebih dari 1.100 perusahaan tercatat melalui penawaran umum perdana saham (IPO) hingga tahun 2030.

Target tersebut menjadi bagian dari strategi besar BEI untuk memperdalam pasar modal Indonesia sekaligus membawa Bursa Efek Indonesia, IPO, pasar modal Indonesia masuk ke jajaran 10 bursa saham terbesar di dunia.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, mengatakan fokus utama BEI adalah mencapai lebih dari 1.100 perusahaan tercatat pada 2030.

Strategi IPO BEI, perusahaan tercatat, pasar modal Indonesia tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing pasar modal nasional.

"Target IPO tadi kami sampaikan di atas 1.100 perusahaan di tahun 2030. Nanti kami akan sampaikan breakdown-nya tahun ke tahun. Tapi untuk hari ini yang kami sampaikan adalah targetnya di atas 1.100 perusahaan tercatat," ujar Jeffrey Hendrik di Gedung BEI, Selasa (30/6/2026).

Namun, saat ini tidak ada revisi terhadap target IPO yang telah ditetapkan. Untuk itu, BEI juga menetapkan sasaran yang lebih ambisius dalam jangka panjang.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik [Suara.com/Rina]
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik. [Suara.com/Rina]

Jeffrey mengatakan, arah pengembangan pasar modal Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada persaingan di tingkat ASEAN, melainkan menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di pasar modal global.

"Kalau kita melihat target kita tadi, kita tidak lagi bicara ASEAN. Kita bicara bagaimana Indonesia ada di 10 besar dunia. Bagaimana itu dilakukan, antara lain dengan melakukan pendalaman pasar secara terus-menerus, baik dari sisi supply maupun demand," katanya.

Menurutnya, upaya tersebut akan dilakukan melalui pendalaman pasar secara berkelanjutan, baik dari sisi penawaran (supply) maupun permintaan (demand).

baca juga

Pendalaman pasar diharapkan mampu menarik lebih banyak perusahaan berkapitalisasi besar untuk melantai di bursa sekaligus meningkatkan jumlah investor domestik maupun asing.

"Bagaimana ke depan akan lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan dengan kapitalisasi besar dan dalam jumlah yang cukup dan memadai ada di bursa kita. Sehingga kapitalisasi pasar tumbuh, investor tumbuh, dan pasar kita akan bisa menjadi salah satu yang terbesar di dunia," bebernya.

Dengan strategi tersebut, BEI optimistis pertumbuhan jumlah emiten, peningkatan kapitalisasi pasar, dan bertambahnya basis investor akan menjadi fondasi utama untuk mewujudkan target Indonesia sebagai salah satu dari 10 bursa saham terbesar di dunia.

Keberhasilan target BEI, IPO Indonesia, kapitalisasi pasar, investor pasar modal juga diharapkan dapat memperkuat peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:31 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×