Alasan John Herdman Tolak Honduras Demi Timnas Indonesia Ternyata Karena...

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:46 WIB
Alasan John Herdman Tolak Honduras Demi Timnas Indonesia Ternyata Karena...
John Herdman (Suara.com)
  • John Herdman resmi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia dengan durasi kontrak dua tahun.

  • Pelatih asal Inggris ini menolak tawaran Honduras demi proyek pengembangan sepak bola Indonesia.

  • Herdman menilai Indonesia memiliki kualitas pemain dan gairah fans yang sangat luar biasa.

Suara.com - PSSI secara resmi memperkenalkan sosok juru taktik baru untuk menangani skuad kebanggaan tanah air di Jakarta.

John Herdman muncul sebagai figur yang dipercaya untuk menahkodai perjalanan panjang Timnas Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Pelatih berpengalaman asal Inggris ini diperkenalkan kepada publik dalam sesi konferensi pers di Jakarta Pusat.

Kehadiran Herdman membawa angin segar sekaligus kejutan besar bagi peta persaingan sepak bola internasional saat ini.

Keputusan besar diambil oleh Herdman dengan mengabaikan tawaran dari dua negara kuat di wilayah Amerika.

Pria berusia lima puluh tahun tersebut secara terbuka mengakui telah menolak pinangan dari Honduras dan Jamaika.

Ia merasa bahwa tantangan yang ditawarkan oleh Federasi Sepak Bola Indonesia jauh lebih memikat bagi kariernya.

Hasrat untuk membangun fondasi sepak bola yang kuat menjadi faktor utama di balik keputusan profesional sang pelatih.

Bagi Herdman, Indonesia memiliki karakteristik unik yang sangat sesuai dengan prinsip kerja yang selama ini ia anut.

"Karier saya selama ini selalu berkaitan soal membangun, bekerja dengan federasi yang punya semangat membawa negara yang belum pernah mencapai level sebelumnya," kata John Herdman dalam sesi konferensi pers.

Mantan pelatih timnas Kanada ini melihat ada ambisi yang luar biasa besar dari pengurus sepak bola di Indonesia.

Ia tidak sekadar mencari pekerjaan, melainkan mencari proyek jangka panjang yang memiliki dampak nyata bagi sebuah bangsa.

Herdman meyakini bahwa standar kualitas sepak bola Indonesia bisa didorong lebih tinggi dari posisi saat ini.

Evaluasi awal sang pelatih menunjukkan bahwa elemen pendukung kemajuan tim nasional sudah tersedia di depan mata.

"Negara ini siap, tidak ada alasan. Pemain berkualitas ada, ada kemampuan, ada liga yang profesional, ini saatnya," tegas pelatih berusia 50 tahun itu.

Manajemen PSSI memberikan kepercayaan penuh kepada Herdman dengan ikatan kontrak kerja selama dua tahun ke depan.

Kesepakatan ini juga menyertakan opsi perpanjangan masa bakti jika sang pelatih mampu memberikan performa yang memuaskan.

Selain fokus pada tim senior, Herdman mengemban amanah penting untuk memimpin skuad Timnas Indonesia U-23.

Integrasi antara tim muda dan tim utama menjadi salah satu agenda prioritas dalam masa kepemimpinannya nanti.

"Ketika saya pertama kali melihat lowongan di Indonesia, saya tertarik karena saya melihat orang-orang di sini layak untuk naik kelas timnasnya," tegasnya.

John Herdman juga menyoroti aspek emosional yang ia rasakan saat mengamati kultur sepak bola di nusantara.

Ada kemiripan atmosfer yang ia temukan antara penggemar di Indonesia dengan tempat kelahirannya di tanah Inggris.

Keterikatan batin ini membuatnya merasa yakin bahwa proses adaptasi dengan lingkungan baru tidak akan sulit.

Dukungan masif dari suporter fanatik dipandang sebagai energi tambahan yang sangat berharga bagi perjuangan para pemain.

"Saya merasa Indonesia mirip dengan Consett, daerah asal saya di Inggris, mereka juga punya passion yang besar buat sepak bola."

Kehadiran sosok ahli strategi ini diharapkan mampu memoles bakat-bakat alami yang dimiliki oleh pesepak bola lokal.

Herdman ingin memastikan bahwa setiap pemain memiliki mentalitas juara dan disiplin taktik yang mumpuni di lapangan.

Ia menilai bahwa liga profesional yang berjalan saat ini adalah modal berharga untuk menyaring talenta terbaik.

Keyakinannya pada proyek ini menjadi dasar kuat baginya untuk berkomitmen penuh demi kejayaan merah putih.

"Itulah yang saya rasakan ketika melihat para pemain Garuda dan fansnya. Selama ini saya sudah mencari proyek baru, dan saya merasa proyek ini tepat untuk saya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan John Herdman Anggap Tekanan Suporter Fanatik Timnas Indonesia Sebagai Hadiah Spesial

Alasan John Herdman Anggap Tekanan Suporter Fanatik Timnas Indonesia Sebagai Hadiah Spesial

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:36 WIB

John Herdman Fokus Evaluasi Skuad dan Diskusi Khusus Bersama Kapten Jay Idzes

John Herdman Fokus Evaluasi Skuad dan Diskusi Khusus Bersama Kapten Jay Idzes

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:31 WIB

John Herdman Pantau BRI Super League Demi Temukan Bakat Lokal Baru Untuk Timnas Indonesia

John Herdman Pantau BRI Super League Demi Temukan Bakat Lokal Baru Untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:25 WIB

Terkini

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 02:37 WIB

Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara

Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 02:19 WIB

PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions

PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 00:04 WIB

Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions

Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:26 WIB

Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta

Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:12 WIB

Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali

Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:00 WIB

Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG

Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:35 WIB

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:00 WIB

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:41 WIB

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:32 WIB