Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 26 Januari 2026 | 20:05 WIB
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
Thom Haye (Suara.com)
baca 10 detik
  • PSSI menjamin kualitas Timnas Indonesia tetap stabil meskipun banyak pemain diaspora bermain di liga lokal.

  • Tujuh pemain internasional memperkuat klub-klub besar di Liga Super 2025/2026 demi meningkatkan daya saing.

  • Pelatih John Herdman memantau langsung pertandingan domestik untuk menyeleksi pemain terbaik bagi skuad Garuda.

Arya Sinulingga selaku Anggota Exco PSSI memberikan penekanan khusus pada aspek mutu pertandingan di Liga Super.

Federasi terus mendorong pengelola liga agar tidak berhenti melakukan inovasi demi menjaga gengsi kompetisi nasional.

Menurut Arya, kualitas liga yang kompetitif adalah syarat mutlak agar pemain timnas tetap berada di level terbaik.

Dampak kehadiran pemain berpengalaman Eropa diharapkan mampu menularkan etos kerja profesional kepada para talenta lokal.

PSSI optimistis bahwa sinergi ini akan menciptakan ekosistem sepak bola yang jauh lebih sehat dan maju.

Arya menjelaskan bahwa kekhawatiran publik mengenai penurunan kualitas individu pemain diaspora tidak perlu berlebihan.

Ia percaya bahwa selama liga memiliki intensitas tinggi, maka kemampuan para pemain akan tetap terjaga maksimal.

"Kami diperkirakan adalah kualitas liganya yang terus naik. Kalau tidak naik ya akan jelek. Tapi kalau naik pasti tidak akan berdampak negatif bagi timnas Indonesia,” kata Arya kepada awak media termasuk Suara.com.

Hal ini menjadi dasar kuat bagi PSSI untuk terus memantau jalannya kompetisi secara mendalam dan menyeluruh.

baca juga

Visi besar federasi adalah menjadikan liga domestik sebagai kawah candradimuka yang mumpuni bagi seluruh pemain.

Kepulangan para pemain ini ke tanah air membawa angin segar bagi persiapan turnamen regional mendatang.

Piala AFF 2026 yang tidak masuk kalender resmi FIFA seringkali menjadi kendala dalam pemanggilan pemain luar negeri.

Dengan bermain di dalam negeri, birokrasi dan koordinasi pelepasan pemain menjadi jauh lebih sederhana dan efektif.

Meskipun demikian, kebijakan final mengenai siapa yang akan dipanggil tetap menjadi otoritas penuh staf pelatih.

Segala sesuatunya akan dikomunikasikan secara profesional antara pihak federasi, pelatih, dan masing-masing manajemen klub.

Mengenai peluang pemanggilan tersebut, Arya memberikan penjelasan bahwa banyak variabel yang harus dipertimbangkan secara matang.

“Belum tentu juga. Itu tergantung dari klubnya, jadwal kompetisi, dan berbagai faktor lainnya,” jelas Arya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa setiap keputusan teknis akan diambil berdasarkan kebutuhan strategi tim nasional.

Federasi memastikan bahwa kepentingan nasional akan selalu selaras dengan keberlangsungan jadwal kompetisi liga yang berjalan.

Harmonisasi antara agenda timnas dan klub menjadi prioritas utama untuk menjaga performa pemain di lapangan.

John Herdman Pantau Langsung Liga SuperPelatih kepala John Herdman menunjukkan dedikasi tinggi dengan memantau langsung talenta-talenta di berbagai stadion.

Kehadiran pelatih asal Inggris tersebut di tribun penonton menjadi bukti keseriusannya dalam meracik komposisi tim.

PSSI menyambut baik inisiatif Herdman yang aktif turun ke lapangan untuk melihat kondisi fisik pemain.

"Kita lihat saja nanti. Dengan pengalaman beliau, kami optimis. Kemarin dia menonton Persija lawan Madura United, lalu Persita Tangerang kontra Bhayangkara FC."

“Ke depan dia akan terus menonton pertandingan Super League,” pungkasnya.

Kehadiran pelatih kelas dunia di bangku penonton memberikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil gemilang.

Setiap laga di Liga Super kini memiliki arti penting karena dipantau langsung oleh mata ahli.

Inilah momentum bagi sepak bola Indonesia untuk membuktikan bahwa liga domestik mampu melahirkan prestasi besar.

Dengan infrastruktur yang memadai dan pemain berkualitas, masa depan tim nasional terlihat sangat menjanjikan.

Dukungan publik tetap menjadi elemen krusial dalam perjalanan panjang menuju kesuksesan sepak bola tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Pemain Top Eropa yang Gabung Persib Bandung, Terbaru Layvin Kurzawa

3 Pemain Top Eropa yang Gabung Persib Bandung, Terbaru Layvin Kurzawa

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 11:25 WIB

Naturalisasi Berbondong-bondong ke Super League, PSSI Tak Khawatir Timnas Indonesia jadi Lemah

Naturalisasi Berbondong-bondong ke Super League, PSSI Tak Khawatir Timnas Indonesia jadi Lemah

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 11:25 WIB

Jordy Wehrmann Konfirmasi Sedang Jalani Proses Naturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia

Jordy Wehrmann Konfirmasi Sedang Jalani Proses Naturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×