- Riset Deloitte 2025 menunjukkan generasi muda mengutamakan makna dan keseimbangan dalam membangun karier profesional.
- Novo Nordisk Indonesia meraih penghargaan Best Place to Work berkat komitmen terhadap keseimbangan dan pengembangan karyawan.
- Karyawan berkontribusi langsung pada misi penanganan obesitas dan perluasan akses perawatan diabetes.
Suara.com - Dinamika dunia kerja saat ini berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Tantangan perusahaan kini bukan hanya tentang menarik talenta terbaik, tetapi juga membangun lingkungan kerja yang selaras dengan kebutuhan dan aspirasi para sumber daya manusia (SDM).
Bagi banyak orang, pekerjaan bukan lagi sekadar tentang membangun karier, tetapi juga kesempatan untuk belajar, memberikan dampak, dan tetap memiliki ruang bagi kehidupan di luar pekerjaan.
Riset dari Deloitte Global Gen Z & Millennial Survey 2025 menunjukkan bahwa generasi muda kini semakin mempertimbangkan money, meaning, dan well-being dalam membangun karier.
Hampir 9 dari 10 Gen Z dan milenial juga menyebut bahwa pekerjaan yang memiliki purpose menjadi salah satu faktor penting bagi kepuasan kerja dan kesejahteraan mereka.
Dari perubahan tersebut, Novo Nordisk Indonesia membangun budaya kerja yang mendorong setiap individu untuk terus berkembang, berkolaborasi, dan berkontribusi melalui pekerjaan yang bermakna tanpa mengesampingkan pentingnya ruang bagi kehidupan personal.
Komitmen untuk mendukung pertumbuhan profesional sekaligus keseimbangan hidup inilah yang mengantarkan Novo Nordisk Indonesia meraih predikat Best Place to Work selama lima tahun berturut-turut (2021–2025) dari Best Place to Work, sebuah organisasi global yang mengukur dan mengakui perusahaan berdasarkan praktik SDM dan pengalaman karyawan.

Novo Nordisk Indonesia juga kembali memperoleh penghargaan sebagai Best Place to Work for Women pada 2025 setelah sebelumnya meraihnya pada 2021.
People & Organisation Associate Director Novo Nordisk Indonesia, Adhika Widya Sena, mengatakan kalau sebagai perusahaan healthcare yang berfokus pada penanganan obesitas dan diabetes, pekerjaan yang dilakukan setiap karyawan Novo Nordisk terhubung dengan misi besar yaitu membantu jutaan masyarakat Indonesia yang hidup dengan obesitas dan diabetes, sambil berkembang dan mencapai potensi terbaiknya.
"Seiring kebutuhan pasien yang terus berkembang, kami juga perlu terus belajar dan beradaptasi untuk terus memberikan dampak," katanya, Kamis (10/9/2026).
Di Novo Nordisk Indonesia, makna dari sebuah pekerjaan tidak berhenti pada apa yang dikerjakan setiap hari. Di balik beragam peran dan keahlian, ada satu misi yang menyatukan setiap karyawan, yaitu turut membantu lebih banyak masyarakat Indonesia yang hidup dengan obesitas dan diabetes.
Mulai dari pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan pasien, hingga peran yang mendukung bisnis dari balik layar, semuanya berkontribusi pada misi yang lebih besar. Misi tersebut menjadi landasan bagi karyawan di berbagai fungsi untuk menerapkan keahlian mereka dalam pekerjaan dan berbagai inisiatif yang menjawab tantangan kesehatan nyata di Indonesia.
Kontribusi ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif bisnis, mulai dari mendorong transformasi penanganan obesitas dengan menjadi perusahaan pertama yang menghadirkan terapi GLP-1 di Indonesia, hingga mendukung pasien mengakses informasi dan bantuan medis melalui kampanye Harapan yang Meringankan dan portal NovoCare.id.
Lebih lanjut, Novo Nordisk Indonesia berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat penanganan obesitas dan diabetes secara menyeluruh mulai dari pencegahan hingga perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang belum terlayani secara optimal.
Upaya ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif dan kemitraan dengan UNICEF, Affordability Project, Changing Diabetes® in Children (CDiC), dan Cities for Better Health, serta inisiatif lainnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, karyawan turut berkontribusi dalam mendukung pencegahan obesitas dan memperluas akses terhadap perawatan diabetes, khususnya bagi komunitas rentan.
Komitmen terhadap inklusivitas juga tercermin dalam kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan diri dan memajukan karier. Per September 2026, karyawan perempuan mencakup 56% dari Management Team dan 57% dari jalur karier tingkat manajer.
Tidak hanya itu, proporsi karyawan perempuan yang dipetakan sebagai kandidat penerus yang potensial terus meningkat dari tahun ke tahun.
Lebih lanjut, pengembangan SDM di Novo Nordisk Indonesia tercermin dalam Prinsip Pengembangan Holistik 70:20:10 yang mendorong karyawan untuk mengambil tanggung jawab atas pengembangan dirinya, dengan porsi 70% melalui pengalaman langsung, 20% melalui interaksi dan pembelajaran dari rekan maupun pemimpin, serta 10% melalui program pelatihan formal.
Dengan pendekatan ini, karyawan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keahlian baru, tetapi juga didorong untuk menerapkannya dalam pekerjaan dan menciptakan perubahan yang bermakna dalam kesehariannya.
“Dunia kerja akan terus berubah, begitu pula kebutuhan pasien dan komunitas yang kami dukung. Karena itu, kami berkomitmen terus mendengarkan, belajar, dan tumbuh bersama karyawan kami," jelasnya.