Ordal PSSI Akui Timnas Indonesia Terancam Melemah Andai Liga tak Berbenah

Arief Apriadi

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:55 WIB
Ordal PSSI Akui Timnas Indonesia Terancam Melemah Andai Liga tak Berbenah
Skuad Timnas Indonesia. (Instagram/pssi)
baca 10 detik
  • Arya Sinulingga menyebut kualitas Timnas Indonesia bisa menurun jika standar Super League tidak ditingkatkan seiring banyaknya pemain diaspora yang bergabung.
  • Tujuh pemain diaspora, termasuk Thom Haye dan Rafael Struick, kini merumput di klub Liga Indonesia seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Dewa United.
  • Kehadiran pemain diaspora di liga lokal membuka peluang memperkuat Timnas di Piala AFF 2026, namun keputusan tetap di tangan pelatih John Herdman.

Suara.com - Fenomena hijrahnya sederet pemain naturalisasi dan diaspora ke kompetisi domestik memicu kekhawatiran tersendiri terkait stabilitas performa Timnas Indonesia ke depan.

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, secara terbuka mengakui bahwa kualitas Skuad Garuda bisa saja terancam menurun jika standar kompetisi Super League tidak segera ditingkatkan.

PSSI menegaskan bahwa peningkatan kualitas liga kini menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar agar potensi para pemain bintang tersebut tidak tergerus oleh iklim kompetisi yang stagnan.

Saat ini tercatat ada tujuh pemain diaspora berlabel Timnas Indonesia yang memutuskan untuk melanjutkan karier di Super League musim 2025/2026.

Nama-nama besar tersebut meliputi Shayne Pattynama, Dion Markx, Eliano Reijnders, Thom Haye, Jens Raven, Rafael Struick, hingga Jordi Amat.

Para pemain ini sebelumnya memiliki rekam jejak karier yang cukup mentereng di kompetisi luar negeri sebelum akhirnya "pulang kampung" ke Indonesia.

Persib Bandung menjadi klub yang paling agresif dengan mengamankan tanda tangan trio Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx.

Langkah Maung Bandung diikuti oleh rival abadi mereka, Persija Jakarta, yang sukses mendaratkan Jordi Amat dan Shayne Pattynama ke ibu kota.

Sementara itu, penyerang Rafael Struick memilih tantangan baru bersama Dewa United, dan Jens Raven memperkuat barisan penyerang Bali United.

baca juga

Masuknya para pemain berpengalaman ini diakui membuat atmosfer Super League 2025/2026 menjadi jauh lebih kompetitif dan menyedot perhatian publik.

Namun, Arya Sinulingga mengingatkan bahwa euforia ini harus dibarengi dengan pembenahan kualitas kompetisi secara menyeluruh.

"Kami perkirakan adalah kualitas liganya yang terus naik, kalau tidak naik ya akan jelek," ujar Arya memberikan peringatan.

Menurutnya, jika level liga berhasil ditingkatkan, maka kehadiran pemain diaspora justru akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi tim nasional.

"Tapi kalau naik pasti tidak akan berdampak negatif bagi timnas Indonesia,” tegasnya kepada awak media.

PSSI pun terus mendorong operator liga untuk meningkatkan standar, apalagi kompetisi ini mulai menjadi magnet bagi bintang dunia seperti eks PSG, Layvin Kurzawa.

Arya juga melihat sisi positif lain, di mana para pemain diaspora ini bisa menularkan standar profesionalisme Eropa kepada pemain lokal.

Selain itu, keberadaan mereka di liga domestik membuka peluang bagi Timnas Indonesia untuk tampil full team di ajang non-FIFA seperti Piala AFF 2026.

Kendati demikian, Arya menyerahkan keputusan pemanggilan pemain sepenuhnya kepada pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman.

“Belum tentu juga (bisa dipanggil semua), itu tergantung dari klubnya, jadwal kompetisi, dan berbagai faktor lainnya,” jelas Arya.

Kabar baiknya, John Herdman sudah mulai aktif memantau langsung pertandingan Super League untuk menilai kualitas pemain.

Pelatih asal Inggris itu terlihat hadir di stadion saat laga Persija Jakarta kontra Madura United dan Persita Tangerang melawan Bhayangkara FC.

“Ke depan dia akan terus menonton pertandingan Super League,” pungkas Arya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks ADO Den Haag Jalani Proses Naturalisasi, Siap Bela Timnas Indonesia

Eks ADO Den Haag Jalani Proses Naturalisasi, Siap Bela Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:25 WIB

Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?

Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 21:40 WIB

Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia

Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×