3 Keuntungan yang Didapat Indonesia dari Pembekuan FIFA terhadap India

Arief Apriadi

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:00 WIB
3 Keuntungan yang Didapat Indonesia dari Pembekuan FIFA terhadap India
Logo FIFA di markas besar badan sepak bola dunia di Zurich. Michael Buholzer / AFP

Suara.com - Indonesia disebut-sebut bisa mendapatkan sejumlah keuntungan dari kasus pembekuan yang dilakukan oleh FIFA terhadap Federasi Sepak Bola India (AIFF).

Sebelumnya, sanksi pembekuan yang dijatuhkan FIFA terhadap sepak bola India dan AIFF ini sempat mengejutkan publik.

Kabar pembekuan yang dilakukan oleh induk sepak bola ini terjadi baru-baru ini, tepatnya pada Selasa (16/8) waktu India.

Thailand menelan kekalahan 1-4 atas India di laga perdana Piala Asia 2019. (Khaled Desouki/AFP).
Thailand menelan kekalahan 1-4 atas India di laga perdana Piala Asia 2019. (Khaled Desouki/AFP).

FIFA menjatuhkan sanksi kepada AIFF usai adanya campur tangan dari pihak ketiga terhadap rumah tangga AIFF dalam proses pemilihan ketua umumnya.

Adanya intervensi dari pihak ketiga ini dianggap oleh FIFA sebagai suatu pelanggaran serius terhadap statuta yang ada. Sejatinya, FIFA telah memberikan peringatan ke AIFF sejak awal Agustus, di mana peringatan ini justru diindahkan begitu saja.

Berikut Suara.com menyajikan tiga keuntungan yang didapat Indonesia dari kasus pembekuan FIFA terhadap India.

1. PSM Makassar Dapat Keungungan di Piala AFC 2022

Pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (kedua kanan) berselebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Kedah Darul Aman Malaysia saat pertandingan Semifinal zona ASEAN Piala AFC 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (9/8/2022). PSM Makassar berhasil mengalahkan Kedah Darul Aman dengan skor 2-1 dan lolos ke final zona ASEAN Piala AFC 2022. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.
Pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (kedua kanan) berselebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Kedah Darul Aman Malaysia saat pertandingan Semifinal zona ASEAN Piala AFC 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (9/8/2022). PSM Makassar berhasil mengalahkan Kedah Darul Aman dengan skor 2-1 dan lolos ke final zona ASEAN Piala AFC 2022. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

Sanksi pembekuan yang dijatuhkan FIFA kepada AIFF ini justru menjadi durian runtuh bagi PSM Makassar yang tengah berlaga di AFC Cup 2022.

Saat ini, PSM Makassar sudah mencapai babak final AFC Cup 2022 zona Asia Tenggara, dan dijadwalkan akan bertemu Kuala Lumpur City FC, Rabu (24/8).

baca juga

Andai klub berjuluk Juku Eja itu bisa menang atas Kuala Lumpur City FC, PSM Makassar pun akan lolos ke semifinal AFC Cup 2022 Inter-zona.

Di babak semifinal AFC Cup 2022 Inter-zona ini, jika PSM Makassar menang atas Kuala Lumpur City FC, Juku Eja pun sudah ditunggu ATK Mohun Bagan yang merupakan wakil India.

Dengan adanya hukuman yang diberikan FIFA pada Federasi Sepak Bola India (AIFF), maka ATK Mohun Bagan otomatis tersingkir dari semifinal AFC Cup 2022 Inter-zona.

2. Kans Gabung AFF kian Mengecil

Logo AFF. [Laman resmi AFF]
Logo AFF. [Laman resmi AFF]

Dengan adanya sanksi pembekuan ini, artinya rencana AIFF untuk bergabung ke AFF semakin mengecil. Sebelumya, mereka ingin masuk AFF untuk menggantikan PSSI yang berencana keluar.

Menurut Media Malaysia, Makan Bola, keinginan India untuk meninggalkan Federasi Sepak Bola Asia Selatan (SAFF) dan bergabung ke AFF sejatinya sudah ada sejak tahun lalu. Tetapi niatan terganjal karena pandemi Covid-19.

Media tersebut juga menyinggung pernyataan Sekjen AIFF, Kushal Das belum lama ini yang menyebut India ingin mentas di kompetisi lebih baik.

"Tujuan kami pindah ke AFF untuk memastikan timnas kami bersaing di kompetisi terbaik," ujarnya dalam wawancara dengan Times of India dikutip dari Soha, Minggu (31/7/2022).

3. Pelatih dan Pemain Liga India Bisa Direkrut Klub Indonesia

Klub-klub sepak bola di Indonesia tentunya juga mendapatkan keuntungan dengan adanya sanksi pembekuan yang dijatuhkan oleh FIFA terhadap AIFF.

Sebab, pemain dan para pelatih yang saat ini tengah berkarier di India berpeluang besar untuk meninggalkan klubnya dan mencari pelabuhan baru.

Dengan demikian, klub-klub asal Indonesia bisa merekrut para pemain maupun pelatih yang ingin meninggalkan klubnya di India.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keinginan Terkabul, Pemain Timnas Indonesia U-16 Akhirnya Bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Keinginan Terkabul, Pemain Timnas Indonesia U-16 Akhirnya Bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Ranah | Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:38 WIB

Bintang Timnas Indonesia yang Rayakan HUT Kemerdekaan RI di Luar Negeri

Bintang Timnas Indonesia yang Rayakan HUT Kemerdekaan RI di Luar Negeri

Bola | Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:20 WIB

Dicky Indrayana, Eks Timnas Indonesia yang Pernah Menjadi Paskibraka

Dicky Indrayana, Eks Timnas Indonesia yang Pernah Menjadi Paskibraka

Bola | Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Timnas Indonesia U-16 Bawa Trofi ke Istana Merdeka Sebagai Kado HUT ke-77 RI

Timnas Indonesia U-16 Bawa Trofi ke Istana Merdeka Sebagai Kado HUT ke-77 RI

Bola | Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:04 WIB

Timnas Indonesia U-16 dan Bima Sakti Diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Timnas Indonesia U-16 dan Bima Sakti Diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Bola | Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:49 WIB

3 Kelebihan Bima Sakti yang Mungkin Tak Dimiliki Pelatih Lain

3 Kelebihan Bima Sakti yang Mungkin Tak Dimiliki Pelatih Lain

Bola | Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:20 WIB

Terkini

DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya

DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:32 WIB

Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan

Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:32 WIB

Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman

Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB

Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri

Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB

Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?

Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:21 WIB

6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru

6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:17 WIB

Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat

Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:16 WIB

Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI

Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:15 WIB

Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris

Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:15 WIB

Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan

Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:10 WIB

×