- Pelatih John Herdman menjadikan Piala Asia 2027 di Arab Saudi sebagai tolok ukur kesiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
- Timnas Indonesia memanfaatkan laga melawan tim elite Asia di Grup F untuk meningkatkan kualitas serta mentalitas bertanding pemain.
- Partisipasi dalam turnamen ini diposisikan sebagai langkah strategis jangka panjang untuk membangun daya saing skuad Garuda di level global.
Suara.com - Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman memandang Piala Asia 2027 sebagai lebih dari sekadar target fase grup. Turnamen di Arab Saudi itu dijadikan tolok ukur kesiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Menurut Herdman, laga melawan tim-tim kuat seperti Timnas Jepang dan Qatar di Grup F merupakan simulasi ideal untuk menguji mental dan kualitas permainan skuad Garuda.
Menutup Jarak dengan Tim Elite Asia
![John Herdman siapkan masterplan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Evaluasi pemain lokal dan padukan dengan diaspora Eropa dalam enam bulan ke depan. [Dok. KitaGaruda]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/10/85579-john-herdman.jpg)
Herdman menegaskan pentingnya membiasakan diri menghadapi lawan berkualitas tinggi agar jarak level permainan bisa diperkecil secara bertahap.
Ia menilai Piala Asia menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengalaman bertanding dalam situasi bertekanan.
“Piala Asia sangat penting dalam tujuan jangka panjang Indonesia karena kita harus mulai terbiasa bermain di luar Indonesia. Ini langkah penting yang harus kita ambil,” ujarnya dikutip dari KitaGaruda, Minggu (10/5/2026).
Pelatih asal Kanada itu juga menekankan bahwa setiap proses persiapan diarahkan untuk membentuk tim yang siap bersaing di level tertinggi pada 2030.
Pengalaman sebagai Investasi Jangka Panjang
Herdman menilai pengalaman bertanding, baik secara individu maupun kolektif, akan menjadi fondasi utama perkembangan tim.
Ia berharap skuad Garuda mampu meraih hasil positif saat menghadapi lawan-lawan kuat, sekaligus belajar mengelola tekanan dalam kompetisi besar.
“Semua persiapan kami selalu diarahkan menuju 2030. Ini tentang memberikan pengalaman kepada kelompok pemain ini agar siap menghadapi momen besar di Kualifikasi Piala Dunia,” katanya.
Dengan visi tersebut, Piala Asia 2027 diposisikan sebagai langkah strategis dalam proyek jangka panjang membangun daya saing Timnas Indonesia di kancah global.