Wayne Rooney Kecam Wacana Pemangkasan Gaji Pemain di Inggris

Rully Fauzi Suara.Com
Senin, 06 April 2020 | 18:29 WIB
Wayne Rooney Kecam Wacana Pemangkasan Gaji Pemain di Inggris
Gelandang sekaligus kapten Derby County, Wayne Rooney. [Ian Kington / AFP]

Suara.com - Legenda Manchester United yang kini bermain di Divisi Championship bersama Derby County, Wayne Rooney mengkritik pemerintah Inggris dan juga Otoritas Premier League.

Rooney melontarkan kritik keras terkait wacana pemangkasan gaji pemain yang merumput di Negeri Ratu Elizabeth, baik itu dari Premier League maupun Divisi Championhip, imbas dari off-nya kompetisi musim 2019/2020 akibat pandemi Virus Corona.

"Jika pemerintah mendekati saya untuk membantu dukungan finansial kepada para perawat atau membeli ventilator, saya akan dengan bangga melakukannya. Ya, selama saya tahu kemana uang itu akan pergi," tulis Rooney dalam kolomnya di The Sunday Times.

"Saya berada di posisi di mana saya dapat memberikan sesuatu, tentu saja. Tapi, tidak semua pesepakbola berada di posisi yang sama. Sekarang tiba-tiba profesi ini menjadi sorotan dengan tuntutan untuk melakukan pemangkasan gaji sebesar 30 persen. Mengapa pesepakbola menjadi kambing hitam? Saya merasa pesepakbola di Inggris kini disudutkan," kecam eks bintang Timnas Inggris itu.

Rencana pemangkasan gaji para pemain memang muncul setelah Operator Liga Inggris, Serikat Pesepakbola Profesional Inggris (PFA), serta Asosiasi Manajer Liga Inggris (LMA) melakukan konferensi via telepon untuk mendiskusikan hal tersebut.

Setelah konferensi tersebut, pemerintah serta Otoritas Liga Inggris pun menyerukan agar para pemain seyogyanya bersedia gaji mereka dipotong hingga 30 persen.

Sementara itu, PFA mengatakan para pemain siap berkontribusi, namun sekaligus juga mengingatkan dampak dari pemotongan gaji 30 persen tersebut adalah menurunnya pendapatan negara dari pajak.

Nah, pengurangan pendapatan tersebut selanjutnya akan berpengaruh kepada layanan medis Inggris, NHS, yang memang didanai pajak.

Rooney sendiri pun mempertanyakan kebijakan Otoritas Liga Inggris dalam melakukan dialog dengan para pemain.

Baca Juga: FIFPro: Tidak Semua Pesepakbola Layak Rasakan Pemotongan Gaji

"Menurut saya, sekarang adalah situasi no-win (bagi para pemain). Dilihat dari arah manapun, kami adalah sasaran empuk," keluh pemain berusia 34 tahun itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI