John Herdman Fokus Evaluasi Skuad dan Diskusi Khusus Bersama Kapten Jay Idzes

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:31 WIB
John Herdman Fokus Evaluasi Skuad dan Diskusi Khusus Bersama Kapten Jay Idzes
John Herdman (Suara.com)
baca 10 detik
  • John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia Senior dan U-23 selama dua tahun.

  • Fokus utama Herdman adalah evaluasi kegagalan kualifikasi dan berdiskusi dengan kapten Jay Idzes.

  • Sebanyak 60 pemain telah dikontak untuk menjadi pondasi awal pembangunan kekuatan skuad Garuda.

Suara.com - Era baru sepak bola tanah air dimulai dengan kehadiran sosok juru taktik berpengalaman asal Inggris, John Herdman.

PSSI secara resmi memperkenalkan John Herdman sebagai nakhoda anyar bagi skuat Garuda di Jakarta.

Agenda perkenalan tersebut berlangsung secara formal di Hotel Mulia, Senayan, pada Selasa pagi tanggal 13 Januari.

Pelatih berusia 50 tahun ini membawa visi besar untuk membangkitkan mentalitas pemain pasca kegagalan sebelumnya.

Fokus utamanya saat ini bukanlah mengejar trofi secara instan melainkan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap tim.

Herdman merasa perlu memahami dinamika internal tim dengan berbicara langsung kepada para pemain kunci.

Sosok Jay Idzes yang menjabat sebagai kapten tim menjadi orang pertama yang masuk dalam daftar komunikasinya.

Ia ingin menggali informasi mendalam mengenai hambatan yang dirasakan pemain selama kualifikasi Piala Dunia 2026.

Langkah ini diambil agar ia bisa menemukan solusi tepat atas kekurangan taktis yang selama ini terjadi.

baca juga

Adaptasi lingkungan dan budaya sepak bola Indonesia menjadi prioritas dalam beberapa pekan ke depan bagi Herdman.

"Di jangka pendek adalah assessment. Kami akan mengambil waktu untuk mendengar, memahami pengalaman mereka di Piala Dunia sebelumnya, lalu melihat bagaimana pengalaman taktik mereka karena Indonesia sebenarnya sudah melakukan yang baik selama 2 tahun terakhir, sudah sangat dekat," kata John Herdman saat konferensi pers.

Dirinya sangat menghargai progres yang telah dibangun oleh pelatih pendahulu selama dua tahun belakangan ini.

Oleh karena itu, ia tidak ingin merombak total tanpa melakukan observasi yang benar-benar akurat di lapangan.

Eks pelatih timnas Kanada ini percaya bahwa Indonesia memiliki potensi besar yang hanya perlu sedikit polesan.

Celah kecil yang menyebabkan kegagalan lolos ke turnamen dunia akan menjadi bahan evaluasi paling krusial.

"Saya ingin memahami apa celahnya, saya ingn bicara dengan kapten supaya bisa benar-benar paham pengalamannya, kesulitan, bagaimana mereka bisa bangkit dari kegagalan sebbelumnya," jelasnya.

Pemahaman emosional terhadap pemain dianggap mampu mempercepat proses kebangkitan mental bertanding di kancah internasional.

Setelah semua data terkumpul, barulah tim kepelatihan akan merumuskan program latihan jangka panjang yang komprehensif.

Menariknya, Herdman ternyata sudah bergerak cepat dengan menjalin komunikasi ke puluhan pemain Indonesia di luar.

Ia mengaku telah mengantongi sekitar 60 nama pemain yang akan menjadi fondasi dasar pembentukan kerangka tim.

"Kemudian kita akan lihat sistem performanya, ini adalah langkah yang penting, untuk mendengar, memahami, dan memahami bahwa semua yang perlu didengarkan bisa saya dengar," tegasnya.

Transparansi komunikasi antara pelatih dan pemain menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan di dalam ruang ganti.

Langkah taktis baru akan diambil setelah Herdman benar-benar yakin dengan kesiapan fisik dan psikis para atlet.

PSSI memberikan tanggung jawab besar kepada dirinya tidak hanya untuk level senior namun juga kelompok umur.

Tercatat bahwa pelatih baru ini juga akan memegang kendali penuh sebagai pelatih kepala Timnas U-23.

"Kemudian baru kita ambil langkah untuk menyiapkan apa yang ingin kita raih. Saya juga sudah bicara dengan kapten, sudah mengontak 60-an pemain bahwa saya sudah ada di sini," ia menambahkan.

PSSI mengikat kerja sama profesional dengan Herdman selama dua tahun ke depan sebagai durasi awal kontrak.

Kesepakatan tersebut juga memuat klausul perpanjangan jika sang pelatih mampu memberikan dampak positif yang signifikan.

Rekam jejaknya yang pernah membawa tim ke ajang bergengsi dunia menjadi alasan utama PSSI memilihnya.

Keahliannya dalam mengidentifikasi kelemahan tim di turnamen besar diharapkan bisa menular ke sepak bola nasional.

"Sebelumnya saya sudah berpengalaman membawa tim ke Olimpiade dan Piala Dunia, dan caranya adalah dengan melihat apa celah atau kekurangan dari mereka," pungkasnya.

Dengan pengalaman di level Olimpiade, ia optimis bisa meningkatkan standar performa atlet muda di Indonesia.

Herdman ingin memastikan bahwa setiap pemain memahami peran mereka dalam skema besar yang ia rancang.

Kini publik sepak bola nasional menantikan sentuhan dinginnya dalam laga-laga internasional mendatang di kalender FIFA.

Dukungan penuh dari federasi dan suporter akan menjadi modal berharga bagi perjalanan karier Herdman di Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

John Herdman Pantau BRI Super League Demi Temukan Bakat Lokal Baru Untuk Timnas Indonesia

John Herdman Pantau BRI Super League Demi Temukan Bakat Lokal Baru Untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:25 WIB

Kabar Buruk Datang dari Prancis: Calvin Verdonk Dinilai Mengecewakan, Lille Cari Pengganti

Kabar Buruk Datang dari Prancis: Calvin Verdonk Dinilai Mengecewakan, Lille Cari Pengganti

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:13 WIB

Pemain Everton Bisa Gagalkan Peluang Dean James Direkrut Ajax Amsterdam

Pemain Everton Bisa Gagalkan Peluang Dean James Direkrut Ajax Amsterdam

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:09 WIB

Terkini

Menata Keuangan di Era Transparansi Data, Ini Pesan Founder Hive Five

Menata Keuangan di Era Transparansi Data, Ini Pesan Founder Hive Five

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi

Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:36 WIB

4 Micellar Water Buat Remaja untuk Rawat Skin Barrier Tanpa Menguras Dompet

4 Micellar Water Buat Remaja untuk Rawat Skin Barrier Tanpa Menguras Dompet

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Sunscreen Wardah Warna Kuning Cocok untuk Kulit Apa? Ini Rahasia Glowing Tanpa White Cast!

Sunscreen Wardah Warna Kuning Cocok untuk Kulit Apa? Ini Rahasia Glowing Tanpa White Cast!

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Arkhan Kaka Cs Belum Bertaji, Timnas Indonesia U-20 Masih Buntu Hadapi Malaysia di Babak I

Arkhan Kaka Cs Belum Bertaji, Timnas Indonesia U-20 Masih Buntu Hadapi Malaysia di Babak I

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Telkom Solution Perkuat Bisnis B2B ICT, Sasar Pertumbuhan Enterprise di Asia Pasifik

Telkom Solution Perkuat Bisnis B2B ICT, Sasar Pertumbuhan Enterprise di Asia Pasifik

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM

Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM

Jogja | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar Dari Hasil Korupsi Nikel

Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar Dari Hasil Korupsi Nikel

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan

Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×