Manchester United Ngotot Boyong Frenkie de Jong dari Barcelona, Ini Alasannya

Syaiful Rachman | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 21:09 WIB
Manchester United Ngotot Boyong Frenkie de Jong dari Barcelona, Ini Alasannya
Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong. [LLUIS GENE / AFP]

Suara.com - Sudah hampir dua bulan Manchester United memburu gelandang Barcelona Frenkie de Jong. Walau kabar yang datang selalu mengecewakan, tak ada tanda-tanda United menyerah.

Gelandang asal Belanda itu sendiri disebut-sebut tak mau meninggalkan Nou Camp, apalagi Manchester United tak memiliki tiket Liga Champions.

Padahal di Old Trafford dia bisa dipersatukan kembali dengan pelatih yang membesutnya menjadi pemain kaliber dunia, Erik ten Hag.

Manajer Manchester United, Erik ten Hag. [Martin KEEP / AFP]
Manajer Manchester United, Erik ten Hag. [Martin KEEP / AFP]

Barcelona sendiri adalah klub dambaan de Jong sejak kanak-kanak. Dia bahkan kerap berlibur bersama keluarga di ibu kota Catalonia ini.

Tiga tahun sudah dia berseragam Barcelona, namun mantan pemain Ajax Amsterdam ini tak bisa disebut sudah melalui era kemilau di sana. Sebaliknya dia lebih sering dikecewakan.

Datang ke Nou Camp dengan harapan menjadi penerus Sergio Basquets, dia malah sering dipasang oleh Xavi Hernandez.

De Jong siap memberikan segalanya untuk Barcelona, tapi klub ini acap melakukan hal sebaliknya. Terkini, Barca ingin menjualnya karena berusaha membebaskan diri dari tekanan akibat pengeluaran gaji pemain.

Ironisnya, Barca masih bisa membeli bintang-bintang seperti Robert Lewandowski dan Raphinha.

Guyuran modal dari penjualan hak siar dan injeksi bank, membuat Barca masih bisa berbelanja. Sayang dana hak siar dan bank itu tak memasukkan kekurangan bayaran 17 juta pound (Rp30,6 miliar) kepada de Jong dalam daftar alokasi pengeluaran.

Seperti semua bintang Barca, gaji de Jong dipangkas sementara akibat keuangan yang morat marit gara-gara pandemi.

De Jong mungkin tak begitu memasalahkan soal ini karena dia ingin dipertahankan mati-matian oleh klubnya, dari kejaran MU atau siapa pun yang berusaha merekrutnya.

Sikap mengecewakan Barcelona terhadap pemainnya bukan kali ini saja terjadi.

Empat tahun silam Barca membajak Malcom yang sudah hampir bergabung dengan AS Roma dari Bordeaux. Tapi setahun setelah menjadi pemain Barca, Malcom malah dipinjamkan kepada Zenit St Petersburg di Rusia.

Nasib sama menimpa Arthur Melo. Pemain ini direkrut sebagai penerus Andreas Iniesta. Tetapi kemudian malah dilego ke Juventus pada 2020.

Contoh lainnya pemain muda Rapid Vienna, Yusuf Demir, yang mengisi tempat Antoine Griezmann karena balik lagi e Atletico Madrid. Demir juga tak lama di Barca. Dia terpaksa balik lagi ke Austria.

Itu tak membuat pemain-pemain bintang di Barcelona ingin hengkang. Mereka bahkan rela pangkas gaji asal tetap berseragam Barcelona.

Namun bagi sebagian besar pesepak bola Eropa, menjadi pemain Barca adalah impian. Oleh karena itu, begitu sudah di dalam, mereka seperti enggan keluar lagi.

Nama besar Barcelona memang magnet besar, apalagi gaya hidup di ibu kota Catalonia ini membuat betah pesepak bola dan keluarga mereka.

Dalam soal de Jong, Barcelona sudah mempersilakan dia pergi, sekalipun Presiden Barcelona Joan Laporta dalam bahasa yang ambigu menyatakan tak ingin menjual pemain ini.

Laporta beralasan situasi keuangan klublah yang memaksa Barca menjual pemain.

Direktur olahraga Mateu Alemany lebih saklek lagi, bahwa terlepas de Jong bertahan atau tidak, Barca memang mesti melego pemain guna melepaskan diri dari beban gaji tinggi untuk pemain.

Alasan ini pula yang membuat Barca menjual Philippe Coutinho kepada Aston Villa dalam harga murah atau meminjamkan Clement Lenglet kepada Tottenham.

Gelandang sentral Barcelona, Frenkie de Jong. [JOSE JORDAN / AFP]
Gelandang sentral Barcelona, Frenkie de Jong. [JOSE JORDAN / AFP]

Frenkie De Jong vital bagi ten Hag

Situasi pelik yang dihadapi de Jong dan Barcelona ini sendiri membuat Manchester United tak ingin cepat-cepat melepaskan buruannya, kalau perlu sampai jendela transfer musim panas ditutup 1 September mendatang.

United tahu Barcelona butuh uang. Mereka juga tahu de Jong tak lagi sentral dalam rencana Xavi Hernandez.

Buktinya terlihat saat laga pramusim di Amerika Serikat belum lama ini melawan Inter Miami dan Real Madrid, dan terakhir melawan Juventus.

Selain menjadi pemain cadangan, de Jong malah dipasang sebagai bek tengah.

Posisi idealnya sebagai gelandang tengah, justru dipercayakan kepada Pedri, Nico Gonzalez, Sergio Busquets, bahkan darah muda seperti Gavi dan Pablo Torre.

Walaupun Xavi menganggap de Jong tetap istimewa bagi Barcelona, langkahnya ini dianggap sebagai pesan bahwa gelandang Belanda itu tak lagi dibutuhkan Barca.

Xavi juga mengamini keluhan manajemen bahwa situasi keuangan memaksa mereka melepas pemain.

United mengikuti semua perkembangan ini. Tetapi yang juga menarik adalah manajemen Setan Merah kali ini menaruh kepercayaan yang besar kepada pelatihnya.

Bos-bos MU menjadi cenderung meluluskan keinginan ten Hag, apalagi pelatih asal Belanda ini sudah membuktikan formulanya ampuh dalam mengubah skuad MU menjadi lebih atraktif dan lebih menekan seperti terlihat dalam empat laga pramusim di Asia dan Australia.

Oleh karena itu, ketika ten Hag ngotot menguber de Jong, manajemen United sama ngototnya, sampai-sampai kepala eksekutif Richard Arnold dan direktur olahraga John Murtough menyempatkan diri terbang langsung ke Barcelona untuk kepentingan transfer de Jong.

Bukan hanya de Jong yang ngotot dibidik ten Hag. Tiga pemain baru United, yakni Tyrell Malacia, Cristian Eriksen dan Lisandro Martinez, adalah rekomendasi-rekomendasi ten Hag.

Masih ada Antony di Ajax dan sejumlah pemain lain yang diincar United, tetapi yang utama tetap Frenkie de Jong.

Ten Hag menginginkan seorang pemain yang memang peran sentral di lapangan tengah yang bisa menangkal agresi lawan di tengah dan sekaligus menjadi poros untuk menusuk ke daerah pertahanan lawan. Ini soal filosofi sepakbola ten Hag.

Di mata ten Hag, pemain yang tepat mengisi posisi ini adalah Frenkie de Jong.

Ten Hag ingin de Jong bermain di jantung lapangan tengah untuk menjadi pengatur lalu lintas bola antara pertahanan dan serangan.

Ini karena Ten Hag ingin United mengendalikan pertandingan dengan mendominasi penguasaan bola dan dia menilai de Jong sebagai kunci dalam visi ini.

Ada alternatif lain jika de Jong terlalu sulit untuk didatangkan ke Manchester. Gelandang West Ham United Declan Rice atau gelandang Liecester City Youri Tielemans atau lainnya.

Tapi, kalaupun gelandang-gelandang ini bisa ditarik ke Old Trafford, ten Hag belum tentu bisa cepat cocok dengan mereka.

Sebaliknya Ten Hag ingin mengisi posisi ini dengan pemain yang sudah sangat dikenalnya, luar dalam, teknik dan karakternya.

Bagi ten Hag posisi ini teramat vital bagi rencananya untuk Manchester United sehingga tak bisa diberikan begitu saja kepada pemain selain de Jong atau mereka yang sekaliber de Jong.

Oleh karena itu, sampai de Jong dan Barcelona eksplisit menolak pinangan Setan Merah, Manchester United atau lebih tepatnya Erik ten Hag, tetap memburu de Jong.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan

Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 15:48 WIB

Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid

Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 15:40 WIB

Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona

Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 10:34 WIB

Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!

Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 07:32 WIB

Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua

Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 07:17 WIB

Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0

Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 06:57 WIB

Patrick Kluivert Akhirnya Kembali ke Indonesia, Masyarakat Diminta Jangan Menghina

Patrick Kluivert Akhirnya Kembali ke Indonesia, Masyarakat Diminta Jangan Menghina

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 19:26 WIB

Ronaldo hingga Patrick Kluivert Bakal Adu Tanding di GBK, Catat Tanggalnya!

Ronaldo hingga Patrick Kluivert Bakal Adu Tanding di GBK, Catat Tanggalnya!

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Vinicius Jr Dukung Lamine Yamal Lawan Chant Anti Muslim Oknum Suporter

Vinicius Jr Dukung Lamine Yamal Lawan Chant Anti Muslim Oknum Suporter

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 16:45 WIB

Nama Jay Idzes Ikut Terseret dalam Pusaran Rumor Transfer Manchester United

Nama Jay Idzes Ikut Terseret dalam Pusaran Rumor Transfer Manchester United

Bola | Senin, 06 April 2026 | 14:12 WIB

Terkini

Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia

Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 21:08 WIB

Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah

Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 20:23 WIB

Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo

Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 20:18 WIB

Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026

Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 20:14 WIB

Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand

Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 19:22 WIB

Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi

Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 17:20 WIB

Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia

Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 16:37 WIB

Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar

Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 16:35 WIB

Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop

Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 16:11 WIB

Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United

Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 16:04 WIB