-
Mauro Zijlstra mengalami cedera paha depan saat menjalani sesi latihan menembak bola bersama Persija.
-
Akibat cedera tersebut Mauro absen melawan Borneo FC dan terancam batal debut di Timnas.
-
Pelatih John Herdman terancam kehilangan mesin gol utama untuk turnamen FIFA Series akhir Maret.
Tidak hanya satu laga, Mauro diprediksi akan absen dalam jangka waktu yang lebih lama lagi.
Ia kemungkinan besar tidak akan dibawa saat Persija melakoni laga tandang melawan Dewa United.
Pertandingan yang dijadwalkan pada 15 Maret 2026 tersebut akan menjadi kerugian besar bagi Persija.
Manajemen tim kini sedang fokus melakukan proses pemulihan agar sang pemain bisa kembali pulih.
Tingkat keparahan cedera paha tersebut masih terus dipantau secara intensif oleh tim medis klub.
"Mauro cedera tidak tahu dia bisa tampil tidak ke depan," kata sang pelatih.
Banyaknya pemain inti yang mengalami masalah kesehatan menjadi tantangan berat bagi Mauricio Souza saat ini.
Kehilangan Mauro bukan hanya menjadi masalah bagi Persija, namun juga bagi proyeksi Timnas Indonesia.
Padahal pemain ini sudah mencatatkan rekor luar biasa dengan 50 gol selama berkarier di Belanda.
Baca Juga: Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
Reputasinya sebagai mesin gol di kategori usia muda membuat harapan publik sangat tinggi kepadanya.
John Herdman yang baru menakhodai Timnas Indonesia sangat mengandalkan tenaga Mauro untuk ajang internasional mendatang.
Kompetisi FIFA Series pada akhir Maret 2026 seharusnya menjadi panggung perdana bagi sang penyerang muda.
Namun dengan kondisi medis saat ini, rencana debut Mauro bersama skuat Garuda menjadi sangat terancam.
Padahal sang pelatih sangat membutuhkan striker klinis untuk mempertajam pola serangan Timnas Indonesia di masa depan.
Kini semua pihak hanya bisa berharap agar proses penyembuhan Mauro berjalan lebih cepat dari perkiraan.