Myanmar hampir saja bisa menjebol gawang Indonesia pada menit 53. Tendangan keras Myat Kaung Kanh dari luar kotak penalti masih melambung di atas mistar gawang.
Akhirnya Indonesia bisa menjebol gawang Myanmar pada menit ke-58. Berawal dari Egy Maulana Vikri yang menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Pemain Lechia Gdansk itu mengirimkan umpan mendatar ke depan gawang yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Evan Dimas Darmono. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Indonesia.
Unggul 1-0, Garuda Muda terus memberikan tekanan kepada Myanmar. Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan seakan belum puas hanya bisa membobol satu gol.
Sementara Myanmar terus mencoba menyamakan kedudukan. Mereka terus berusaha membongkar pertahanan Indonesia, meski sulit melakukannya.
Timnas Indonesia U-22 bermain lebih santai memasuki menit ke-65 setelah unggul 1-0. Egy Maulana Vikri cs terlihat lebih memilih memanfaatkan momentum pasti untuk melakukan serangan.
Egy berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit 71 dengan sundulan, setelah menerima umpan manja yang berawal dari tendangan bebas.
Namun, di menit ke-78 Myanmar berhasil memperkecil ketertinggalan. Memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh Zulfiandi, Aung Kaung Mann berhasil membobol gawang Nadeo Argawinata.
Tak butuh waktu lama, Myanmar kembali mencetak gol dan menyamakan kedudukan satu menit setelah gol pertama itu. Memanfaatkan antisipasi kurang bagus Nadeo, Win Naing Tun membuat skor menjadi 2-2.
Egy masih sempat mendapat peluang lain pada menit 84. Sayang, sang pemain gagal memanfaatkan peluang yang sangat emas tersebut.
Hingga waktu normal habis, skor 2-2 bertahan. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Babak Tambahan Waktu
Memasuki babak tambahan yang pertama, timnas Indonesia U-22 langsung memberikan tekanan. Beberapa peluang sudah segera didapat, meski tidak berbuah gol.
Akhirnya, Osvaldo Haay membuat skor menjadi 3-2 pada menit ke-101. Umpan menusuk Asnawi Mangkualam mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Osvaldo.
Setelah Indonesia unggul 3-2, Myanmar kembali berbalik memberikan tekanan. Namun, skor 3-2 bertahan hingga babak tambahan yang pertama habis.
Pada babak tambahan waktu yang kedua, timnas Indonesia U-22 masih bermain semangat dan tetap fight. Evan Dimas cs tidak mau mengulangi kesalahan seperti saat kebobolan dua gol.
Memasuki menit 110, para pemain Myanmar mulai terlihat kelelahan. Beberapa kali mereka tidak bisa menerima umpan dengan baik, sehingga memutus aliran bola.
Evan Dimas pun akhirnya berhasil mencetak gol keduanya, sekaligus membuat Indonesia unggul 4-2. Evan yang tak terkawal setelah menerima umpan, melepaskan shooting dengan mudah ke gawang Myanmar di menit 112.
Petaka lain untuk Myanmar datang pada menit 117. Itu setelah pemain mereka A.N Winn diganjar kartu merah oleh wasit.
Myanmar yang bermain dengan 10 orang pemain, membuat Indonesia kian leluasa melakukan serangan. Namun, skor 4-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Indonesia pun melaju ke final.
Susunan Pemain
Timnas Myanmar U-22 (4-4-2): Sann Sat Naing; Win Moe Kyaw, Ye Min Thu, Ye Yint Aung, Aung Wunna Soe; Hilaing Bo Bo, Lwin Moe Aung, Myat Kaung Kanth, Aung Naing Win; Htet Phyoe Wai, Nai Moe Naing. Pelatih: Emilov Popov Velizar
Timnas Indonesia U-22 (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Bagas Adi, Andi Setyo, Firza Andika; Zulfiandi, Evan Dimas; Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, Egy Maulana Vikri; Muhammad Rafli. Pelatih: Indra Sjafri
