Rincian Hukuman Berat Jayden Oosterwolde, Penjara Hingga...

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:07 WIB
Rincian Hukuman Berat Jayden Oosterwolde, Penjara Hingga...
Jayden Oosterwolde, menolak tawaran Timnas Indonesia U-19. (Instagram/jayden_oosterwolde)
baca 10 detik
  • Jayden Oosterwolde diskors satu laga dan denda Rp430 juta akibat unggahan provokatif di medsos.

  • Pemain Fenerbahce dan Galatasaray lainnya juga terkena denda serupa terkait pelanggaran nilai sportivitas.

  • Pengadilan Istanbul memvonis Oosterwolde hukuman penjara 16 bulan dengan status penangguhan masa percobaan.

Suara.com - Lembaga yudisial sepak bola di Turki baru saja menetapkan hukuman resmi bagi pemain keturunan Indonesia.

Keputusan tegas ini diambil menyusul perilaku sang atlet di jagat maya setelah berakhirnya tensi tinggi pertandingan derbi.

Federasi Sepak Bola Turki atau TFF mempublikasikan rilis tersebut pada Selasa malam waktu setempat kepada khalayak luas.

Jayden Oosterwolde kini dilarang memperkuat timnya dalam satu jadwal pertandingan kompetisi domestik yang akan datang.

Selain skorsing laga, pemain bersangkutan juga diwajibkan menyetorkan uang denda yang mencapai angka 400 ribu lira Turki.

Besaran denda tersebut jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah setara dengan nilai Rp430 juta.

Alasan utama penjatuhan sanksi ini berakar pada konten digital yang diunggah Oosterwolde melalui akun media sosial pribadinya.

Komite Disiplin Sepak Bola Profesional atau PFDK menilai konten tersebut memuat unsur tindakan yang sangat tidak sportif.

Unggahan itu dianggap menyasar pemain dari kubu lawan sehingga mencederai nilai-nilai kehormatan dalam sebuah kompetisi olahraga.

baca juga

PFDK memberikan penekanan bahwa perilaku digital seperti itu berpotensi besar menyulut eskalasi konflik di tingkat pendukung.

Etika kompetisi menjadi landasan utama mengapa otoritas sepak bola Turki bertindak sangat represif terhadap gangguan sportivitas.

Ternyata Oosterwolde bukan satu-satunya figur yang harus berhadapan dengan meja hijau Komite Disiplin pada pekan ini.

Terdapat dua nama pesepak bola profesional lainnya yang turut terseret dalam kasus pelanggaran perilaku serupa itu.

Mario Lemina yang memperkuat Galatasaray serta Jhon Duran dari Fenerbahce juga tak luput dari jeratan hukum TFF.

Keduanya sama-sama dijatuhi denda finansial senilai 400 ribu lira Turki akibat aktivitas mereka di platform media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Divonis Penjara, Jayden Oosterwolde Juga Dapat Sanksi Berlapis dari Komdis Turki

Tak Hanya Divonis Penjara, Jayden Oosterwolde Juga Dapat Sanksi Berlapis dari Komdis Turki

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 07:57 WIB

Miliano Jonathans ke Excelsior Rotterdam: Saya Pemain Bagus

Miliano Jonathans ke Excelsior Rotterdam: Saya Pemain Bagus

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 07:46 WIB

Pemain Keturunan Indonesia Dihukum Penjara di Turki, Begini Kata Fenerbahce

Pemain Keturunan Indonesia Dihukum Penjara di Turki, Begini Kata Fenerbahce

Bola | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:36 WIB

Terkini

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:03 WIB

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:02 WIB

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:01 WIB

Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?

Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:00 WIB

×