Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

IHSG Ambruk, Sucor Sekuritas Ajak Investor Borong Saham Berkualitas Saat Diskon

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 02 Juli 2026 | 06:26 WIB
IHSG Ambruk, Sucor Sekuritas Ajak Investor Borong Saham Berkualitas Saat Diskon
IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG turun 1,28%, investor diajak manfaatkan momentum koreksi.
  • Valuasi IHSG disebut sudah setara level krisis COVID-19.
  • RATU tuntaskan akuisisi US$141 juta, agresif ekspansi aset migas.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan di tengah tekanan pasar yang belum mereda. Pada perdagangan Senin (29/6/2026), IHSG ditutup melemah 1,28% ke level 5.820 setelah sebelumnya sempat menguat hingga menyentuh level tertinggi harian 5.942.

Pelemahan tersebut memperpanjang tren koreksi dalam beberapa hari terakhir seiring masih kuatnya sentimen global yang membayangi pasar keuangan. Aksi jual mendominasi sebagian besar saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Di tengah kondisi tersebut, PT Sucor Sekuritas justru melihat koreksi pasar sebagai momentum untuk memperkuat edukasi investor. Melalui program S-Talks yang digelar bersama komunitas Belimbing Stocks di Jakarta, perusahaan mengajak investor lebih fokus pada analisis fundamental dibanding terpancing gejolak pasar jangka pendek.

Kegiatan tersebut menghadirkan kelas fundamental, paparan mengenai kondisi pasar terkini dari tim Sucor Sekuritas, hingga presentasi langsung dari manajemen PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU). Dalam sesi itu, investor diajak memahami cara membaca laporan keuangan emiten, prospek bisnis, hingga strategi ekspansi perusahaan.

CEO Komunitas Belimbing Stocks William Setiawan mengatakan situasi pasar yang sedang berfluktuasi justru menjadi waktu yang tepat bagi investor untuk memperkuat pemahaman mengenai fundamental perusahaan.

"Di tengah kondisi pasar yang sedang berfluktuasi, sesi seperti ini menjadi sangat relevan. Memahami bisnis secara fundamental adalah kunci agar investor tidak mudah terbawa sentimen pasar jangka pendek," ujarnya.

William menilai IHSG saat ini sedang bergerak di fase konsolidasi pada area support 5.700-6.000. Menurutnya, tekanan jual mulai berkurang yang tercermin dari volume transaksi harian yang semakin menyusut.

Ia bahkan menyebut valuasi pasar saham Indonesia kini telah kembali ke level yang pernah terjadi saat krisis pandemi COVID-19. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang bagi investor jangka panjang untuk mulai mengoleksi saham-saham berkualitas.

"Valuasi indeks kita saat ini sudah berada di level krisis COVID. Bahkan di beberapa emiten unggulan, valuasinya sudah di bawah level krisis terakhir. Ditambah ada beberapa IPO yang cukup menarik seperti JELI dan PRDL, ini justru bisa menjadi momentum yang baik bagi investor yang berani masuk dengan perspektif jangka panjang," katanya.

baca juga

Dalam kesempatan yang sama, manajemen RATU memaparkan perkembangan ekspansi bisnis perseroan. Perusahaan baru saja menyelesaikan akuisisi participating interest (PI) sebesar 20% di Madura Strait PSC yang dioperasikan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).

Nilai transaksi tersebut mencapai US$ 141,21 juta yang dilakukan melalui anak usaha PT Raharja Energi Madura (REM). Dengan rampungnya transaksi tersebut, seluruh manfaat ekonomi dari kepemilikan 20% di HCML sejak 1 Januari 2026 akan masuk ke laporan keuangan konsolidasian RATU mulai kuartal II-2026.

Dari sisi kinerja, RATU membukukan pendapatan sebesar US$ 10,86 juta pada kuartal I-2026 atau turun 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih juga terkoreksi 20% menjadi US$ 4,78 juta akibat volume lifting yang lebih rendah serta meningkatnya biaya keuangan setelah penerbitan obligasi Rp800 miliar.

Meski demikian, perseroan masih mampu menjaga efisiensi operasional. Adjusted EBITDA tercatat sebesar US$ 7,53 juta, sementara total aset melonjak menjadi US$ 130,2 juta dari sebelumnya US$ 76 juta pada akhir 2025 seiring agresifnya ekspansi portofolio.

Sejak melantai di BEI pada Januari 2025, RATU terus mencatatkan berbagai pencapaian. Emiten energi tersebut berhasil masuk MSCI Small Cap Index dan IDX80, memperoleh peringkat idA dari Pefindo, menerbitkan obligasi Rp800 miliar, membagikan dividen tunai Rp45 per saham, serta menyelesaikan sejumlah akuisisi aset migas.

Sucor Sekuritas menilai kolaborasi dengan komunitas investor dan emiten menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem investasi yang lebih sehat dan berbasis analisis fundamental. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu investor mengambil keputusan secara rasional di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:08 WIB

IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini

IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:01 WIB

IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang

IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:38 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×