Selain Taufik Ramsyah, Berikut Deretan Pelanggaran yang Berujung Fatal di Liga Indonesia

Reky Kalumata

Rabu, 22 Desember 2021 | 13:54 WIB
Selain Taufik Ramsyah, Berikut Deretan Pelanggaran yang Berujung Fatal di Liga Indonesia
Kiper Tornado FC Taufik Ramsyah meninggal dunia. [ANTARA/Instagram Tornado FC]

Suara.com - Nasib nahas yang dialami kiper Tornado FC, Taufik Ramsyah, menambah daftar panjang insiden pelanggaran berbahaya yang berujung fatal di sepak bola Indonesia.

Sebelum insiden tubrukan yang merenggut nyawa Taufik Ramsyah, sepak bola Indonesia sudah pernah diwarnai banyak pelanggaran atau pun insiden tubrukan antarpemain yang berakibat fatal.

Sebab, aksi-aksi pelanggaran seperti ini tak jarang mengakibatkan tewasnya pemain lawan. Sementara itu, beberapa aksi juga menyebabkan cedera parah.

Taufik Ramsyah menjadi nama terakhir yang menjadi korban kerasnya sepak bola di Indonesia. Kiper berusia 20 tahun itu harus kehilangan nyawa setelah mengalami insiden tabrakan saat mengamankan bola.

Berikut deretan pelanggaran yang berujung fatal dalam sejarah sepak bola Indonesia.

1. Choirul Huda (Persela Lamongan vs Semen Padang)

Choirul Huda menjadi salah satu kiper Indonesia yang harus mengalami nasib fatal karena bertugas mengawal gawangnya.

Pada pertandingan antara Persela Lamongan vs Semen Padang di Stadion Surajaya, Minggu (15/10/2017) itu, Choirul Huda sempat mengalami benturan ketika hendak mengamankan bola.

Saat itu, Huda mengalami tubrukan dengan rekannya sendiri, Ramon Rodrigues. Insiden itu membuat kapten Persela itu mengerang kesakitan dan beberapa kali memegangi area dada serta mulutnya.

baca juga

Setelah sempat mendapatkan pertolongan dari tim medis di lapangan, Huda kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun, nyawa kiper yang saat itu berusia 38 tahun tersebut tak tertolong dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

2. Eri Irianto (Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta)

Pada gelaran Liga Indonesia 1999/2000, gelandang Persebaya Surabaya, Eri Irianto, mengalami nasib nahas setelah dilanggar pemain asing lawan< Samson Noujine Kinga.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Tambaksari, Surabaya, pada 3 April 2000 itu, Eri sempat mengalami benturan dengan Samson Kinga.

Setelahnya, Eri sempat memberikan isyarat untuk ditarik keluar. Akhirnya dia digantikan oleh Nova Arianto. Setelah kelaur dari lapangan, Eri pun dilarikan ke rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan intensif di RSUD DR Soetomo, Eri pun menghembuskan nafas terakhirnya. Ternyata, benturannya dengan pemain lawan itu berakibat fatal.

Kabar ini jelas menjadi duka mendalam bagi suporter Persebaya. Sebab, Eri menjadi salah satu pemain penting yang juga kerpa kali memperkuat timnas Indonesia pada medio akhir 1990-an.

3, Robertino Pugliara (Persebaya Surabaya vs Borneo FC)

Pertandingan kompetisi Liga 1 2018 antara Persebaya Surabaya vs Borneo FC juga sempat diwarnai aksi pelanggaran yang berujung fatal.

Pemain yang menjadi korban ialah gelandang asing Persebaya Surabaya, Robertino Pugliara. Saat itu, dia mengalami patah tulang fibula setelah mendapat tekel dari Wahyudi Hamisi, pemain Borneo FC.

Pemain asal Argentina itu pun akhirnya harus mengakhiri musim lebih cepat karena tak bisa melanjutkan aksinya di atas lapangan

Dia harus menjalani pemulihan hingga akhir musim karena cedera yang didapat dari tekel Wahyudi Hamisi itu berujung fatal.

Sayangnya, wasit tak melihat kejadian ini sebagai aksi yang fatal. Sebab, Wahyudi Hamisi hanya diganjar kartu kuning akibat tekel horornya tersebut.

4. Eri Ramsyah (Tornado FC vs Wahana FC)

Taufik Ramsyah, kiper Tornado FC, meninggal dunia setelah mengalami insiden benturan kepala pada pertandingan babak 6 besar Liga 3 3021 Zona Riau.

Dalam pertandingan melawan Wahana FC yang berlangsung di Stadion Universitas Riau, Sabtu (18/12/2021) itu, Taufik Ramsyah mengalami benturan saat berupaya mengamankan bola.

Insiden yang dialami Taufik Ramsyah terjadi ketika laga memasuki menit ke-40. Sesaat setelah benturan tersebut, ia tampak terkapar tak sadarkan diri di atas lapangan.

Taufik sempat mendapatkan perawatan dari tim medis sebelum akhirnya digotong ke mobil ambulans.

Tiga hari setelah insiden tersebut, Taufik dinyatakan meninggal dunia seusai mendapatkan perawatan intensif dari dokter.

Penjaga gawang berusia 20 tahun itu dinyatakan tutup usia pada Selasa (21/12/2021) malam.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Super League Diklaim Paling Kompetitif di Asia Tenggara, Data AFC Jadi Buktinya

Super League Diklaim Paling Kompetitif di Asia Tenggara, Data AFC Jadi Buktinya

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 11:39 WIB

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka

Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali

Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya

Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya

Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:02 WIB

Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19

Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:02 WIB

Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!

Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:47 WIB

Stefan Keeltjes Apresiasi Kondisi Fisik Pemain Kendal Tornado FC dalam Dua Pekan Latihan

Stefan Keeltjes Apresiasi Kondisi Fisik Pemain Kendal Tornado FC dalam Dua Pekan Latihan

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:31 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×