- HYDROPLUS Soccer League 2026 di Lapangan Bogowonto berakhir dengan Tigers Football Academy menjuarai kategori U-18 dan Arema FC Women kategori U-15.
- Kompetisi yang berlangsung rutin selama 10 bulan ini bertujuan meningkatkan kualitas teknis serta mental bertanding bagi para pemain sepak bola putri.
- Para juara akan mewakili Regional Surabaya ke putaran nasional sekaligus menjadi ajang seleksi pemain Timnas Putri U-16 Indonesia bulan Agustus.
Suara.com - Gelaran kompetisi sepak bola putri usia muda, HYDROPLUS Soccer League Surabaya 2026, resmi berakhir dengan laga pamungkas yang berlangsung seru di Lapangan Bola Bogowonto pada Sabtu (23/5/2026).
Turnamen pembinaan yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS ini sukses melahirkan dua kekuatan dominan sepak bola putri Jawa Timur.
Tigers Football Academy tampil perkasa dengan menyabet gelar juara kategori U-18, sementara Arema FC Women menunjukkan keunggulannya dengan memuncaki klasemen akhir kategori U-15.
Intensitas Kompetisi Dongkrak Kualitas Pemain

Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengapresiasi komitmen dan keseriusan seluruh tim peserta yang bertanding sejak awal musim.
Menurut Teddy, intensitas pertandingan yang rutin digelar setiap satu hingga dua pekan menjadi faktor penting dalam perkembangan kualitas pemain putri.
“Kualitas permainan dan mental kompetitif mereka dapat terasah seiring meningkatnya jam terbang di lapangan,” jelas Teddy.
Ia menambahkan, rutinitas pertandingan yang diimbangi latihan konsisten selama 10 bulan secara alami mampu meningkatkan kualitas teknis para pemain.
“HYDROPLUS Soccer League memang dihadirkan sebagai bagian dari roadmap pengembangan sepak bola putri yang berkelanjutan,” tambahnya merujuk pada kompetisi lanjutan dari MilkLife Soccer Challenge.
Jadi Panggung Seleksi Timnas Putri U-16
Kedua tim juara tidak hanya berhak membawa pulang trofi, tetapi juga akan menjadi wakil Regional Surabaya di putaran nasional HYDROPLUS Soccer League.
Mereka dijadwalkan bertanding melawan enam tim terbaik dari tiga regional berbeda pada kompetisi nasional yang berlangsung 5-12 Juli 2026 mendatang.
Lebih dari sekadar perebutan gelar nasional, ajang ini juga menjadi panggung seleksi penting bagi pemain muda potensial.
Para pemain yang tampil impresif akan dipantau langsung untuk dipersiapkan masuk skuad Timnas Putri U-16 Indonesia.
Timnas tersebut nantinya diproyeksikan tampil di turnamen internasional Piala Srikandi Merdeka Cup pada Agustus mendatang.
Pada kategori U-18, Tigers Football Academy sukses memuncaki klasemen dengan koleksi 31 poin, unggul tipis dari Arema FC Women yang meraih 28 poin.
Kemenangan penentu Tigers diraih usai menaklukkan Putri Meta dengan skor telak 4-1 pada laga penutup musim.
Gol kemenangan Tigers dicetak melalui dua gol Haviva Oktaditya, solo run Rara Anindita, dan gol penutup Dinda Yosephine Manurung.
Meski sukses menjadi juara, pelatih Tigers U-18, Agustina Indah Mahardika, mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas.
“Saat di podium kita memang jadi pemenang, tapi setelah itu perjuangan kembali dimulai, jadi jangan cepat puas,” tegas Agustina.
Pemain Tigers, Havivi Oktaditya, juga mengaku timnya akan langsung fokus meningkatkan kekompakan melalui training camp jelang putaran nasional.
Arema FC Women Dominan di U-15
Sementara itu, pada kategori U-15, Arema FC Women tampil dominan dengan koleksi 42 poin, unggul jauh dari Tigers Football Academy yang mengoleksi 32 poin.
Kepastian gelar juara diraih Arema usai mengalahkan Tigers Football Academy dengan skor 4-2 pada pertandingan terakhir.
Pelatih Arema U-15, Nanang Habibi, mengakui persiapan timnya sempat kurang ideal akibat kelelahan dan padatnya jadwal sekolah para pemain.
Sorotan utama kategori U-15 jatuh kepada striker Arema FC Women, Keysa Arabela Manisya Nian, yang sukses meraih gelar top skor dengan torehan fantastis 42 gol.
Keysa, yang juga sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Putri U-17 di Prancis, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dari program tersebut.
“Saya dapat banyak ilmu baru di sana, diajarin kalau dapat bola harus cari informasi dulu sebelum ambil keputusan,” ujar pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge itu.
Kini, para pemain sepak bola putri Surabaya tengah mematangkan persiapan untuk membawa nama Jawa Timur bersaing di tingkat nasional pada Juli mendatang.
