Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

M Nurhadi

Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
ARSIP. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG di BEI ditutup menguat tipis 0,11 persen ke level 5.930,84 pada perdagangan sesi pertama, Senin (13/7/2026).
  • Penguatan IHSG didorong oleh sektor konsumer siklikal dan material dasar di tengah volatilitas pasar yang cukup tinggi.
  • Performa indeks tertekan akibat pelemahan saham berkapitalisasi besar seperti BBCA serta depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertekan pada penutupan perdagangan Sesi 1, Senin (13/7/2026).

Indeks domestik tercatat terapresiasi tipis sebesar 6,48 poin atau menguat 0,11 persen ke level 5,930,84. Pergerakan indeks pada paruh pertama hari ini diwarnai volatilitas yang cukup tinggi, di mana IHSG dibuka pada level 5.934,72, sempat menyentuh posisi tertinggi di 5.974,65, namun juga sempat tertekan hingga level terendah di 5.898,15.

Aktivitas transaksi di lantai bursa terhitung cukup ramai dengan total volume perdagangan mencapai 14,80 miliar lembar saham, yang terdiri dari 13,69 miliar saham di pasar reguler dan 1,08 miliar saham di pasar negosiasi.

Akumulasi nilai transaksi pada sesi pertama ini menembus Rp6,01 triliun, dengan rincian pasar reguler menyumbang Rp5,05 triliun dan pasar negosiasi mencatatkan Rp959,79 miliar.

Meski indeks utama berhasil parkir di zona hijau, performa saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 justru menunjukkan arah sebaliknya. Indeks LQ45 terpantau melemah tipis 0,41 poin atau terkoreksi 0,07 persen ke level 588,85.

Tekanan pada saham-saham likuid ini tidak lepas dari aksi ambil untung investor pada saham perbankan berbobot besar, terutama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang merosot 1,62 persen ke harga Rp6.075 per lembar saham pada akhir sesi pertama. BBCA sekaligus menempati posisi teratas dalam daftar saham pemberat indeks (top lagging movers).

Pelemahan sejumlah saham blue chip ini juga terjadi di tengah tekanan makroekonomi domestik yang cukup menantang. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD-IDR) terpantau melemah hingga menyentuh level Rp18.130.

Di sisi lain, harga minyak mentah global jenis Brent bertengger di level USD79,26 per barel, yang memberikan sentimen campuran bagi emiten komoditas dan energi di dalam negeri. Selain BBCA, saham penahan laju IHSG lainnya adalah CASA yang anjlok 5,00 persen, disusul ASII melemah 0,83 persen, ANTM turun 1,72 persen, dan IMPC terkoreksi 1,76 persen.

Sinyal positif pergerakan IHSG pada sesi pertama ini ditopang kuat oleh kebangkitan sektor konsumer siklikal (IDXCYC) yang melonjak 1,47 persen ke level 895,63.

baca juga

Saham PT Vektor Mobiliti Indonesia Tbk (VKTR) menjadi primadona dengan melejit 24,04 persen ke level Rp645 dan bertindak sebagai pendorong utama indeks (top leading movers). Lonjakan ini juga diikuti oleh saham PT RANS Entertainment Tbk (RANS) yang menguat 4,39 persen ke harga Rp238.

Saham RANS bahkan mendominasi pasar dengan menjadi saham yang paling aktif ditransaksikan, baik dari sisi nilai perdagangan maupun volume perdagangan pada sesi 1. Selain itu, saham ritel dan otomotif seperti AUTO tumbuh 1,23 persen, MAPA naik 0,84 persen, dan NATO terangkat 0,83 persen.

Sektor material dasar (IDXBASIC) ikut menyumbang energi positif dengan penguatan 0,56 persen ke level 1.519,90. Penguatan di sektor ini dimotori oleh saham emiten terafiliasi konglomerasi Barito, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 3,40 persen ke posisi Rp1.675, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang menanjak 2,97 persen ke level Rp520.

Emiten tambang emas dan tembaga lainnya seperti EMAS terangkat 1,35 persen, AMMN naik 0,85 persen, dan MDKA menguat 0,78 persen.

Tidak ketinggalan, sektor energi (IDXENER) juga merespons positif kenaikan harga minyak Brent dengan tumbuh 0,25 persen ke level 2.737,80.

Saham-saham yang memimpin penguatan di sektor ini antara lain RMKE yang melesat 5,21 persen, ENRG melaju 5,00 persen, PGAS naik 2,39 persen, CUAN menguat 0,81 persen, dan raksasa batu bara BYAN naik tipis 0,67 persen.

Deretan Saham Pencetak Keuntungan dan Kerugian Tertinggi

Berdasarkan data perdagangan yang dirilis oleh BNI Sekuritas, sejumlah saham lapis ketiga berhasil mencatatkan lonjakan harga yang signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers pada jeda siang ini. Posisi pertama ditempati oleh BKDP yang meroket 33,01 persen ke level Rp137.

Diikuti oleh TAMA yang melonjak 27,10 persen ke Rp197, PRDL yang melesat 24,77 persen ke level Rp272, serta ATAP yang menguat 24,44 persen ke posisi Rp555.

Sebaliknya, kelompok saham yang mengalami koreksi paling dalam (top losers) pada perdagangan sesi pertama ini dipimpin oleh JELI yang ambles 14,72 persen ke harga Rp1,275.

Tren penurunan tajam ini juga dialami oleh saham RBMS yang jatuh 10,61 persen ke level Rp59, SOSS merosot 9,95 persen ke Rp995, SINI turun 9,81 persen ke Rp7.125, dan VISi yang melemah 7,73 persen ke level Rp895.

Disclaimer: Perkembangan instrumen pasar modal dan harga saham bersifat sangat dinamis serta fluktuatif dari waktu ke waktu. Artikel ini ditulis berdasarkan rangkuman data perdagangan resmi harian dan ditujukan sebagai media informasi serta edukasi publik, bukan merupakan bentuk rekomendasi, arahan hukum, atau ajakan mutlak untuk melakukan transaksi beli maupun jual terhadap aset investasi pribadi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

Terkini

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:37 WIB

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

×