Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Dicky Prastya

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
[Ki-ka] Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Head of Public Policy TikTok Indonesia Noudhy Valdryno, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes Niken Wastu Palupi dan Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi dalam peluncuran inisiatif TikTok bertajuk Makan dengan Makna di Jakarta pada Kamis (9/7/2026). [Dok. TikTok Indonesia]
baca 10 detik
  • TikTok mendonasikan 200 ribu Dolar AS kepada Foodbank of Indonesia untuk menyalurkan 80.000 makanan bergizi bagi masyarakat rentan.
  • TikTok meluncurkan kampanye Makan Dengan Makna guna mengedukasi masyarakat tentang pola makan sehat melalui kreativitas konten bahan pangan lokal.
  • TikTok menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai gizi seimbang serta pola hidup sehat masyarakat.

Suara.com - TikTok menggelontorkan donasi senilai 200 ribu Dolar AS atau setara Rp 3,6 miliar (kurs Rp 18.100 per Dolar AS) ke sektor pangan RI melalui organisasi nirlaba Foodbank of Indonesia.

Donasi TikTok ini ditujukan untuk membantu penyaluran lebih dari 80.000 makanan bergizi bagi masyarakat rentan di berbagai wilayah di Indonesia.

Head of Public Policy TikTok Indonesia, Noudhy Valdryno menyatakan, donasi ini merupakan bagian dari kampanye Makan Dengan Makna untuk mendorong masyarakat menerapkan pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat melalui inspirasi dari kreator, komunitas, dan kekayaan bahan pangan lokal.

"Melalui Makan Dengan Makna, kami ingin memanfaatkan kekuatan penemuan (discovery) di TikTok untuk membantu masyarakat menemukan inspirasi hidup sehat yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," katanya, dikutip dari siaran pers, Kamis (9/7/2026).

Sebagai bagian dari kampanye Makan Dengan Makna, TikTok juga memperkenalkan kampanye Makan Lokal dengan menggandeng kreator untuk menghadirkan sesi LIVE memasak yang mengangkat kekayaan bahan pangan lokal.

Lewat kampanye ini, TikTok mengajak masyarakat untuk menemukan inspirasi bahwa pola makan sehat dapat dimulai dari menu sederhana dan bahan pangan lokal yang mudah dijangkau dan dekat dengan keseharian mereka.

Peluncuran inisiatif ini dilatarbelakangi oleh tingginya minat masyarakat terhadap konten makanan dan gaya hidup sehat di TikTok. Hingga saat ini, jutaan unggahan telah dibagikan melalui tagar populer seperti #KulinerIndonesia, #HidupSehat, #MakananSehat, dan #CemilanSehat.

Ini mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat untuk menemukan inspirasi resep, ide memasak, hingga berbagai cara sederhana untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat melalui konten para kreator di TikTok.

Dengan besarnya potensi yang ada, TikTok memperkuat inisiatif Makan dengan Makna dengan menandatangani Memorandum Saling Pengertian dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperkuat upaya edukasi mengenai program prioritas, antara lain gizi seimbang dan pola hidup sehat.

baca juga

Kolaborasi ini relevan karena Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan sekitar 96,7 persen masyarakat Indonesia berusia di atas lima tahun masih belum memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur harian.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa penyakit dengan tingkat kematian tertinggi di Indonesia seperti stroke, jantung, kanker, dan ginjal, sangat dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, terutama pola konsumsi dan aktivitas fisik sehari-hari.

Melihat besarnya pengaruh media sosial, Menkes Budi secara khusus mengajak para kreator konten di TikTok untuk mengambil peran aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pola makan sehat.

"Mari kita ubah stigma masyarakat untuk membuat pola makan sehat ini menjadi sebuah tren yang memicu FOMO (Fear of Missing Out). Jangan sampai tren makanan yang tidak sehat justru diadopsi secara luas karena dampaknya buruk bagi kesehatan masyarakat di usia produktif," tegas Menkes BGS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Sisi Gelap Kreator AI di TikTok: Ancaman bagi Perempuan Nyata

Sisi Gelap Kreator AI di TikTok: Ancaman bagi Perempuan Nyata

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:00 WIB

Indonesia Dorong Pangan Halal, Target Tembus Pasar 1,3 Miliar Penduduk Dunia

Indonesia Dorong Pangan Halal, Target Tembus Pasar 1,3 Miliar Penduduk Dunia

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:00 WIB

Menggugat Filter Dysmorphia TikTok dan Instagram yang Merampas Percaya Diri

Menggugat Filter Dysmorphia TikTok dan Instagram yang Merampas Percaya Diri

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:15 WIB

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg

Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg

Foto | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:55 WIB

×