Liga champions 19 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 19 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 19 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 19 Februari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 18 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 18 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 18 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 18 Februari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 20 Januari 2026 | 22:30 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 9 Desember 2025 | 22:30 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB

Sandy Walsh Gabung Buriram United, Netizen Sepakat Boikot Yokohama dan Liga Jepang

Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:32 WIB
Sandy Walsh Gabung Buriram United, Netizen Sepakat Boikot Yokohama dan Liga Jepang
Sandy Walsh (IG Sandy Walsh)

Suara.com - Netizen Tanah Air sepakat untuk memboikot Yokohama F Marinos dan Liga Jepang usai bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, resmi diperkenalkan Buriram United.

Bek berusia 30 tahun itu resmi diperkenalkan Buriram United melalui unggahan di media sosial Instagram-nya, @buriramunitedofficial, Selasa (19/8/2025).

“Resmi: Thunder Castle (julukan Buriram) mendatangkan Sandy Walsh, bek kanan Timnas Indonesia untuk memperkuat susunan pemain jelang laga 2025/26,” bunyi unggahan raksasa Thailand itu.

Diketahui bek keturunan Surabaya itu didatangkan dengan status permanen dari Yokohama F Marinos dan diberi kontrak berdurasi tiga tahun atau hingga Juni 2028.

Kepindahan pemain yang akrab disapa Sandy ini kemudian mengundang banyak tanda tanya. Pasalnya eks bek KV Mechelen itu baru bergabung Yokohama F Marinos pada Februari 2025.

Pada bursa transfer musim dingin 2025, Sandy diboyong oleh raksasa Jepang itu secara permanen dan dikontrak hingga 2027.

Tapi selama membela tim berjuluk Tricolor itu, Sandy tak pernah mendapat menit bermain dan hanya tampil 12 kali di segala ajang, terhitung sejak Februari hingga Juli 2025.

Karena minim menit bermain, Yokohama F Marinos rela melepasnya secara permanen ke Buriram United di bursa transfer musim panas 2025.

Kepindahan Sandy ke Buriram United membuat netizen tak tahan untuk memberi komentar yang ditujukan ke Yokohama F Marinos.

Baca Juga: Bocor Patrick Kluivert Panggil 2 Bek Tangguh untuk Hadapi Kuwait dan Lebanon

Terlihat di di unggahan Yokohama F Marinos saat melepas Sandy Walsh, banyak netizen Indonesia mengirim komentar bernada pedas ke klub Jepang itu.

Mayoritas netizen memboikot Yokohama F Marinos dengan ramai-ramai meng-Unfollow akun-akun media sosialnya seperti Instagram.

“Segera UNFOLLOW GUYS. WAJIB,” tulis komentar akun @s***s.

“Izin unfollow good luck Yokohama semoga ngga turun liga 2,” tulis komentar akun @b****_.

Tak hanya itu, netizen juga berharap tak ada lagi pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Jepang setelah melihat apa yang dirasakan Sandy.

“Terimakasih ya marinos, kayaknya emang gak cocok deh j league sama pemain-pemain kita,” tulis komentar akun @j****i.

“Alhamdulilah dilepas, dari dulu pemain indo ga dikasih tempat di J League,” tulis komentar akun @a***n.

“Waktunya unfollow. Gak ada faedahnya follow klub J League,” tulis komentar akun @v***i.

Sekadar tambahan, Sandy Walsh bukan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang tak banyak mendapat kesempatan saat membela klub Jepang.

Sebelum dirinya, ada nama-nama seperti Justin Hubner (Cerezo Osaka), Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Stefano Lilipaly (Consadole Sapporo), dan Irfan Bachdim (Ventforet Kofu dan Consadole Sapporo).

Selain Arhan, Sandy dan beberapa pemain sebelumnya punya karier mentereng di Eropa sebelum berkarier di Jepang.

Tapi tetap saja pengalaman di Eropa tak membuat klub Jepang itu mempercayai para pemain Timnas Indonesia untuk tampil secara reguler.

Tak mengherankan jika setelah Sandy hengkang dari Yokohama F Marinos ke Buriram United, banyak netizen dan pecinta sepak bola Tanah Air yang akan menentang para pemain Timnas Indonesia berkarier di Jepang.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI