3 Aturan Baru Regulasi Pemain Asing untuk Liga 1 Indonesia Musim Depan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 06 Maret 2023 | 11:20 WIB
3 Aturan Baru Regulasi Pemain Asing untuk Liga 1 Indonesia Musim Depan
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali (kiri) dan Ratu Tisha (kedua kiri) memberikan keterangan pers usai menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, Sabtu (18/2/2023). Rapat Exco PSSI itu memutuskan untuk membentuk Komite Ad Hoc Suporter dan Komite Ad Hoc Infrastruktur. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp]

Suara.com - Terdapat aturan baru dalam regulasi pemain asing dalam Liga 1 Indonesia musim depan. Ini termasuk Aturan jumlah pemain dan pemain naturalisasi suatu klub Liga 1 pasca acara Sarasehan Sepak Bola Nasional yang dihelat PSSI.

PSSI dan peserta klub Liga 1 menyepakati soal aturan pemain, terutama jumlah pemain di suatu tim, jumlah pemain asing yang bisa digunakan, dan bahkan aturan pemain naturalisasi.

1. Kuota Pemain Asing

Sarasehan Sepak Bola Nasional yang digelar PSSI menyepakati soal kuota pemain asing yang ditambah dari yang sebelumnya 3+1 menjadi 4+1.

Nantinya, setiap klub peserta Liga 1 bisa merekrut 4 pemain asing dan 1 pemain asing ASEAN yang akan mengubah format 3 pemain asing dan 1 pemain Asia untuk musim ini dan sebelumnya.

Perubahan paling terlihat dari aturan ini adalah setiap klub diwajibkan merekrut 1 pemain ASEAN atau Asia Tenggara, untuk mengubah aturan 1 pemain Asia.

2. Batasan Pemain

Pada musim depan, setiap klub Liga 1 diberi kuota pemain sebanyak 35 pemain saja. Uniknya, tak ada batasan untuk pemain asing.

Dengan kata lain, aturan ini memperbolehkan setiap klub merekrut dan mendaftarkan pemain asing untuk mengarungi kompetisi.

baca juga

Tapi, PSSI membatasi 4+1 pemain asing saja bagi setiap klub untuk dimasukkan dalam Daftar Penetapan Pemain atau saat berlaga.

3. Pembatasan Pemain Naturalisasi

Fenomena banyaknya klub Liga 1 menaturalisasi pemain dengan tujuan untuk mengakali aturan pemain asing juga menjadi sorotan PSSI dalam Sarasehan kali ini.

Imbasnya, PSSI pun akhirnya membatasi setiap klub memiliki pemain naturalisasi musim depan, di mana setiap klub hanya diperbolehkan memiliki dua pemain naturalisasi.

Sehingga, setiap klub Liga 1 tak diperbolehkan memiliki lebih dari dua pemain naturalisasi dalam daftar 35 pemain yang didaftarkan pada musim depan.

PSSI bersama kepengurusan barunya yang dipimpin Erick Thohir, melakukan acara Sarasehan Sepak Bola Nasional yang dihelat Sabtu (4/3) di Surabaya, Jawa Timur.

Dalam Sarasehan tersebut, PSSI turut mengundang perwakilan dari tim Liga 1 maupun Liga 2 untuk membahas sepak bola nasional.

Pembahasan itu berkaitan dengan banyak hal dan menghasilkan beberapa aturan baru untuk kompetisi musim depan.

Kontributor: Felix Indra Jaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-fakta Format Baru Liga 1 Musim Depan

Fakta-fakta Format Baru Liga 1 Musim Depan

Bola | Senin, 06 Maret 2023 | 11:12 WIB

Link Live Streaming BRI Liga 1 PSS Sleman vs Bhayangkara FC Senin Sore

Link Live Streaming BRI Liga 1 PSS Sleman vs Bhayangkara FC Senin Sore

Bola | Senin, 06 Maret 2023 | 07:51 WIB

BRI Liga 1: Klub-klub Sepakat Kompetisi Penuh dengan Play-off Empat Besar

BRI Liga 1: Klub-klub Sepakat Kompetisi Penuh dengan Play-off Empat Besar

Bola | Minggu, 05 Maret 2023 | 22:30 WIB

Klasemen BRI Liga 1 Usai Rampungnya Pekan ke-28: PSM Unggul 10 Poin di Puncak

Klasemen BRI Liga 1 Usai Rampungnya Pekan ke-28: PSM Unggul 10 Poin di Puncak

Bola | Minggu, 05 Maret 2023 | 22:15 WIB

Terkini

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

×