Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 Juli 2026 | 08:44 WIB
SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026
Penjualan SIG naik 4,4% menjadi 15,09 juta ton hingga Mei 2026. Foto ist.
baca 10 detik
  • Penjualan SIG naik 4,4% menjadi 15,09 juta ton hingga Mei 2026.

  • Penjualan domestik melonjak 9,6%, didorong semen kantong yang tumbuh 11,9%.

  • SIG bidik ekspor 450 ribu ton semen khusus ke Amerika Serikat sepanjang 2026.

Suara.com - Kinerja PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mulai menunjukkan hasil nyata. Di tengah persaingan industri semen yang masih ketat, emiten bersandi SMGR tersebut berhasil membukukan pertumbuhan volume penjualan sebesar 4,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) sepanjang Januari hingga Mei 2026.

SIG mencatat volume penjualan mencapai 15,09 juta ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 14,46 juta ton. Kinerja tersebut menjadi sinyal bahwa strategi transformasi yang dijalankan perusahaan mampu menjaga daya saing sekaligus memperkuat posisi SIG di pasar domestik maupun internasional.

Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah melalui Badan Pengelola (BP) BUMN dan Danantara yang mendorong transformasi BUMN berjalan lebih terukur, transparan, dan berorientasi pada penciptaan nilai.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan pertumbuhan penjualan terutama ditopang oleh peningkatan penjualan di pasar domestik yang naik 9,6% secara tahunan, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen semen kantong yang melonjak 11,9%.

"Strategi pengelolaan pasar mikro menjadi kunci sukses SIG menjaga momentum pertumbuhan berlanjut hingga Mei 2026, sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri," ujar Vita dalam keterangannya.

Menurutnya, pendekatan berbasis pasar mikro memungkinkan SIG lebih adaptif dalam membaca kebutuhan konsumen di setiap wilayah sehingga distribusi produk menjadi lebih efektif dan mampu mempertahankan pangsa pasar.

Tidak hanya memperkuat bisnis di dalam negeri, SIG juga semakin agresif memperluas pasar ekspor sebagai bagian dari strategi meningkatkan utilisasi pabrik sekaligus memperbesar kontribusi produk bernilai tambah.

Langkah tersebut ditandai dengan realisasi ekspor semen tipe khusus ke Amerika Serikat setelah fasilitas ekspor di Tuban, Jawa Timur, resmi beroperasi. Melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, SIG telah mengirimkan 97.500 metrik ton (MT) semen tipe khusus ke pasar Amerika.

Ekspor tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis antara PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan Taiheiyo Cement Corporation, salah satu produsen semen terbesar di Jepang.

baca juga

Melalui kolaborasi tersebut, SIG menargetkan total ekspor mencapai 450 ribu metrik ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap sepanjang 2026.

Ekspansi pasar internasional ini dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap permintaan domestik yang masih menghadapi tantangan akibat kelebihan kapasitas industri semen nasional.

Vita menegaskan transformasi bisnis yang dijalankan SIG tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional, tetapi juga diarahkan untuk membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui diversifikasi pasar, peningkatan utilisasi aset produksi, serta pengembangan produk bernilai tambah.

"Transformasi bisnis yang dijalankan oleh SIG berhasil menjaga resiliensi bisnis perusahaan di tengah tantangan industri sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. SIG senantiasa mengevaluasi dan mempertajam strategi transformasi yang dijalankan agar terus adaptif dan kompetitif di industri," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Usaha PLN Raih Kinerja Moncer 2025, Penjualan Listrik di Atas Target

Anak Usaha PLN Raih Kinerja Moncer 2025, Penjualan Listrik di Atas Target

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:31 WIB

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 15:10 WIB

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:37 WIB

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:40 WIB

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:15 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:34 WIB

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:50 WIB

×