-
PSG menargetkan kemenangan melawan AS Monaco pada laga playoff Liga Champions 2025/2026.
-
Luis Enrique tetap menerapkan strategi menyerang meski bertanding di markas lawan pekan ini.
-
PSG berambisi mempertahankan gelar juara bertahan Liga Champions dengan menyingkirkan tim senegara.
Suara.com - Pertarungan sengit antara dua raksasa Prancis akan tersaji pada babak playoff 16 besar Liga Champions.
Paris Saint-Germain membawa misi besar untuk meraih poin penuh saat bertandang ke markas AS Monaco.
Laga leg pertama ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Louis II pada Rabu dini hari WIB.
Klub asal ibu kota Prancis tersebut menargetkan kemenangan di laga tandang maupun saat bermain kandang.
Pelatih PSG tetap memegang teguh prinsip permainan timnya meski bertanding di bawah tekanan pendukung lawan.
Strategi Menyerang Luis Enrique di Monaco
"Kami harus berusaha melakukan pekerjaan kami. Kami tidak akan mengubah mentalitas kami," ujar pelatih PSG Luis Enrique.
Arsitek tim asal Spanyol tersebut tidak ingin anak asuhnya hanya sekadar mencari hasil imbang.
Skema permainan ofensif yang menjadi identitas Les Parisiens akan tetap diterapkan sejak menit awal pertandingan.
Enrique sangat optimistis armada tempurnya sanggup membungkam tuan rumah di hadapan publik mereka sendiri.
Meskipun pada laga terakhir mereka harus menelan pil pahit saat bertamu ke stadion yang sama.
Misi Balas Dendam Kekalahan Liga Prancis
Kekalahan tipis 0-1 pada November 2025 lalu di kompetisi domestik menjadi pelajaran berharga bagi skuad.
"Kepercayaan saya kepada para pemain dan tim selalu ada. Kami harus menyadari betapa sulitnya menang di laga tandang, tetapi kami percaya diri," Enrique.
Kesiapan fisik dan mental para pemain dipastikan sudah mencapai level maksimal untuk melakoni partai krusial ini.