Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:56 WIB
TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator
Ilustrasi TikTok (Unsplash)
baca 10 detik
  • TikTok investasi Rp65 miliar untuk tingkatkan literasi AI global.
  • Lebih dari 86 juta akun palsu berhasil dihapus pada kuartal I.
  • TikTok telah melabeli lebih dari 3 miliar video berbasis AI.

Suara.com - TikTok memperkuat investasinya dalam pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan fokus pada peningkatan literasi digital, pemberantasan konten spam berbasis AI, serta memperluas transparansi penggunaan teknologi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ekosistem kreator sekaligus meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap platform.

Perusahaan menilai AI memiliki potensi besar dalam mendorong kreativitas, membantu pengguna menemukan minat baru, hingga menciptakan pengalaman digital yang lebih aman. Namun, pemanfaatannya harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab agar tidak disalahgunakan.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, TikTok mengumumkan sejumlah inisiatif baru. Mulai dari memperluas materi edukasi AI, meningkatkan sistem deteksi akun penyebar spam berbasis AI, hingga memperkuat kolaborasi dengan organisasi internasional yang fokus pada transparansi konten digital.

Salah satu investasi terbesar dilakukan melalui program literasi AI. TikTok telah mengalokasikan lebih dari US$4 juta atau sekitar Rp65 miliar (asumsi kurs Rp16.300 per dolar AS) untuk mendukung organisasi dan pakar yang mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan AI secara bertanggung jawab.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai organisasi seperti NoFiltr dan Raspberry Pi Foundation dalam memproduksi konten edukasi di TikTok. Sejak program tersebut diluncurkan pada November 2025, konten-konten literasi AI telah mencatatkan lebih dari 200 juta tayangan di platform.

Selain itu, TikTok juga menggandeng mitra industri seperti National Association for Media Literacy Education (NAMLE) dan pakar AI Henry Ajder guna menyusun panduan penggunaan AI yang aman. Perusahaan turut menghadirkan pusat edukasi baru di dalam aplikasi agar pengguna lebih mudah mengenali konten hasil rekayasa AI.

Di sisi lain, TikTok mengakui perkembangan AI juga memunculkan tantangan baru berupa maraknya konten spam yang diproduksi secara massal sehingga berpotensi menggeser karya orisinal para kreator.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, perusahaan akan menguji sistem deteksi terbaru dalam beberapa pekan mendatang. Sistem ini dirancang untuk mengidentifikasi akun yang menyebarkan spam berbasis AI, terutama pada topik-topik sensitif seperti politik, peristiwa terkini, investasi dan keuangan, hingga kesehatan.

TikTok mengungkapkan bahwa pada kuartal pertama tahun ini pihaknya telah menghapus lebih dari 86 juta akun palsu sebagai bagian dari upaya menjaga integritas platform.

baca juga

TikTok juga memperluas komitmennya terhadap transparansi penggunaan AI dengan bergabung sebagai anggota Dewan Pembina Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA), organisasi internasional yang mengembangkan standar identifikasi konten digital berbasis AI.

Perusahaan menjadi salah satu platform video pertama yang menerapkan teknologi Content Credentials milik C2PA untuk membantu pengguna mengetahui apakah suatu konten dibuat atau diedit menggunakan AI.

Hingga kini, TikTok telah memberikan label pada lebih dari 3 miliar video melalui kombinasi teknologi Content Credentials, fitur pelabelan kreator, serta teknologi invisible watermarking atau tanda air digital yang tidak terlihat.

Ke depan, TikTok juga akan terus mengembangkan berbagai fitur AI kreatif seperti Smart Split, AI Outline, hingga menguji fitur Manage Topics yang memungkinkan pengguna mengatur seberapa banyak konten AI yang ingin ditampilkan di beranda mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Hati-hati! Samsung Ancam Hapus Data Kesehatan Anda Jika Menolak Pelatihan AI

Hati-hati! Samsung Ancam Hapus Data Kesehatan Anda Jika Menolak Pelatihan AI

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 15:09 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:49 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

×