Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance

Dythia Novianty

Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:24 WIB
Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Menteri Perdagangan China di Shanghai untuk memperkuat kemitraan investasi strategis dan kawasan industri.
  • Pemerintah Indonesia membahas pengembangan teknologi kecerdasan buatan, komputasi awan, dan digitalisasi UMKM bersama perusahaan raksasa Huawei serta ByteDance.
  • Penguatan kolaborasi teknologi ini bertujuan mempercepat transformasi digital nasional, meningkatkan daya saing industri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi baru.

Suara.com - Di tengah persaingan global dalam memperebutkan investasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI), Indonesia bergerak memperkuat kemitraan strategis dengan China.

Pemerintah tidak hanya membahas peningkatan investasi manufaktur, tetapi juga mempercepat kolaborasi di bidang AI, cloud computing, pusat data, hingga digitalisasi UMKM sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan, pertemuannya dengan Menteri Perdagangan China, Wang Wentao, di Shanghai membahas implementasi sejumlah kerja sama strategis yang telah disepakati kedua negara, termasuk pengembangan kawasan industri Two Countries Twin Parks.

"Pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Wang Wentao adalah kami membahas MoU yang sudah ditandatangani antara Kementerian Perdagangan dan Kemenko Perekonomian, salah satunya soal two countries twin park," kata Airlangga dilansir dari laman Antara, Sabtu (18/7/2026).

Salah satu pembahasan penting adalah penguatan kawasan industri di Batam. Menurut Airlangga, sejumlah perusahaan asal China yang beroperasi di luar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menginginkan fasilitas yang setara agar ekspansi investasi dapat berjalan lebih cepat.

"Misalnya soal perkembangan kawasan industri di Batam bisa ditingkatkan karena memang ada beberapa tantangan perusahaan-perusahaan China yang beroperasi di luar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga ingin mendapat fasilitas minimal setara dengan di KEK dan kami membahas MoU yang ditandatangani beberapa waktu lalu yang investasinya 2,5 miliar dolar AS," ujarnya.

Selain investasi industri, kedua negara juga mengevaluasi kerja sama perdagangan dan ekonomi digital yang dinilai semakin strategis di tengah transformasi teknologi global.

China masih menjadi mitra dagang terbesar Indonesia. Pada 2025, nilai perdagangan bilateral mencapai 167,48 miliar dolar AS, sementara jika digabungkan dengan Hong Kong nilainya mencapai sekitar 173 miliar dolar AS.

Di sektor investasi, posisi China juga semakin dominan. Investasi langsung dari China mencapai 7,58 miliar dolar AS, sedangkan Hong Kong menyumbang 10,1 miliar dolar AS.

baca juga

Total investasi keduanya sekitar 18 miliar dolar AS sepanjang 2025, menjadikan China dan Hong Kong sebagai sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia.

AI Jadi Agenda Utama Kerja Sama

Tak hanya bertemu dengan pemerintah China, Airlangga juga melakukan pembicaraan terpisah dengan dua raksasa teknologi dunia, Huawei dan ByteDance.

Dalam pertemuan bersama Huawei, pemerintah menawarkan kerja sama yang lebih luas mencakup pembangunan infrastruktur AI dan cloud, pengembangan talenta digital, penguatan keamanan siber, digitalisasi layanan pemerintah, hingga penerapan teknologi energi hijau pada pusat data.

"Setelah Indonesia secara resmi menjadi salah satu negara pendiri WAICO, kami ingin memastikan adanya lompatan nyata dalam kerja sama teknologi. Huawei adalah mitra strategis yang potensial untuk mendukung transformasi digital nasional dengan kapabilitasnya di bidang AI, infrastruktur telekomunikasi dan komputasi awan," kata Airlangga.

Sementara itu, kepada ByteDance, pemerintah mengapresiasi investasi perusahaan tersebut melalui TikTok Shop dan Tokopedia yang dinilai telah memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.

Namun pemerintah juga mendorong kolaborasi yang lebih jauh, tidak hanya di sektor perdagangan digital, tetapi juga pengembangan teknologi AI generatif, machine learning, hingga Large Language Models (LLM).

Ilustrasi Bytedance. [Greg Baker/AFP]
Ilustrasi Bytedance. [Greg Baker/AFP]

"Pemerintah Indonesia mengapresiasi kepercayaan ByteDance yang terus memperkuat investasinya di Indonesia. Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi jutaan pelaku UMKM untuk berkembang melalui platform digital dan perdagangan lintas batas," ujar Airlangga.

Ia bahkan mengundang ByteDance untuk membangun pusat riset AI di Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem teknologi nasional.

"Indonesia memiliki pasar digital yang besar, talenta digital yang terus berkembang, serta komitmen kuat dalam membangun ekosistem AI yang inklusif. Kami mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi peluang pembentukan pusat riset AI, pengembangan talenta digital, serta kolaborasi inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara," tambahnya.

AI Dinilai Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi

Langkah pemerintah mempererat hubungan dengan Huawei dan ByteDance menunjukkan arah baru diplomasi ekonomi Indonesia. Fokus kerja sama kini tidak lagi sebatas perdagangan dan manufaktur, tetapi mulai bergeser ke sektor bernilai tambah tinggi seperti kecerdasan buatan, komputasi awan, pusat data, dan pengembangan talenta digital.

Kemitraan tersebut diharapkan mampu mempercepat transfer teknologi, memperkuat daya saing industri nasional, mengurangi kesenjangan teknologi global (bridging the AI divide), sekaligus membuka peluang investasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:16 WIB

Komut BCA Dorong Investasi Emas Digital, Tekankan Pentingnya Diversifikasi Aset

Komut BCA Dorong Investasi Emas Digital, Tekankan Pentingnya Diversifikasi Aset

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:11 WIB

Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025

Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB

Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari

Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:22 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:02 WIB

Terkini

Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance

Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:24 WIB

Terungkap Kronologi Direktur Keuangan yang Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis

Terungkap Kronologi Direktur Keuangan yang Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:22 WIB

Wamensos Bawa Pesan Presiden ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Kota Semarang

Wamensos Bawa Pesan Presiden ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Kota Semarang

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:21 WIB

Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar

Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:17 WIB

Kemenhub Percepat Dekarbonisasi, LINTAS Jadi Ruang Diskusi Transportasi Berkelanjutan

Kemenhub Percepat Dekarbonisasi, LINTAS Jadi Ruang Diskusi Transportasi Berkelanjutan

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:16 WIB

Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:15 WIB

Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:11 WIB

Bye Kemerahan dan Kulit Kering! 4 Serum Probiotic Kunci Skin Barrier Sehat

Bye Kemerahan dan Kulit Kering! 4 Serum Probiotic Kunci Skin Barrier Sehat

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:05 WIB

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:53 WIB

Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:49 WIB

×