Pajak Kendaraan Bekas Dihapus? Simak Fakta Aturan Balik Nama 2026

M Nurhadi

Selasa, 01 September 2026 | 12:38 WIB
Pajak Kendaraan Bekas Dihapus? Simak Fakta Aturan Balik Nama 2026
Ilustrasi BPKB
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia secara nasional memberlakukan aturan penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor kedua atau BBNKB II.
  • Kebijakan berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2022 ini membebaskan biaya balik nama sebesar satu persen bagi pembeli kendaraan bekas.
  • Pemilik baru kendaraan bekas tetap harus membayar PNBP dokumen baru, pajak tahunan, serta biaya mutasi jika diperlukan.

Suara.com - Bagi Anda yang baru saja membeli mobil atau motor seken, ada kabar gembira terkait pengurusan dokumen kepemilikannya. Saat ini, pemerintah telah meringankan beban masyarakat dengan membebaskan salah satu komponen biaya terbesar dalam proses balik nama kendaraan.

Namun, pajak apa saja sebenarnya yang kini sudah digratiskan?

Pajak yang Dihapus: Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor II (BBNKB II)

Komponen pajak yang kini sepenuhnya digratiskan adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor untuk penyerahan kedua dan seterusnya (BBNKB II).

Kebijakan penghapusan ini berlaku secara nasional di seluruh provinsi di Indonesia. Aturan ini berpijak pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Melalui regulasi tersebut, pemerintah menetapkan bahwa pungutan bea balik nama hanya sah dikenakan pada penyerahan pertama, alias saat kendaraan dibeli dalam kondisi baru.

Penghapusan BBNKB II ini memberikan penghematan yang sangat lumayan bagi masyarakat. Sebelumnya, pembeli kendaraan bekas dibebankan pajak balik nama sebesar 1 persen dari harga jual kendaraan.

Sebagai ilustrasi, jika Anda meminang mobil bekas seharga Rp200 juta, Anda kini bisa berhemat hingga Rp2 juta karena tak perlu lagi membayar BBNKB II.

Biaya yang Masih Harus Dibayar

baca juga

Meski BBNKB II sudah nol rupiah, perlu dicatat bahwa proses pergantian data kepemilikan tidak lantas gratis sepenuhnya. Pemilik baru tetap diwajibkan membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk pencetakan dokumen baru, serta melunasi kewajiban pajak tahunan.

Berikut adalah rincian biaya yang tetap harus disiapkan saat mengurus balik nama:

  1. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Anda tetap wajib membayar pajak tahunan pokok (berikut opsennya) untuk tahun berjalan. Jika kendaraan bekas tersebut memiliki riwayat tunggakan pajak atau denda, seluruhnya wajib dilunasi terlebih dahulu.
  2. Sumbangan Wajib (SWDKLLJ): Iuran wajib Jasa Raharja ini tetap dikenakan dengan tarif Rp143.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp35.000 untuk roda dua.
  3. Penerbitan STNK Baru: Dikenakan biaya sebesar Rp200.000 untuk mobil dan Rp100.000 untuk sepeda motor.
  4. Penerbitan Pelat Nomor (TNKB): Biaya cetak pelat baru adalah Rp100.000 untuk mobil dan Rp60.000 untuk sepeda motor.
  5. Penerbitan BPKB Baru: Dikenakan tarif Rp375.000 bagi pemilik mobil dan Rp225.000 bagi pemilik motor.
  6. Biaya Mutasi (Khusus Beda Daerah): Jika kendaraan yang dibeli berasal dari luar wilayah administrasi, ada biaya tambahan untuk cabut berkas sebesar Rp250.000 (roda empat atau lebih) dan Rp150.000 (roda dua).

Dengan dihapuskannya beban BBNKB II, biaya total balik nama kini jauh lebih bersahabat di kantong. Oleh karena itu, Korlantas Polri sangat mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pergantian nama pada dokumen kepemilikan usai membeli kendaraan bekas.

Selain menjamin legalitas kendaraan, data yang sudah atas nama sendiri akan sangat memudahkan Anda saat mengurus perpanjangan pajak (STNK) di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Purbaya Kantongi 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Kebocoran Tembus Rp 5 Triliun

Purbaya Kantongi 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Kebocoran Tembus Rp 5 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:04 WIB

Ada Perusahaan Baja Puluhan Tahun Tak Bayar Pajak, Purbaya Ungkap Pegawai DJP dan Siap Pecatin!

Ada Perusahaan Baja Puluhan Tahun Tak Bayar Pajak, Purbaya Ungkap Pegawai DJP dan Siap Pecatin!

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan

Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:47 WIB

Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara

Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Terkini

Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo

Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory

Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:02 WIB

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel

Sumbar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Protein Hewani Mahal: Ketika Negara Maritim Gagal Memenuhi Gizi Rakyatnya

Protein Hewani Mahal: Ketika Negara Maritim Gagal Memenuhi Gizi Rakyatnya

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan

Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile

Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres

Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Slang Lokal ke Tren Global: Peluang Bahasa Indonesia Kuasai Algoritma Dunia

Slang Lokal ke Tren Global: Peluang Bahasa Indonesia Kuasai Algoritma Dunia

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×