Kopdes Merah Putih Diklaim Bisa Pangkas Rantai Pasok, Petani Berpeluang Nikmati Rp263 Triliun

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 28 Juli 2026 | 13:34 WIB
Kopdes Merah Putih Diklaim Bisa Pangkas Rantai Pasok, Petani Berpeluang Nikmati Rp263 Triliun
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman (tengah) usai rapat koordinasi Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Selasa (28/7/2026). [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Pemerintah menargetkan Koperasi Desa Merah Putih memangkas rantai pasok pangan dari delapan menjadi tiga tahap demi kesejahteraan petani.
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan langkah ini mengalihkan potensi keuntungan tengkulak sebesar Rp263 triliun kepada petani dan masyarakat.
  • Koperasi desa di Jakarta pada Selasa (28/7/2026) tersebut juga berfungsi sebagai penyalur pupuk subsidi, penampung gabah, dan offtaker komoditas hortikultura.

Suara.com - Pemerintah menargetkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi instrumen untuk memangkas rantai distribusi pangan yang selama ini dinilai terlalu panjang. Dengan skema tersebut, keuntungan yang selama ini banyak dinikmati para tengkulak diharapkan beralih ke petani dan masyarakat.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan, fungsi utama Kopdes di sektor pertanian adalah mempersingkat rantai pasok dari delapan mata rantai menjadi hanya tiga, yakni petani, koperasi, dan konsumen.

"Ini koperasi sebenarnya kalau sektor pertanian, ini adalah fungsi utamanya memotong supply chain, rantai pasok. Itu dari delapan menjadi tiga. Jadi dari delapan rangkaian menjadi tiga. Tiga itu dari petani ke koperasi, koperasi ke masyarakat," kata Amran usai rapat koordinasi Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurut Amran, hasil perhitungan pemerintah menunjukkan keuntungan yang selama ini diperoleh para perantara dari sembilan komoditas pangan mencapai Rp313 triliun.

Ia menilai, apabila koperasi hanya mengambil porsi keuntungan sekitar Rp50 triliun, maka masih ada sekitar Rp263 triliun yang dapat kembali dinikmati petani melalui kenaikan harga jual hasil panen maupun masyarakat lewat peningkatan daya beli.

"Nah, kami pernah hitung sembilan komoditas itu nilainya untuk middleman dia dapatkan keuntungan Rp313 triliun. Nah, katakanlah koperasi dapat Rp50 triliun saja. Artinya apa? Ada Rp263 triliun itu bisa dinikmati petani, harga komoditas bisa naik, kemudian konsumen yang daya belinya naik, konsumen yang biasanya beli 1 kg bisa menjadi 1,5 kg," ujarnya.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman (tengah) usai rapat koordinasi Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Selasa (28/7/2026). [Suara.com/Fakhri]
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman (tengah) usai rapat koordinasi Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Selasa (28/7/2026). [Suara.com/Fakhri]

Selain memangkas rantai distribusi, Kopdes juga disiapkan menjadi titik distribusi pupuk bersubsidi agar petani tidak lagi harus mengambil pupuk ke lokasi yang jauh.

Tak hanya itu, koperasi akan menjadi tempat petani menjual gabah sebelum diteruskan ke Bulog. Menurut Amran, selama ini banyak gudang Bulog berjarak hingga sekitar 50 kilometer dari lahan pertanian sehingga menyulitkan petani.

"Nah, kalau setiap desa ada koperasi, uangnya berputar di situ. Jadi rantai pasoknya pendek, kemudian daya beli masyarakat naik, kemudian kesejahteraan petani meningkat," katanya.

baca juga

Amran menambahkan, Kopdes juga akan menjalankan fungsi sebagai offtaker berbagai komoditas hortikultura seperti cabai, tomat, dan sayuran yang kerap dibuang saat harga jatuh di daerah sentra produksi.

Melalui jaringan Agrinas Pangan, distribusi hasil panen akan diatur dari daerah yang mengalami surplus menuju wilayah yang membutuhkan sehingga disparitas harga antardaerah dapat ditekan.

"Nah, inilah fungsi Agrinas Pangan nanti meng-organize dari Sabang sampai Merauke," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melihat KDMP Tamanmartani, Potret Ideal Koperasi Desa Modern di Indonesia

Melihat KDMP Tamanmartani, Potret Ideal Koperasi Desa Modern di Indonesia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:48 WIB

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:51 WIB

Pemerintah Belum Punya Skema Jelas, Kopdes Merah Putih Picu Kekhawatiran Warung Kecil

Pemerintah Belum Punya Skema Jelas, Kopdes Merah Putih Picu Kekhawatiran Warung Kecil

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:57 WIB

Jangan Berharap Kopdes Seperti Minimarket, Tak Semua Barang Ada

Jangan Berharap Kopdes Seperti Minimarket, Tak Semua Barang Ada

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:31 WIB

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:11 WIB

Dicecar DPR Soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Menkop Tidak Tahu

Dicecar DPR Soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Menkop Tidak Tahu

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×