Coach Justin Usul Pengganti Patrick Kluivert dari Jepang

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 10:35 WIB
Coach Justin Usul Pengganti Patrick Kluivert dari Jepang
Patrick Kluivert (IG Patrick Kluivert)
baca 10 detik
  • Coach Justin menilai pelatih asal Jepang berpotensi ideal namun hadir dilema pemain keturunan Belanda.

  • Jesus Casas menjadi kandidat kuat karena memiliki rekam jejak sukses melatih Timnas Irak di Asia.

  • PSSI didukung penuh Coach Justin untuk memilih pelatih yang cocok, bahkan jika itu adalah Shin Tae-yong kembali.

Suara.com - Kursi panas Pelatih Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan publik menyusul berakhirnya kerjasama dengan Patrick Kluivert asal Belanda, membuka babak baru pencarian juru taktik skuad Garuda.

Pengamat sepak bola terkemuka, Justinus Lhaksana, yang akrab disapa Coach Justin, mengungkapkan pandangannya yang mengarah pada potensi pelatih asal Jepang sebagai opsi yang menarik untuk menggantikan Patrick Kluivert.

Coach Justin merasa keputusan PSSI untuk melepaskan tim kepelatihan Belanda mengindikasikan adanya pergeseran strategis menuju budaya Asia, di mana federasi memiliki kedekatan dengan sepak bola Jepang.

"Kalau dia (PSSI) udah buang semuanya (tim kepelatihan Belanda), dia mau pindah ke culture Asia kayaknya. Feeling Jepang. Kita tahu PSSI dekat sama Jepang. Mereka juga punya pelatih bagus. Yang lebih dekat, lebih cocok," ujar Coach Justin saat dihubungi di Jakarta.

Namun, Coach Justin juga menyoroti dilema signifikan yang muncul karena mayoritas punggawa Tim Garuda saat ini adalah pemain keturunan Belanda.

Dia mempertanyakan seberapa besar kecocokan pelatih dari Jepang, atau Asia secara umum, dapat beradaptasi dengan karakter pemain-pemain tersebut; "Di sisi lain pemain kita mayoritas Belanda, secocok apa nanti, ya gak tau juga, ini yang jadi dilema," tambahnya.

Jesus Casas: Kandidat Terkuat dengan Pengalaman Asia

Sementara spekulasi berpusat pada arah kebijakan baru, nama Jesus Casas muncul di permukaan sebagai kandidat terkuat untuk posisi Pelatih Timnas Indonesia berikutnya.

Pelatih Spanyol berusia 51 tahun ini dikenal memiliki pemahaman mendalam tentang kultur sepak bola Asia, berkat pengalamannya memimpin Timnas Irak selama hampir tiga tahun.

baca juga

Rekam jejak Jesus Casas bersama Singa Mesopotamia berlangsung dari November 2022 hingga Maret 2025, mencatatkan 33 pertandingan.

Dibawah kepemimpinannya, Irak berhasil meraih 20 kemenangan, empat hasil imbang, dan hanya sembilan kekalahan.

Selama periode itu, tim asuhan Jesus Casas mencetak 75 gol dan kebobolan 51 gol, puncaknya adalah trofi Piala Teluk 2022/2023.

Sebelum terjun sebagai pelatih kepala di Asia, Jesus Casas telah mengumpulkan pengalaman berharga di Eropa, termasuk peran Asisten Pelatih Timnas Indonesia Spanyol.

Ia mendampingi tiga era kepelatihan di Spanyol, yaitu Luis Enrique (31 laga), Roberto Moreno (10 laga), dan Luis de la Fuente (1 laga).

Salah satu fakta menarik dari karir Jesus Casas adalah kontribusinya pada kesuksesan FC Barcelona di era Luis Enrique, di mana ia menjabat sebagai Match Analyst dan turut merasakan sembilan gelar bergengsi, termasuk treble winner musim 2014/2015.

Keputusan PSSI dan Arah Masa Depan

Menanggapi nama-nama kandidat seperti Jesus Casas dan kemungkinan pelatih lain, Coach Justin menekankan bahwa faktor kebangsaan pelatih bukan penentu utama melainkan kesesuaian dengan kebutuhan tim.

"Gak masalah dengan siapa pun. Yang penting bermain sesuai dengan kapasitas kita. Mau dia, atau mantan pelatih Vietnam itu (Park Hang-seo), atau pelatih Jepang, oke-oke aja, yang penting kan cocok," kata Coach Justin saat disinggung tentang sosok ideal pengganti Patrick Kluivert.

Coach Justin memberikan contoh nyata bahwa kecocokan dan hasil akhir lebih krusial, menunjuk pada nasib Roberto Mancini yang dipecat Saudi Arabia meski merupakan juara Piala Eropa.

Dia menegaskan, "Tidak penting pelatihnya dari mana dan pelatih cocok-cocok kan, liat aja juara Piala Eropa (Roberto) Mancini dipecat sama Saudi."

Lebih jauh, Coach Justin menyatakan tidak ada masalah jika PSSI memilih untuk meniru langkah Federasi Arab Saudi yang kembali menggunakan jasa pelatih lamanya, merujuk pada potensi kembalinya Shin Tae-yong setelah era Patrick Kluivert.

Setiap keputusan yang diambil oleh PSSI harus didukung, kecuali jika terdapat kebijakan yang tidak rasional; "Bisa aja, gak ada masalah. Gak ada masalah. Kan selalu bilang siapa yang ditunjuk PSSI kita dukung, kalau aneh-aneh baru kita kritik," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patrick Kluivert Resmi Dipecat, Konflik Internal Gerogoti Timnas Indonesia?

Patrick Kluivert Resmi Dipecat, Konflik Internal Gerogoti Timnas Indonesia?

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:48 WIB

Durasi Masa Jabatan 4 Pelatih Terakhir Timnas Indonesia, Bisa Menebak Siapa Paling Singkat?

Durasi Masa Jabatan 4 Pelatih Terakhir Timnas Indonesia, Bisa Menebak Siapa Paling Singkat?

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:24 WIB

DPR Bela Keputusan PSSI Pecat Kluivert: Ini Soal Harga Diri Bangsa!

DPR Bela Keputusan PSSI Pecat Kluivert: Ini Soal Harga Diri Bangsa!

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 08:21 WIB

Terkini

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:40 WIB

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:25 WIB

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

×