Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Februari 2026 | 06:05 WIB
Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny
Robin Mirisola (IG Robin Mirisola)
baca 10 detik
  • Robin Mirisola menjadi kandidat kuat naturalisasi baru berkat darah Indonesia dari ibu asal Yogyakarta.

  • Statistik Ole Romeny di Oxford United sedang menurun tanpa gol dalam 14 pertandingan musim ini.

  • Nilai pasar Mirisola mencapai Rp43,45 miliar jauh melampaui valuasi pasar yang dimiliki Ole Romeny.

Suara.com - Persaingan memperebutkan tempat utama di barisan depan Timnas Indonesia kini mulai memasuki babak baru yang sengit.

Saat ini nama Robin Mirisola mencuat ke permukaan sebagai sosok potensial yang bisa memperkuat lini serang Merah Putih.

Pemain muda berusia 19 tahun ini tengah membangun reputasi besar di kancah sepak bola profesional bersama KRC Genk.

Klub papan atas Belgia tersebut dikenal sebagai kawah candradimuka bagi talenta-talenta hebat yang berlaga di kompetisi Eropa.

Latar belakang keluarganya yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu asal Yogyakarta menjadi alasan kuat namanya diperbincangkan.

Manajemen KRC Genk menunjukkan kepercayaan luar biasa dengan mengikat Mirisola melalui kontrak hingga 30 Juni 2030.

Durasi kontrak yang sangat panjang ini membuktikan bahwa sang pemain memiliki prospek cerah di masa depan.

Sepanjang musim ini, ia telah dipercaya tampil sebanyak 12 kali di Liga Utama Belgia dengan sumbangsih gol dan assist.

Tidak hanya di liga domestik, ia juga sudah merasakan ketatnya persaingan di level kontinental melalui Liga Europa.

baca juga

Sebelum menembus tim senior, performanya bersama Jong Genk sangat menjanjikan dengan torehan enam gol pada musim ini.

Karakteristik Permainan dan Nilai Pasar

Mirisola dikenal sebagai tipe penyerang modern yang sangat aktif dalam membantu pertahanan atau sering disebut defensive forward.

Gaya main yang enerjik ini dianggap sangat serasi dengan skema taktis yang diusung oleh pelatih John Herdman.

Herdman memang menyukai pemain depan yang memiliki intensitas tinggi serta kemampuan bekerja sama dalam tim yang solid.

Jika menilik dari sisi ekonomi sepak bola, nilai pasar pemuda berdarah Yogyakarta ini tergolong sangat tinggi.

Berdasarkan data terbaru Transfermarkt, valuasi pasar Mirisola ditaksir menyentuh angka yang cukup fantastis yakni Rp43,45 miliar.

Angka valuasi tersebut jauh mengungguli Ole Romeny yang saat ini nilai pasarnya berada di angka Rp17,35 miliar.

Situasi kontras justru dialami oleh Romeny yang sedang berjuang keras menemukan sentuhan terbaiknya di Inggris.

Bersama Oxford United di Divisi Championship, Romeny masih mengalami kesulitan untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Pada laga terbaru kontra Middlesbrough, ia harus puas memulai pertandingan dari bangku cadangan sebagai pemain pengganti.

Bermain selama 33 menit, ia hanya mendapatkan rating 5,9 karena minimnya keterlibatan dalam proses serangan tim.

Tantangan Menjelang Agenda FIFA Series

Hingga pekan ke-33, Romeny tercatat belum mampu menyumbangkan gol maupun assist dalam total 14 penampilannya musim ini.

Kondisi tersebut tentu memicu diskusi hangat mengenai siapa yang paling layak memimpin lini depan skuad Garuda nantinya.

Meski belum ada langkah resmi terkait naturalisasi Mirisola, namun kehadirannya bisa menjadi opsi yang sangat menyegarkan bagi tim.

Muncul pula spekulasi bahwa keduanya bisa saja diduetkan untuk membentuk lini serang yang lebih bervariasi dan mematikan.

Perpaduan antara penyerang pekerja keras dan predator kotak penalti diharapkan menjadi solusi atas kemandulan lini depan selama ini.

Kehadiran Mirisola tentu memberikan tekanan positif bagi Romeny agar segera meningkatkan performa individunya di level klub.

Waktu kian sempit mengingat agenda FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno sudah semakin dekat.

Ajang tersebut akan menjadi panggung pertama bagi John Herdman dalam meramu komposisi pemain terbaik untuk Timnas Indonesia.

Persaingan yang ketat di level tertinggi diharapkan mampu melahirkan ujung tombak yang haus gol demi kejayaan nasional.

Kini semua mata tertuju pada perkembangan kedua pemain tersebut sebelum pemanggilan resmi skuad Garuda dilakukan oleh federasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!

Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 20:00 WIB

Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?

Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 19:00 WIB

Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia

Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

×