- FIFA mempertimbangkan skenario playoff darurat yang melibatkan empat negara Eropa dan Asia jika Timnas Iran terpaksa mundur dari Piala Dunia 2026.
- Timnas Italia, Denmark, Uni Emirat Arab, dan Oman dinilai menjadi kandidat paling kuat untuk memperebutkan tiket lungsuran tersebut.
- Peluang Timnas Indonesia sangat kecil untuk terpilih oleh FIFA akibat minimnya perolehan poin pada fase akhir kualifikasi zona Asia.
Suara.com - Wacana penyelenggaraan playoff tambahan Piala Dunia 2026 mendadak mencuri perhatian publik setelah beredarnya skenario darurat dari FIFA.
Langkah darurat ini dipersiapkan sebagai antisipasi jika Timnas Iran terpaksa mengundurkan diri akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.
Skenario ini langsung memicu spekulasi mengenai peluang Timnas Indonesia bersaing dengan raksasa Eropa seperti Timnas Italia untuk memperebutkan satu tiket lungsuran tersebut.
Bocoran Skenario Darurat FIFA

Isu krusial mengenai babak kualifikasi dadakan ini pertama kali dibongkar ke publik oleh jurnalis ternama, Luiz Carlos Largo.
Ia mengungkapkan bahwa federasi sepak bola dunia tengah menggodok rencana mitigasi jika ada satu slot peserta yang kosong secara mendadak.
Solusi yang paling masuk akal bagi FIFA saat ini adalah menggelar sebuah turnamen mini yang hanya melibatkan empat negara pilihan.
Format kompetisi dadakan ini kabarnya akan mempertemukan dua wakil dari zona Eropa (UEFA) dan dua wakil dari zona Asia (AFC).
Reuni Raksasa Eropa di Jalur Alternatif
Nama pertama yang paling santer disorot untuk mengisi kuota Benua Biru adalah pemegang empat gelar juara dunia, Timnas Italia.
Raksasa Eropa tersebut sebelumnya harus mengubur mimpi tampil di turnamen utama setelah menelan kekalahan dramatis pada babak playoff zona UEFA.
Hadirnya kesempatan kedua melalui jalur undangan ini tentu menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh skuad Gli Azzurri.
Selain Italia, Timnas Denmark juga disebut-sebut masuk dalam daftar pantauan sebagai salah satu kandidat terkuat dari daratan Eropa.
Tim Dinamit dinilai masih memiliki kualitas permainan level tinggi meskipun langkah mereka harus terhenti secara tragis lewat drama adu penalti.
Kans Skuad Garuda Hadapi Dominasi Timur Tengah
Beralih ke zona Asia, Timnas Uni Emirat Arab (UEA) muncul sebagai kandidat paling logis untuk mengisi slot yang mungkin ditinggalkan Iran.
Perjalanan impresif UEA yang melaju sangat jauh sebelum akhirnya disingkirkan oleh Irak menjadi modal berharga di mata FIFA.
Nama berikutnya yang dinilai layak untuk masuk ke dalam bursa calon peserta playoff tambahan adalah Timnas Oman.
Pasukan dari Jazirah Arab tersebut terbukti mampu bersaing sengit hingga fase-fase krusial pada babak kualifikasi sebelumnya.
Pertanyaan terbesarnya kini mengarah pada seberapa besar peluang Timnas Indonesia untuk bisa menyelinap masuk ke dalam skenario tersebut?
Realitas Pahit Skuad Merah Putih
Sayangnya, asa jutaan suporter tanah air tampaknya harus berbenturan dengan realitas pahit terkait performa tim nasional di lapangan hijau.
Peluang skuad Garuda untuk dipertimbangkan oleh FIFA terbilang sangat kecil jika dibandingkan dengan para pesaing dari Timur Tengah.
Faktor utama yang menjadi batu sandungan adalah minimnya perolehan poin yang dikumpulkan Indonesia pada fase akhir kualifikasi zona Asia.
Catatan statistik yang kurang mengesankan tersebut membuat otoritas sepak bola dunia diprediksi akan lebih memprioritaskan negara dengan peringkat dan performa lebih baik.
Kontributor : Imadudin Robani Adam