Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini
Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 mengalami defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS akibat pelebaran defisit sektor migas.
  • Sektor nonmigas tetap mencatat surplus 2,15 miliar dolar AS didorong kuatnya ekspor komoditas sumber daya alam nasional.
  • Bank Indonesia memperkuat koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan perdagangan global tersebut.

Suara.com - Neraca perdagangan Indonesia Mei 2026 mencatat defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS. Hal ini disebabkan oleh pelebaran defisit sektor minyak dan gas (migas) di tengah kinerja ekspor nonmigas yang masih mampu mencetak surplus. 

Meski demikian, Bank Indonesia (BI) menilai kondisi eksternal Indonesia tetap terjaga dengan dukungan surplus perdagangan nonmigas dan sinergi kebijakan yang terus diperkuat bersama pemerintah.

Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny, mengatakan Bank Indonesia terus mencermati perkembangan sektor eksternal dan berkomitmen menjaga stabilitas perekonomian nasional melalui penguatan bauran kebijakan.

"Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna makin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," ujar Ramdan Denny dalam siaran pers, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), defisit neraca perdagangan Indonesia Mei 2026 terjadi karena defisit neraca perdagangan migas meningkat menjadi 3,76 miliar dolar AS. 

Kondisi tersebut dipicu oleh penurunan ekspor migas yang lebih besar dibandingkan penurunan impor migas selama periode tersebut.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI. [Suara.com/Rina]

Di sisi lain, neraca perdagangan nonmigas masih membukukan surplus sebesar 2,15 miliar dolar AS.

Surplus tersebut ditopang oleh kinerja ekspor nonmigas yang tetap kuat hingga mencapai 22,44 miliar dolar AS.

Ekspor nonmigas Indonesia masih didukung oleh komoditas berbasis sumber daya alam, terutama bahan bakar mineral serta nikel dan barang turunannya. 

baca juga

Berdasarkan negara tujuan ekspor, Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi pasar utama bagi produk nonmigas Indonesia.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia selama periode Januari hingga Mei 2026 masih mencatat surplus sebesar 4,03 miliar dolar AS, menunjukkan kinerja sektor eksternal yang masih relatif solid meskipun terjadi tekanan pada perdagangan migas.

Ke depan, Bank Indonesia memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan berbagai otoritas terkait untuk menjaga ketahanan eksternal Indonesia, meningkatkan stabilitas makroekonomi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kinerja neraca perdagangan Indonesia di tengah dinamika perekonomian global dan tantangan perdagangan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:40 WIB

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:47 WIB

BI Bongkar Jamu Kuat yang Bikin Rupiah Perkasa, Bisa Jadi Daya Tarik Investor?

BI Bongkar Jamu Kuat yang Bikin Rupiah Perkasa, Bisa Jadi Daya Tarik Investor?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 08:13 WIB

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

Terkini

Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur

Dirut Pos Indonesia Daud Joseph Secara Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:06 WIB

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:29 WIB

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:44 WIB

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:22 WIB

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

×