Timnas Indonesia Buka Peluang Tambah Pemain Keturunan Tanpa Naturalisasi, Ini Calonnya

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 Juli 2025 | 08:08 WIB
Timnas Indonesia Buka Peluang Tambah Pemain Keturunan Tanpa Naturalisasi, Ini Calonnya
Performa Jens Raven Timnas Indonesia dalam pertandingan perdana Piala AFF U-23 2025 sempat mencuri perhatian. Ia mencetak enam gol saat Indonesia menang telak 8-0 atas Brunei Darussalam.

Suara.com - Performa Jens Raven Timnas Indonesia dalam pertandingan perdana Piala AFF U-23 2025 sempat mencuri perhatian. Ia mencetak enam gol saat Indonesia menang telak 8-0 atas Brunei Darussalam. Namun, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir PSSI, mengingatkan bahwa Raven harus tampil konsisten di pertandingan penting lainnya.

Performa impresif Jens Raven dinilai belum cukup sebagai tiket masuk ke timnas senior. Dalam dua pertandingan selanjutnya, Timnas Indonesia U-23 hanya menang tipis 1-0 atas Filipina dan imbang tanpa gol melawan Malaysia, dengan Raven tak lagi mencatatkan nama di papan skor.

Ketika ditemui di mixed zone Stadion Utama Gelora Bung Karno, Erick Thohir PSSI menegaskan pentingnya pemain muda menunjukkan performa menyeluruh.

"Jangan hanya bisa lawan Brunei Darussalam," ujar Erick, menanggapi evaluasi terhadap Jens Raven Timnas Indonesia.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa PSSI tengah menilai ulang kesiapan striker muda dalam menghadapi tekanan dan lawan tangguh di ajang internasional, mengingat Timnas Indonesia U-23 masih berpeluang melaju hingga partai puncak Piala AFF U-23 2025.

Keberadaan pemain keturunan Indonesia Jens Raven bisa menambah kekuatan di Timnas Indonesia junior dan senior. (antara)
Keberadaan pemain keturunan Indonesia Jens Raven bisa menambah kekuatan di Timnas Indonesia junior dan senior. (antara)

Hokky Caraka Harus Bangkit dari Penurunan Performa

Tak hanya Raven, Erick juga menyoroti kondisi Hokky Caraka Piala AFF. Penyerang PSS Sleman itu terakhir kali memperkuat Timnas Indonesia U-23 tujuh bulan lalu dan belum kembali ke level performa terbaiknya. Erick mengharapkan pemain ini bisa menunjukkan kontribusi di fase gugur.

Di Piala AFF U-23 2025, Hokky hanya menjadi starter saat Indonesia menghadapi Filipina. Ia tidak bermain di laga pertama melawan Brunei dan hanya turun sebagai pengganti saat imbang melawan Malaysia.

Ketua Umum PSSI secara tegas menyatakan bahwa ajang semifinal dan final akan menjadi momen penentu bagi Jens Raven Timnas Indonesia dan Hokky Caraka Piala AFF. Mereka harus tampil maksimal agar dinilai layak untuk promosi ke level senior.

"Ya mereka harus buktikan di semifinal-final," ucap Erick Thohir. Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa pelatih timnas akan menilai secara serius hasil akhir kontribusi para pemain muda di laga-laga besar.

baca juga

Situasi Timnas Indonesia U-23 ini terjadi bertepatan dengan kondisi krisis striker di timnas senior. Ole Romeny, penyerang utama Indonesia yang bermain di Oxford United, mengalami cedera serius di Piala Presiden 2025 dan diragukan tampil dalam laga uji coba September mendatang.

Cedera Romeny membuka peluang bagi pemain muda seperti Jens Raven Timnas Indonesia dan Hokky Caraka Piala AFF untuk mengisi kekosongan lini depan tim senior. Namun, Erick menegaskan bahwa peluang itu hanya terbuka bagi mereka yang bisa benar-benar tampil solid di pertandingan penting.

Jens Raven. (instagram.com/@jensraven9)
Jens Raven. (instagram.com/@jensraven9)

Patrick Ditugaskan Pantau Langsung Talenta Potensial

Kedatangan pelatih Patrick ke Indonesia juga menjadi bagian dari strategi PSSI mencari pengganti Romeny. Patrick hadir secara langsung di stadion guna memantau calon striker yang layak mengisi skuad senior saat Indonesia bersiap menghadapi Kuwait dan Lebanon dalam laga uji coba.

"Ya memang kedatangan coach Patrick (menonton langsung), juga melihat alternatif pemain untuk mengisi untuk di bulan September. Makanya beliau datang," ujar Erick Thohir.

Dua laga uji coba melawan Kuwait dan Lebanon yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya akan menjadi ajang simulasi bagi Timnas Indonesia U-23 dan senior menjelang putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Putaran itu akan digelar pada Oktober mendatang di Arab Saudi.

Dengan kondisi Romeny yang belum pulih, pelatih dan manajemen timnas harus bergerak cepat untuk menyaring siapa saja yang bisa jadi ujung tombak. Striker timnas senior akan dipilih dari mereka yang mampu menunjukkan insting mencetak gol dalam tekanan tinggi.

Evaluasi akan dilakukan berdasarkan performa riil, bukan hanya statistik gol semata. Artinya, meskipun Jens Raven Timnas Indonesia mencetak enam gol di satu pertandingan, pelatih tetap menilai konsistensi, mental, dan ketajamannya dalam berbagai situasi.

"Dan ada beberapa peluang sebenarnya tadi mestinya bisa. Cuma mereka terburu-buru saya rasa," tambah Erick. Hal ini menunjukkan bahwa pelatih ingin pemain bisa mengendalikan emosi dan tampil lebih tenang di depan gawang.

Performa Individu Jadi Penentu Masa Depan di Timnas

Kebutuhan akan striker yang siap tempur menuntut para pemain muda seperti Hokky Caraka Piala AFF bekerja lebih keras. Ajang ini menjadi cermin kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan lebih besar di timnas senior.

Setiap pemain diharapkan menjadikan pertandingan semifinal dan final bukan hanya soal mengejar gelar, tetapi juga pembuktian kapasitas individu dalam panggung sepak bola Asia Tenggara dan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyerang Keturunan Sudah Tiba dan Disambut Bek Timnas Indonesia, Tunggu Arahan Patrick Kluivert

Penyerang Keturunan Sudah Tiba dan Disambut Bek Timnas Indonesia, Tunggu Arahan Patrick Kluivert

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 08:00 WIB

Jens Raven: Sejujurnya Saya Tidak Peduli!

Jens Raven: Sejujurnya Saya Tidak Peduli!

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 07:49 WIB

Pemain Malaysia Sebut Timnya Cuma Tak Beruntung, Buktinya Tak Kalah dari Timnas Indonesia U-23

Pemain Malaysia Sebut Timnya Cuma Tak Beruntung, Buktinya Tak Kalah dari Timnas Indonesia U-23

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 07:43 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×