Menanti Manchester United Bau Ajax Bersama Erik ten Hag

Rully Fauzi | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:48 WIB
Menanti Manchester United Bau Ajax Bersama Erik ten Hag
Manajer Manchester United, Erik ten Hag memimpin latihan tim di Carrington, Manchester. [doc. MUFC]

Suara.com - Dalam konferensi pers pertamanya sebagai manajer Manchester United sebulan lalu, Erik ten Hag menegaskan hasratnya memainkan sepak bola fantastis yang mendominasi penguasaan bola dan mendikte lapangan persis sewaktu dia menukangi Ajax Amsterdam.

Namun dia mengeluarkan syarat bahwa itu bisa terjadi jika dia memiliki tim pemain yang kompeten dan berkualitas.

Dia bisa saja memakai lagi pemain-pemain yang sudah ada, tapi mustahil ini yang dia maksud.

Bukan saja mantan manajer Setan Merah Ralf Rangnick telah mengatakan klub ini mesti direformasi total dengan memasukkan 10 pemain baru dan mengeluarkan 10 pemain lama.

Namun juga fakta United bermain buruk selama musim lalu hingga spot Liga Champions pun lepas dan bahkan menjadi satu dari dua tim Liga Inggris yang paling banyak kebobolan.

Jadi, maksud ten Hag akan mirip dengan penilaian Rangnick, bahwa harus ada injeksi pemain baru di Old Trafford, walau tak sebanyak seperti disebut Rangnick.

Masalahnya, sampai 18 hari setelah jendela transfer musim panas dibuka pada 10 Juni, United santai-santai saja, padahal mereka adalah pasien stadium tinggi yang seharusnya segera masuk ruang gawat darurat.

Walaupun jendela transfer musim panas baru akan ditutup 1 September, tetap saja manuver tim besar yang terperosok ke peringkat enam itu membuat naik darah, sampai suporter-suporter fanatik MU kembali mencerca pemilik klub ini, Keluarga Glazer.

Bagaimana tidak, dua tim terhebat Liga Inggris saat ini saja --Manchester City dan Liverpool-- yang menjadi juara dan runner up liga musim lalu pun langsung tancap gas, membeli pemain baru yang ironisnya juga bidikan Man United.

Sebelum jendela transfer dibuka pun Liverpool sudah menggaet Fabio Carvalho dari Fulham pada 23 Mei.

Empat hari setelah jendela transfer dibuka, The Reds membajak incaran MU, Darwin Nunez, pada 14 Juni.

Itu hanya sehari setelah Manchester City merampungkan transfer bomber Borussia Dortmund, Erling Haaland, yang bahkan sudah ditarik City sejak 10 Mei, sebelum Liga Inggris tutup musim 22 Mei.

Liverpool tak mau berhenti. Lima hari setelah menarik Nunez dari Benfica, mereka mendatangkan bek Calvin Ramsay dari Aberdeen.

City dan Liverpool bukan tim yang harus mereformasi skuadnya, walau musim depan klub Merseyside itu akan masuk setiap lapangan tanpa Sadio Mane yang bergabung ke Bayern Muenchen.

Namun mereka tak mau kehilangan momentum agar musim depan tetap berada di puncak, baik di Inggris maupun di Eropa.

Penuh Drama

Langkah tim-tim enam besar Liga Inggris lainnya juga terbilang lebih cepat dari Setan Merah.

Arsenal sudah mendapatkan tiga pemain baru. Pertama, Marquinhos dari Sao Paulo pada 13 Juni, kemudian pada 21 Juni mendapatkan Fabio Vieira dari Porto, dan terbaru memperoleh Gabriel Jesus dari Manchester City.

Begitu pula dengan Tottenham yang sudah mendapatkan Fraser Forster pada 8 Juni.

Chelsea mungkin selambat MU, namun langkah lamban mereka bisa dipahami mengingat mereka baru saja ganti kepemilikan, dari Roman Abramovich yang dipaksa menjual sahamnya gara-gara invasi Rusia ke Ukraina, kepada konsorsium pimpinan Todd Boehly.

Tetapi Chelsea sudah mulai aktif. Raheem Sterling menjadi bidikan pertama mereka kendati belum ada kesepakatan dengan Manchester City.

Kelima tim itu finis di atas Manchester United. Tetapi langkah mereka di bursa transfer tiak menyiratkan klub yang tak perlu melakukan perombakan besar.

Sebaliknya, mereka menunjukkan dirinya tidak puas atas hasil musim lalu, dan oleh sebab itu beranggapan skuad yang ada mesti segera dirombak.

Semakin cepat mengambil langkah, semakin bagus pesan yang disampaikan kepada suporter, lawan, dan komunitas sepak bola Inggris, bahwa mereka siap jauh sebelum segalanya rampung.

Sebaliknya langkah Setan Merah membuat para penggemar mengelus dada. Perburuannya untuk mendapatkan Frenkie de Jong dari Barcelona mesti dilalui lewat drama berbabak-babak.

Dalam satu pertemuan dadakan di sebuah pub dengan penggemar United yang tadinya hendak menggeruduk rumahnya, kepala eksekutif Manchester United yang baru, Richard Arnold, memastikan manajemen mendukung langkah Erik ten Hag dalam merombak skuad.

Tapi Arnold mengungkapkan bahwa jika selama ini United terlihat lamban di bursa transfer, maka itu karena ingin hati-hati dalam mengeluarkan uang.

Sebelum ini United memang klub yang jor-joran berbelanja, tapi tak kunjung mendapatkan hasil yang baik.

Arnold memastikan United sepenuhnya di belakang Ten Hag, termasuk dalam memburu Frenkie de Jong. Dia bahkan menegaskan bahwa "uang bukan jadi pertimbangan untuk pemain yang kita inginkan."

Beberapa hari kemudian, setelah melewati drama multi-babak itu, kabar menggembirakan pun muncul bahwa Frenkie de Jong sudah hampir pasti digaet United.

Kabar ini tentu menggembirakan karena transfer de Jong bisa menjadi pembuka jalan untuk terbentuknya 'Manchester United rasa Ajax Amsterdam'.

Ini karena ten Hag tak akan berhenti pada de Jong. Fakta bahwa dia menjadikan Ajax sebagai patokan membentuk skuad baru di Mancheste United, menunjukkan dia berhasrat menggaet sebanyak mungkin pemain yang sudah mengenal filosofi sepak bolanya.

Menuju Transformasi

Selama ditangani ten Hag, Ajax menjadi tim yang selalu bernafsu menguasai bola dan menekan lawan saat bola dikuasai musuh.

Ini mirip mazhab Ralf Rangnick namun waktu yang terlalu singkat membuat Rangnick tak bisa menerapkan pendekatan itu di Old Trafford.

Pendekatan ten Hag itu berbanding terbalik dengan cara United bermain selama musim lalu yang sering kewalahan menghadapi lawan, sering pasif, tak mampu memenangkan bola dan memanfaatkan dengan efektif penguasaan bola, sampai tergelincir ke urutan keenam liga.

Dibandingkan dengan lima besar Liga Premier lainnya, United juga menduduki urutan keenam dalam soal penguasaan bola, ketepatan mengumpan dan menciptakan gol dari permainan terbuka. Ini semua menunjukkan mereka tak bisa mendikte lapangan.

Faktor terbesar yang membuat hal itu terjadi adalah kualitas lapangan tengah yang buruk.

United kekurangan gelandang bertahan yang ahli mengelola lapangan tengah, baik saat harus menyalurkan bola ke depan, maupun ketika harus mencegat bola dan menghalangi lawan sebelum bisa masuk daerah pertahanan sendiri.

Saat ini United memiliki Scott McTominay dan Fred, tapi kedua pemain ini dianggap tak bisa membuat MU meraih trofi, bahkan salah satu legenda mereka, Roy Keane, berasumsi MU tak akan menjuarai apa-apa sepanjang lapangan tengahnya diisi McTominay dan Fred.

Kebutuhan gelandang tengah menjadi semakin penting mengingat MU sudah ditinggalkan Paul Pogba dan Nemanja Matic.

Frenkie de Jong sendiri lebih dari sekadar pilihan ideal.

Selama di Barcelona, gelandang ini jarang sekali kehilangan bola. Akurasi umpannya mengagumkan, sekitar 91 persen.

Dia juga lebih jago menggocek bola ketimbang McTominay dan Fred. Dan dia bisa bermitra dengan mantan rekan satu timnya, Donny van de Beek.

Namun United juga mesti meningkatkan sektor-sektor lainnya. Bek tengah, bek kanan dan striker adalah peran-peran yang harus di-upgrade lagi.

Ten Hag bisa memperbaiki itu semua dengan memoles pemain yang sudah ada, tetapi yang paling mungkin dia lakukan adalah menambahnya dengan pemain baru.

Pemain-pemain baru ini bisa dari mana saja, namun mengingat rujukan ten Hag adalah Ajax, maka tiga sektor pun kemungkinan akan dia usahakan diisi oleh pemain Ajax atau mantan pemain Ajax.

Indikasinya terlihat ketika MU saat ini lebih sering dikaitkan dengan pemain-pemain seperti Antony, Jurrien Timber, Matthijs de Light, Lisandro Martinez, dan Christian Eriksen yang semuanya jebolan atau masih bermain di Ajax.

Jika sudah demikian, terutama jika de Jong membuka gerbang untuk masuknya jebolan-jebolan Ajax lainnya, di Old Trafford nanti mungkin akan ada Manchester United rasa Ajax.

Tapi kalaupun itu tak terjadi, paling tidak Man United mengalami transformasi besar yang sudah seharusnya segera dilakukan.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes

Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:30 WIB

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:44 WIB

Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR

Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:05 WIB

Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam

Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:13 WIB

Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti

Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pemain Asia Milik Ajax Amsterdam Digoda Klub Italia dan Spanyol

Pemain Asia Milik Ajax Amsterdam Digoda Klub Italia dan Spanyol

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:10 WIB

Legenda Arsenal Puji Kecerdasan Bruno Fernandes: Otaknya Brilian!

Legenda Arsenal Puji Kecerdasan Bruno Fernandes: Otaknya Brilian!

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:56 WIB

Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes

Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 19:49 WIB

Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes

Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 15:27 WIB

4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU

4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Ini 4 Darah Muda Timnas Indonesia Pilihan John Herdman di Skuad FIFA Series 2026

Ini 4 Darah Muda Timnas Indonesia Pilihan John Herdman di Skuad FIFA Series 2026

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 09:25 WIB

Inilah 5 Pemain Paling Berpengalaman di Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026

Inilah 5 Pemain Paling Berpengalaman di Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 08:15 WIB

Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris

Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 07:45 WIB

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:16 WIB

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:00 WIB

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 05:33 WIB

Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas

Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:35 WIB

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:05 WIB

Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia

Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:00 WIB

Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?

Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:44 WIB