- PT Pertamina tidak mengubah harga BBM Pertamax dan Pertamax Green per 1 Juli mengikuti aturan Kepmen ESDM.
- Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan prosedur perhitungan harga minyak dunia serta menjaga daya beli masyarakat Indonesia.
- Berbeda dengan Pertamax, produk BBM non-subsidi lainnya seperti Pertamax Turbo dan Dexlite mengalami penurunan harga resmi.
Suara.com - PT Pertamina (Persero) buka suara soal harga BBM non-subsidi Pertamax (RON 2) dan Pertamax Green yang tidak mengalami penurunan harga per tanggal 1 Juli lalu.
Kebijakan ini berbeda dengan jenis BBM non-subsidi lainnya, seperti Pertamax Turbo hingga Dexlite, yang justru mengalami penurunan harga.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menjelaskan, perusahaan melakukan penyesuaian harga mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.
"Seperti yang kita dapatkan di dalam peraturan mengenai pola perhitungan BBM. Kami mengikuti prosedur tersebut. Apa yang terjadi kemarin 1 Juli adalah berdasarkan aturan, ketentuan, dan juga harga minyak dunia tentunya," kata Baron di Jakarta pada Kamis (2/7/2026).
![Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/08/66822-bbm-kenaikan-harga-bbm-spbu-pertamina-ilustrasi-bbm-ilustrasi-spbu-ilustrasi-pertalite.jpg)
Ia menyampaikan bahwa dalam menetapkan harga BBM non subsidi, Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat.
"Apa yang terjadi kemarin 1 Juli adalah berdasarkan aturan, ketentuan dan juga harga minyak kerja tentunya. Komponen dari kemampuan atau daya beli masyarakat tetap menjadi salah satu pertimbangan kami dalam menetapkan harga," jelasnya.
Sebagaimana diketahui per 1 Juli, PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi dan Avtur.
Sejumlah produk mengalami penurunan harga, seperti Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 per liter menjadi Rp19.300, Pertamina Dex menjadi Rp 21.150 per liter dari sebelumnya Rp24.800.
Kemudian Pertamina Dex turun dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter, serta Dexlite dari Rp23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter.
Namun untuk produk Pertamax (RON 92) tetap di harga Rp16.250 per liter, dan juga Pertamax Green 95 tetap di harga Rp17.000 per liter.