10 Fakta Menarik Jorginho, Sang Pemain Terbaik Eropa

Rully Fauzi | Suara.com

Selasa, 31 Agustus 2021 | 00:45 WIB
10 Fakta Menarik Jorginho, Sang Pemain Terbaik Eropa
Gelandang Chelsea, Jorginho. [AFP]

Suara.com - Gelandang sentral Chelsea, Jorginho telah resmi terpilih sebagai Pemain Terbaik Eropa untuk edisi 2020/2021 versi UEFA. Tak ada yang menyangka bahwa playmaker Timnas Italia itu bisa meraih gelar individual bergengsi tersebut.

Jorginho menjadi Pemain Terbaik Eropa tahun ini usai mengalahkan para pesaingnya seperti rekan setimnya di Chelsea, N'Golo Kante dan gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne.

Jorginho meraih 175 poin atau unggul tipis dari Kevin De Bruyne yang meraih 167 poin, yang disusul Kante dengan 160 poin.

Terpilihnya Jorginho sendiri dikarenakan dirinya menjadi tulang punggung keberhasilan Chelsea menjuarai Liga Champions 2020/2021 dan juga Timnas Italia dalam menjuarai Euro 2020.

Jorginho mengaku tak menyangka dengan penghargaan ini. Ia pun bersyukur bisa meraih penghargaan ini seraya memuji rekan-rekannya yang telah membantunya hingga titik ini.

“Itu (penghargaan Pemain Terbaik Eropa) sesuatu yang besar, bukan? Wow, saya tak bisa berkata-kata. Itu tak bisa dipercaya, sungguh. Saya harus mengatakan betapa bersyukurnya saya,” ujar Jorginho dikutip dari laman UEFA.

“Tak hanya untuk keluarga saya dan teman-teman, tapi juga untuk rekan-rekan saya di klub dan Italia, pelatih, fans. (Juga) untuk semua orang yang tak mempercayai saya, yang mengkritik saya, saya harus berterima kasih juga kepada mereka,” lanjut pemain berusia 29 tahun eks Napoli itu.

Terpilihnya Jorginho sendiri tak lepas dari kerja kerasnya selama bermain. Meski mendapat banyak tanggapan miring atas keberhasilannya, sang gelandang jangkar membuktikan bahwa ia pantas berada di titik ini.

Perjalanan Jorginho hingga menjadi Pemain Terbaik Eropa tak lepas dari deretan fakta yang terjadi dalam hidupnya. Berikut daftar fakta menarik Jorginho:

 1. Bukan Bernama Jorginho

Nama ‘Jorginho’ bukanlah nama asli dari pemilik nomor punggung 5 di Chelsea tersebut. Adapun nama aslinya adalah Jorge Luiz Frello.

Imbuhan ‘inho’ pada nama depannya merujuk pada bahasa Brasil yang digunakan untuk anak laki-laki seperti Ronaldinho yang bernama asli Ronaldo Assis de Moreira.

2. Dilatih oleh Sang Ibunda

Saat hendak terjun ke dunia sepakbola, pelatih pertama Jorginho adalah sang ibu sendiri yang bernama Maria Tereza Freitas.

Sebagai informasi, sang ibu dulunya juga merupakan pesepak bola wanita di level amatir. Meski demikian, berkat didikannya Jorginho bisa tampil di klub besar dan menjadi pemain terbaik Eropa.

3. Masuk Akademi di Usia 4 Tahun

Umumnya, pemain muda di Brasil masuk akademi sepakbola di usia 6 tahun. Namun Jorginho bisa masuk akademi di usia 4 tahun.

Sejatinya, saat hendak masuk akademi sepak bola, Jorginho mendapat penolakan karena usianya yang sangat muda. Namun setelah melihat bakatnya, sang pelatih pun lantas mengizinkannya.

4. Menjadi Anak Broken Home

Saat usianya baru 6 tahun, ayah dan ibu Jorginho harus bercerai. Sejak saat itu, sang ibu mengasuhnya hingga saat ini.

Meski demikian, Jorginho juga tak lupa akan jasa sang ayah. Sang ayah masih memandunya sejak kecil hingga kini. Wajar bila ia menyebut jasa sang ayah dalam kariernya juga terbilang besar.

5. Berpisah dari Keluarga di Usia 13 Tahun

Di usia yang belum genap menginjak remaja, Jorginho harus berpisah dari sang ibu dan berpetualang sejak 200 km dari rumahnya.

Hal ini dilakukannya untuk mewujudkan mimpinya menjadi pesepak bola kelas dunia di mana ia rela makan tiga kali sehari dengan menu yang sama dan jauh dari keluarganya.

6. Pergi ke Belahan Dunia Lain di Usia 15 Tahun

Saat remaja, Jorginho kian jauh meninggalkan keluarganya di mana di usia 15 tahun ia terbang ke Italia setelah diundang berlatih bersama Hellas Verona.

Di Italia, ia tinggal sendiri tanpa ada teman dan keluarga di masa mudanya. Di Italia pula ia mengalami pengalaman pahit dalam perjalanannya menjadi pesepak bola.

7. Nyaris Meninggalkan Sepakbola

Pengalaman pahit di Italia yang Jorginho rasakan adalah saat ia hanya menerima uang saku 20 euro saja per pekannya. Separuh lebih uang tersebut, ia pakai untuk membeli pulsa agar bisa menghubungi keluarganya.

Usut punya usut, 20 euro yang Jorginho dapatkan merupakan hasil penipuan yang dilakukan agennya. Seharusnya ia mendapat 30 ribu euro. Namun sang agen hanya memberinya 20 euro saja.

Hal tersebut membuatnya putus asa dan memberitahu ibunya bahwa ia ingin keluar dari sepakbola. Beruntung sang ibu berhasil meyakinkan Jorginho untuk tetap lanjut.

8. Menuai Hasil dari Perjuangannya

Pengalaman getir Jorginho akhirnya membuahkan hasil setelah pemain utama Hellas Verona cedera. Karena tak ada opsi lain, ia pun dimainkan.

Pengalamannya saat dipinjamkan ke Sambonifacese pun diterapkannya sehingga ia mampu mencuri hati sang pelatih dan berhasil mendapat tempat reguler serta menggusur pemain utama tersebut.

9. Hampir Bermain di Manchester City dan Sempat Dibenci Fans Chelsea

Jorginho sendiri sebelumnya hampir bergabung Manchester City pada 2018 silam. Apalagi, The Citizens dan Napoli telah mencapai kesepakatan soal harga.

Namun, hadirnya Maurizio Sarri ke Chelsea membuatnya lebih memilih bergabung The Blues di mana ia menjadi tumpuan dari gaya bermain ‘Sarri-Ball’ yang lekat dengan pelatih asal Italia tersebut.

Sayangnya, di awal kepindahannya ke Chelsea, Sarri dan Jorginho dibenci oleh fans The Blues yang menganggap taktik dan permainannya tak berguna.

Bahkan, kebencian kepada Jorginho masih berlanjut hingga era Frank Lampard yang hendak menjualnya ke Arsenal di musim panas 2020.

Beruntung kepindahan itu tak terlaksana dan Jorginho berhasil merebut hati fans Chelsea setelah menjadi tumpuan Thomas Tuchel sejak mengambil alih kursi kepelatihan di awal tahun 2021.

10. Alasan Membela Italia ketimbang Brasil

Jorginho yang lahir di Brasil sejatinya bisa saja membela tim Samba di pentas sepakbola ketimbang Timnas Italia. Lantas mengapa ia memilih Gli Azzurri?

Saat itu, Jorginho sama sekali tak dilirik untuk membela Brasil. Terlebih saat itu banyak pemain hebat di depannya yang menjadi pilihan utama.

Dengan alasan demi kariernya, ia pun memilih Italia. Siapa sangka hal tersebut adalah keputusan bijak mengingat ia bisa menjuarai Euro 2020 dan berkesempatan menambah gelar internasional di UEFA Nations League yang babak semifinalnya akan berlangsung pada 6-7 Oktober 2021 mendatang.

[Zulfikar Pamungkas Indrawijaya]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Unik Pep Guardiola Jelang Final Piala FA: Skuad Man City Malah Disuruh Liburan!

Strategi Unik Pep Guardiola Jelang Final Piala FA: Skuad Man City Malah Disuruh Liburan!

Bola | Senin, 27 April 2026 | 16:10 WIB

Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA

Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA

Bola | Senin, 27 April 2026 | 07:49 WIB

Lolos ke Final Piala FA, Manchester City Tunggu Pemenangan antara Chelsea vs Leeds United

Lolos ke Final Piala FA, Manchester City Tunggu Pemenangan antara Chelsea vs Leeds United

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 08:02 WIB

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 12:50 WIB

Tolak Balik ke Chelsea, Enzo Maresca Didekati Napoli tapi Mau ke Manchester City

Tolak Balik ke Chelsea, Enzo Maresca Didekati Napoli tapi Mau ke Manchester City

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 17:45 WIB

Liam Rosenior Dipecat, Chelsea Tunjuk Calum McFarlane Jadi Pelatih Interim

Liam Rosenior Dipecat, Chelsea Tunjuk Calum McFarlane Jadi Pelatih Interim

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 15:37 WIB

106 Hari Melatih 5 Kekalahan Beruntun, Chelsea Pecat Liam Rosenior

106 Hari Melatih 5 Kekalahan Beruntun, Chelsea Pecat Liam Rosenior

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 07:35 WIB

Kata-kata Pelatih Chelsea Usai Klubnya Dihajar Telak Brighton and Hove Albion

Kata-kata Pelatih Chelsea Usai Klubnya Dihajar Telak Brighton and Hove Albion

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 10:46 WIB

Bangkit atau Tertinggal, Chelsea Dituntut Menang Saat Hadapi Brighton

Bangkit atau Tertinggal, Chelsea Dituntut Menang Saat Hadapi Brighton

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 10:21 WIB

Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed

Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed

Bola | Minggu, 19 April 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026

Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB

Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?

Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 11:26 WIB

Dony Tri Pamungkas Ogah Ikuti Jejak Egy dan Witan Langsung Abroad ke Eropa

Dony Tri Pamungkas Ogah Ikuti Jejak Egy dan Witan Langsung Abroad ke Eropa

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 11:18 WIB

Dony Tri Pamungkas Akhirnya Buka Suara Isu Dilirik Klub Raksasa Polandia

Dony Tri Pamungkas Akhirnya Buka Suara Isu Dilirik Klub Raksasa Polandia

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 11:02 WIB

Petaka untuk Timnas Indonesia? Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Juga Terancam Degradasi!

Petaka untuk Timnas Indonesia? Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Juga Terancam Degradasi!

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 10:38 WIB

Statistik Ngeri Maarten Paes di Ajax, Bungkam Kritik dengan 4 Clean Sheet dari 8 Laga

Statistik Ngeri Maarten Paes di Ajax, Bungkam Kritik dengan 4 Clean Sheet dari 8 Laga

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 10:23 WIB

Profil Nama Baru Timnas Indonesia Yang Siap Debut Dalam Persiapan Menuju Piala AFF 2026

Profil Nama Baru Timnas Indonesia Yang Siap Debut Dalam Persiapan Menuju Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 08:49 WIB

Heboh! Wasit Piala Dunia 2026 Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Remaja Laki-laki

Heboh! Wasit Piala Dunia 2026 Tersandung Kasus Dugaan Pelecehan Remaja Laki-laki

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 08:30 WIB

FIFA Patok Biaya Parkir di Piala Dunia 2026: Satu Mobil Rp4 Juta di Miami

FIFA Patok Biaya Parkir di Piala Dunia 2026: Satu Mobil Rp4 Juta di Miami

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 08:23 WIB

Barcelona Ubah Total Rencana Transfer Rashford, Manchester United Dibuat Kaget

Barcelona Ubah Total Rencana Transfer Rashford, Manchester United Dibuat Kaget

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 08:15 WIB